Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Sejarah dan perkembangan teknologi dronePengertian UAS, UAV, RPA, dan RPICJenis Drone dan Klasifikasi UAV Lengkap untuk PilotAirmanship Remote Pilot dan Kunci Keselamatan Terbang
Drone Untuk Pemula: 10 Tips Wajib Sebelum Terbang Pertama KaliGaya Aerodinamis pada Drone dan Cara KerjanyaCara Menerbangkan Drone untuk Pemula dari Nol sampai Mahir
Frame Drone, Tulang Punggung yang Menentukan Karakter Setiap Pesawat Tanpa AwakFlight Controller Drone: Fungsi, Cara Kerja, dan KomponennyaMotor Drone, Penggerak di Balik Teknologi Pesawat Tanpa AwakElectronic Speed ControllerPropeller Drone: Panduan Lengkap Memilih dan Merawat Baling-Baling Drone

Departures

Latest posts

  1. 30 OCTNWSHouthi Bantah Luncurkan Drone yang Dicegat Saudi di MekkahOn time
  2. 30 OCTNWSUkraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026On time
  3. 30 OCTNWSKilang Minyak Novokuibyshevsk di Rusia Terbakar Usai Serangan DroneOn time
  4. 30 OCTNWSDrone Rekam Orang Utan Berlindung dari Karhutla di Tanjung PutingOn time
  5. 30 OCTNWSTim Gabungan Terjunkan Enam Drone Sisir Karhutla di Teweh SelatanOn time
All departures
Sejarah dan perkembangan teknologi dronePengertian UAS, UAV, RPA, dan RPICJenis Drone dan Klasifikasi UAV Lengkap untuk PilotAirmanship Remote Pilot dan Kunci Keselamatan Terbang
Drone Untuk Pemula: 10 Tips Wajib Sebelum Terbang Pertama KaliGaya Aerodinamis pada Drone dan Cara KerjanyaCara Menerbangkan Drone untuk Pemula dari Nol sampai Mahir
Frame Drone, Tulang Punggung yang Menentukan Karakter Setiap Pesawat Tanpa AwakFlight Controller Drone: Fungsi, Cara Kerja, dan KomponennyaMotor Drone, Penggerak di Balik Teknologi Pesawat Tanpa AwakElectronic Speed ControllerPropeller Drone: Panduan Lengkap Memilih dan Merawat Baling-Baling Drone

Sponsored

Motor Drone, Penggerak di Balik Teknologi Pesawat Tanpa Awak

DRNLogbook entry

Motor Drone, Penggerak di Balik Teknologi Pesawat Tanpa Awak

Motor drone adalah komponen vital yang menggerakkan propeller drone untuk menghasilkan thrust. Pemilihan motor yang tepat sangat menentukan performa, efisiensi, dan kemampuan terbang drone.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 27 November 2025
Drone

Sponsored

Pelajaran sebelumnyaFlight Controller Drone: Fungsi, Cara Kerja, dan KomponennyaPelajaran berikutnyaElectronic Speed Controller

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

NOTAMContent noticeREF C8352
Q)

Info only · Claim, credit, or removal on request

E)

Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi. Kalau kamu pemilik gambar atau konten di halaman ini dan ingin mengklaim, meminta kredit, atau meminta penghapusan, saya terbuka untuk permintaan itu. Silakan hubungi saya.

This article is shared for informational purposes. If you own an image or content on this page and would like to claim it, request credit, or ask for its removal, I am open to that. Please contact me.

Contact tower[email protected]WhatsAppFull notice

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan PenggunaanContent Notice
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

Perkembangan teknologi drone atau pesawat tanpa awak dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah berbagai sektor industri. Mulai dari fotografi udara, pertanian presisi, hingga pengiriman barang, drone kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Namun, di balik kemampuannya yang menakjubkan, terdapat satu komponen krusial yang menjadi jantung penggerak drone: motor.

Peran Vital Motor dalam Sistem Drone

Dua Jenis Motor yang Mendominasi Pasar

Dalam dunia drone, terdapat dua jenis motor yang umum digunakan, yakni motor brushed dan motor brushless. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan diperuntukkan bagi segmen pasar yang berbeda pula.

Drone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026

Baca juga

Drone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026

Drone

Motor brushed merupakan jenis motor yang lebih sederhana dan ekonomis. Motor ini menggunakan sikat atau brush untuk mengalirkan arus listrik ke bagian rotor. Karena konstruksinya yang sederhana, motor brushed lebih mudah dikontrol dan harganya pun lebih terjangkau.

Kendati demikian, motor brushed memiliki beberapa kelemahan. Sikat yang bergesekan dengan komponen lain menyebabkan motor ini lebih cepat aus dan menghasilkan panas berlebih. Efisiensi energinya pun relatif lebih rendah. Oleh karena itu, motor brushed umumnya hanya digunakan pada drone mainan atau micro drone yang tidak memerlukan performa tinggi.

Drone DJI yang sering anda lihat juga menggunakan jenis motor brushless.

Sponsored

Memahami Spesifikasi Motor Brushless

Bagi para penggemar drone, memahami spesifikasi motor adalah hal yang penting. Motor brushless umumnya ditandai dengan kode angka empat digit, misalnya 2306. Kode ini bukan sekadar angka acak, melainkan menyimpan informasi penting tentang dimensi motor.

Dua digit pertama menunjukkan diameter stator dalam satuan milimeter, sementara dua digit terakhir menggambarkan tinggi stator. Dengan demikian, motor berkode 2306 memiliki stator berdiameter 23 milimeter dengan tinggi 6 milimeter. Semakin besar dimensi stator, semakin besar pula tenaga yang dapat dihasilkan motor tersebut.

Selain dimensi, spesifikasi penting lainnya adalah nilai KV. Angka KV menunjukkan berapa putaran per menit (RPM) yang dapat dicapai motor untuk setiap volt tegangan yang diberikan dalam kondisi tanpa beban. Motor dengan nilai KV tinggi, misalnya di atas 2000, akan berputar sangat cepat dan cocok dipasangkan dengan propeller berukuran kecil. Jenis ini ideal untuk drone racing yang mengutamakan kecepatan.

Center of Pressure dan Center of Gravity Pada Drone

Baca juga

Center of Pressure dan Center of Gravity Pada Drone

Drone

Sebaliknya, motor dengan nilai KV rendah, yakni di bawah 1000, menghasilkan torsi yang lebih besar meski putarannya tidak secepat motor KV tinggi. Motor semacam ini lebih cocok untuk drone yang menggunakan propeller besar atau drone yang dirancang untuk mengangkut beban.

Pertimbangan dalam Memilih Motor

Memilih motor drone tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan agar drone dapat beroperasi secara optimal.

Pertama, ukuran frame atau rangka drone menjadi penentu utama. Frame yang lebih besar membutuhkan motor yang lebih besar pula agar dapat menghasilkan gaya angkat yang memadai. Ukuran motor juga harus disesuaikan dengan propeller yang akan digunakan.

Kedua, berat total drone harus diperhitungkan dengan cermat. Para ahli merekomendasikan agar total gaya dorong yang dihasilkan keempat motor minimal dua kali lipat dari berat total drone. Rasio ini memungkinkan drone untuk hover atau melayang diam di udara. Untuk mendapatkan performa yang lebih agresif, rasio thrust terhadap berat sebaiknya mencapai tiga banding satu atau lebih.

Sponsored

Keempat, kompatibilitas dengan baterai tidak boleh diabaikan. Tegangan baterai akan mempengaruhi pemilihan nilai KV motor. Motor dengan KV rendah lebih cocok dipasangkan dengan baterai bertegangan tinggi seperti 6S, sedangkan motor KV tinggi lebih optimal digunakan dengan baterai 3S atau 4S.

Merawat Motor agar Tetap Prima

Layaknya komponen mekanis lainnya, motor drone memerlukan perawatan rutin agar performanya tetap optimal. Pembersihan secara berkala sangat dianjurkan untuk menghilangkan debu dan kotoran yang dapat mengganggu kinerja motor.

Bearing atau bantalan motor perlu diperiksa secara berkala. Jika bearing terasa kasar saat diputar atau mengeluarkan suara berisik, sudah saatnya untuk menggantinya dengan yang baru. Motor yang tidak seimbang juga dapat menyebabkan getaran berlebih yang pada akhirnya merusak komponen drone lainnya.

Penggunaan drone secara terus-menerus dalam waktu lama dapat menyebabkan motor mengalami overheat. Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan jeda istirahat di antara sesi penerbangan. Kabel-kabel yang terhubung ke motor juga perlu diperiksa secara rutin untuk memastikan tidak ada yang aus atau terkelupas.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Masa Depan Teknologi Motor Drone

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi drone, inovasi pada komponen motor pun terus berlanjut. Para produsen berlomba-lomba menghadirkan motor yang lebih ringan, lebih efisien, dan lebih bertenaga.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01DRNDRN19 Oct 2026Drone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026Pilihan drone untuk inspeksi solar panel terbaik 2026 dengan sensor thermal radiometrik, akurasi RTK sentimeter, dan efisiensi pemetaan modul surya.Sector DroneDuration--Boarding
  2. Gate 02DRNDRN19 Oct 2026Center of Pressure dan Center of Gravity Pada DroneHubungan Center of Pressure dan Center of Gravity Drone menentukan stabilitas aerodinamika wahana di udara. Pengaturan jarak kedua titik ini mencegah osilasi liar dan menjaga efisiensi daya dorong motor.Sector DroneDuration--Boarding
  3. Gate 03DRNDRN19 Oct 2026Fire Monitoring Drone Solusi Nyata Karhutla di IndonesiaFire monitoring drone mengombinasikan satelit termal dan wahana otonom untuk mendeteksi titik api karhutla secara cepat sesuai regulasi Permentan.Sector DroneDuration--Boarding
  4. Gate 04DRNDRN19 Oct 2026Syarat dan Cara Mendapatkan Sertifikat Remote PilotPanduan resmi mengenai syarat administratif, prosedur pelatihan SPUKTA, ujian teori, dan penerbitan sertifikat remote pilot DKPPU di Indonesia.Sector DroneDuration--Boarding
  1. WPT 01Peran Vital Motor dalam Sistem Drone
  2. WPT 02Dua Jenis Motor yang Mendominasi Pasar
  3. WPT 03Memahami Spesifikasi Motor Brushless
  4. WPT 04Pertimbangan dalam Memilih Motor
  5. WPT 05Merawat Motor agar Tetap Prima
  6. WPT 06Masa Depan Teknologi Motor Drone

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 30 OCTNWSHouthi Bantah Luncurkan Drone yang Dicegat Saudi di MekkahOn time
  2. 30 OCTNWSUkraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026On time
  3. 30 OCTNWSKilang Minyak Novokuibyshevsk di Rusia Terbakar Usai Serangan DroneOn time
  4. 30 OCTNWSDrone Rekam Orang Utan Berlindung dari Karhutla di Tanjung PutingOn time
  5. 30 OCTNWSTim Gabungan Terjunkan Enam Drone Sisir Karhutla di Teweh SelatanOn time
All departures

Motor pada drone bukanlah sekadar komponen biasa. Ia berperan sebagai penggerak utama yang memutar baling-baling atau propeller untuk menghasilkan gaya angkat. Tanpa motor yang mumpuni, mustahil bagi drone untuk melayang di udara, apalagi melakukan manuver-manuver kompleks yang kerap kita saksikan.

Pemilihan motor yang tepat akan sangat menentukan bagaimana drone tersebut berperilaku di udara. Sebuah drone racing membutuhkan motor dengan karakteristik berbeda dibandingkan drone yang digunakan untuk keperluan pemetaan menggunakan drone atau kebutuhan militer(perang).

Brushed motor
Brushed motor
Brushes Motor Drone
Brushes Motor Drone

Di sisi lain, motor brushless hadir sebagai solusi atas keterbatasan motor brushed. Sesuai namanya, motor ini tidak menggunakan sikat dalam mekanisme kerjanya. Sebagai gantinya, motor brushless mengandalkan Electronic Speed Controller atau ESC untuk mengatur putaran motor.

Brushless Motor Drone
Brushless Motor Drone

Keunggulan motor brushless sangat signifikan. Motor ini jauh lebih efisien dalam penggunaan energi, memiliki umur pakai yang lebih panjang, serta mampu menghasilkan torsi yang lebih tinggi. Perawatannya pun minimal karena tidak ada komponen yang saling bergesekan. Tidak mengherankan jika motor brushless menjadi pilihan utama untuk drone racing, drone fotografi profesional, drone untuk survey pemtaan, hingga drone komersial.

2306 drone motor
2306 drone motor
Pertimbangan dalam memilih motor
Pertimbangan dalam memilih motor

Ketiga, tujuan penggunaan drone turut menentukan jenis motor yang dipilih. Jenis drone racing memerlukan motor dengan nilai KV tinggi yang responsif dan berputar cepat. Drone untuk keperluan sinematik membutuhkan motor dengan KV rendah yang menghasilkan gerakan halus dan efisien. Sementara itu, drone long range mengutamakan efisiensi energi agar dapat terbang dalam jarak yang lebih jauh.

Pemilihan motor yang tepat pada akhirnya akan menentukan seberapa optimal drone dapat bekerja sesuai peruntukannya. Bagi para pilot drone, memahami karakteristik dan spesifikasi motor bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendasar untuk mendapatkan pengalaman menerbangkan drone yang memuaskan.