
DRNLogbook entry
Panduan Kurikulum Remote Pilot SPUKTA Resmi Kemenhub
Panduan resmi kurikulum remote pilot SPUKTA sesuai regulasi penerbangan sipil Indonesia untuk lembaga pelatihan serta calon penerbang drone.
0 views0 comments

DRNLogbook entry
Panduan resmi kurikulum remote pilot SPUKTA sesuai regulasi penerbangan sipil Indonesia untuk lembaga pelatihan serta calon penerbang drone.
Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara menetapkan standar resmi kurikulum remote pilot SPUKTA di Indonesia. Lembaga pelatihan wajib menggunakan pedoman ini untuk mencetak penerbang drone yang kompeten.
Pedoman mengacu pada ketentuan PKPS Bagian 107 Subbagian C mengenai lisensi penerbang. Setiap calon penerbang wajib menyelesaikan seluruh mata pelajaran teori dan praktik sebelum mendaftar ujian sertifikasi di SIDOPI GO.
Informasi alur sertifikasi penerbang drone tersedia lengkap pada panduan pelatihan dan sertifikasi pilot drone.
Kurikulum remote pilot SPUKTA berlaku bagi seluruh badan hukum serta lembaga penyelenggara pelatihan remote pilot rating Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak.
Dasar hukum kurikulum mencakup beberapa regulasi keselamatan penerbangan sipil.
Uraian mengenai batasan hukum penerbangan udara dapat dibaca pada artikel regulasi drone.
Program pelatihan mencakup total 43 jam pelajaran (JP).
Porsi teori berlangsung selama 38 jam pelajaran. Setiap jam pelajaran teori berdurasi 45 menit.
Porsi praktik berlangsung selama 5 jam pelajaran. Setiap sesi praktik berjalan selama 30 menit.
Peserta pelatihan wajib memenuhi kriteria dasar.
Tenaga pengajar juga harus memenuhi kualifikasi ketat.
Penjelasan mengenai peran instruktur dapat disimak pada panduan komprehensif untuk instruktur dan lembaga pendidikan.
Sebanyak 15 mata pelajaran tersusun rapi dalam kurikulum remote pilot SPUKTA.
Silabus membagi setiap mata pelajaran ke dalam pokok pembahasan terukur.
Materi peraturan mencakup hierarki hukum nasional, proses registrasi drone pada SIDOPI GO, serta prosedur izin terbang. Pembahasan aturan mencakup ketentuan terbang visual (VLOS) hingga mekanisme pelaporan insiden darurat.
Materi ruang udara membedah ruang udara terkontrol, ruang udara tidak terkontrol, dan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Peserta mempelajari publikasi informasi aeronautika serta NOTAM sesuai panduan cara membaca NOTAM kegiatan UAV.
Materi cuaca mengupas laporan METAR, ramalan TAFOR, serta pengaruh kerapatan udara (density altitude). Pembahasan turut mencakup fenomena angin geser rendah (low-level windshear) yang membahayakan stabilitas wahana.
Materi prosedur darurat mencakup penanganan kegagalan sinyal kendali terbang (lost link), kerusakan sistem satelit navigasi, dan mitigasi bahaya baterai drone.
Materi Crew Resource Management (CRM) berfokus pada kesadaran situasi (situational awareness), manajemen tugas, serta pembagian peran tim lapangan seperti yang diuraikan dalam kru dalam pengoperasian drone.
Materi komunikasi radio melatih peserta menggunakan alfabet fonetik penerbangan, fraseologi standar pemandu lalu lintas udara, serta pemanfaatan frekuensi CTAF dan ATIS.
Materi pengoperasian bandar udara mengulas rambu marka landasan pacu, pola jalur lalu lintas udara, pembacaan peta penerbangan, serta mitigasi bahaya tabrakan satwa liar.
Materi pemeliharaan membekali peserta tata cara inspeksi pra-terbang, modifikasi komponen, dan pembaruan perangkat lunak pengendali terbang sesuai panduan komponen flight controller.
Sesi praktik menguji kesiapan operasional peserta secara nyata di lapangan sesuai arahan kurikulum remote pilot SPUKTA.
Pengujian praktik meliputi tujuh komponen manuver.
Peserta yang lulus pelatihan berhak mengikuti ujian teori berbasis komputer dari instansi pembina penerbangan sipil. Kelulusan ujian membuka akses terhadap kepemilikan lisensi resmi yang menunjang jenjang profesional di sektor pemetaan, inspeksi, dan dokumentasi udara.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!
@liupurnomo
I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!


Ingin terbangkan drone secara legal di Indonesia? Pelajari aturan drone, syarat izin terbang, sertifikasi pilot, dan prosedur perizinan lengkap di sini.



Panduan lengkap cara download citra satelit resolusi tinggi gratis dari Google Maps dan sumber lain menggunakan Universal Map Downloader. Cocok untuk pemetaan drone dan GIS.



Mengenal 6 klasifikasi utama drone: bobot (di bawah 250g, 250g-25kg, lebih dari 25kg), aerodinamis (fixed wing, rotary wing, flapping wing), takeoff/landing, range, altitude & endurance, dan aplikasi sesuai regulasi Indonesia.



Langkah-langkah praktis mengolah data drone di Agisoft Metashape, cocok untuk pemula hingga mahir.


Disahkan 24 Desember 2025 — Lembaran Negara RI Tahun 2025 Nomor 192

| No | Mata Pelajaran | Teori (JP) | Praktik (JP) |
|---|---|---|---|
| 1 | Pengenalan pelatihan | 1 | 0 |
| 2 | Peraturan sistem pesawat udara kecil tanpa awak | 9 | 0 |
| 3 | Klasifikasi ruang udara, KKOP, dan pembatasan penerbangan | 4 | 0 |
| 4 | Informasi dan pengaruh cuaca terhadap performa | 2 | 0 |
| 5 | Beban dan performa pesawat udara | 2 | 0 |
| 6 | Prosedur darurat | 2 | 0 |
| 7 | Crew Resource Management | 2 | 0 |
| 8 | Prosedur komunikasi radio | 4 | 0 |
| 9 | Penentuan performa pesawat udara | 2 | 0 |
| 10 | Pengaruh fisiologis narkoba dan alkohol | 2 | 0 |
| 11 | Pengambilan keputusan tentang aeronautika | 2 | 0 |
| 12 | Pengoperasian bandar udara | 2 | 0 |
| 13 | Inspeksi awal terbang dan perawatan pesawat | 2 | 0 |
| 14 | Praktik terbang simulator dan riil | 0 | 5 |
| 15 | Ujian tertulis | 2 | 0 |
| - | Total | 38 | 5 |
Materi beban dan performa membahas pusat gravitasi (center of gravity), faktor beban (load factor), dan aerodinamika. Peserta dapat mendalami konsep gaya angkat drone pada tulisan gaya aerodinamis pada drone.
Materi pengambilan keputusan aeronautika (ADM) mengajarkan pola mitigasi bahaya psikologis dan fisik penerbang. Pembahasan mendalam konsep ini tersedia pada artikel Aeronautical Decision Making serta ulasan rantai kesalahan pada artikel Poor Judgment Chain dan DECIDE Model.