Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 30 OCTNWSHouthi Bantah Luncurkan Drone yang Dicegat Saudi di MekkahOn time
  2. 30 OCTNWSUkraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026On time
  3. 30 OCTNWSKilang Minyak Novokuibyshevsk di Rusia Terbakar Usai Serangan DroneOn time
  4. 30 OCTNWSDrone Rekam Orang Utan Berlindung dari Karhutla di Tanjung PutingOn time
  5. 30 OCTNWSTim Gabungan Terjunkan Enam Drone Sisir Karhutla di Teweh SelatanOn time
All departures
Poor Judgment Chain dan DECIDE Model

DRNLogbook entry· 3 min read

Poor Judgment Chain dan DECIDE Model

Penjelasan Poor Judgment Chain dan model DECIDE untuk pengambilan keputusan aman dalam operasi drone.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 28 November 2020
Drone
3 min read

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

NOTAMContent noticeREF C7771
Q)

Info only · Claim, credit, or removal on request

E)

Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi. Kalau kamu pemilik gambar atau konten di halaman ini dan ingin mengklaim, meminta kredit, atau meminta penghapusan, saya terbuka untuk permintaan itu. Silakan hubungi saya.

This article is shared for informational purposes. If you own an image or content on this page and would like to claim it, request credit, or ask for its removal, I am open to that. Please contact me.

Contact tower[email protected]WhatsAppFull notice

Frequencies

  • #Drone

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan PenggunaanContent Notice
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

Konsep "Poor Judgment Chain" dalam manajemen penerbangan, atau dalam konteks yang lebih spesifik, dalam operasi drone atau UAV (Unmanned Aerial Vehicles), merujuk pada serangkaian keputusan yang kurang tepat yang dapat memicu kecelakaan atau insiden serius. Kegagalan dalam mengambil keputusan yang tepat dalam operasi drone dapat berdampak buruk, mengingat kompleksitas dan risiko yang terkait dengan penggunaan teknologi ini, terutama di area padat atau dalam situasi darurat.

Pentingnya Mengerti "Poor Judgment Chain" dalam Operasi Drone

Dalam pengoperasian drone, _poor judgment chain_ bisa diilustrasikan melalui serangkaian keputusan yang tampaknya kecil namun krusial, yang ketika digabungkan, dapat membawa kepada hasil yang fatal. Ini adalah pengingat bahwa dalam operasi UAV, keputusan yang tampaknya sederhana atau sepele—seperti memilih terbang pada kondisi cuaca yang tidak ideal, atau mengabaikan peringatan baterai rendah—dapat memicu rangkaian masalah yang lebih besar.

Konteks ini sangat relevan mengingat peran drone yang semakin meningkat dalam berbagai sektor seperti pengawasan, pemetaan, pengiriman barang, dan bahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Oleh karena itu, kesalahan dalam pengambilan keputusan bisa memiliki konsekuensi yang tidak hanya berdampak pada kegagalan misi tetapi juga bisa membahayakan nyawa dan mengakibatkan kerugian materi yang signifikan.

Berikut adalah beberapa contoh kasus di mana _poor judgment chain_ telah memainkan peran kritis dalam operasi drone:

Perusahaan Drone Terbaik 2026, 36 Pembuat Hardware dan App

Baca juga

Perusahaan Drone Terbaik 2026, 36 Pembuat Hardware dan App

Drone

2. Pengabaian Peringatan Baterai: Keputusan untuk terus terbang meskipun ada peringatan baterai rendah, berpikir bahwa masih ada cukup waktu untuk menyelesaikan misi sebelum drone kehabisan daya.

3. Kelebihan Beban Payload: Membebani drone dengan kargo atau peralatan yang melebihi kapasitas maksimum yang dianjurkan, yang dapat mempengaruhi stabilitas dan efisiensi penerbangan.

4. Kegagalan dalam Komunikasi dan Koordinasi: Dalam operasi tim, kesalahan komunikasi antara operator di lapangan dan tim pendukung bisa menyebabkan kebingungan dan keputusan yang tidak sesuai dengan kondisi aktual.

Sponsored

Model DECIDE adalah kerangka kerja yang sangat efektif dalam membantu operator drone untuk membuat keputusan yang lebih aman dan lebih terinformasi selama operasi UAV. Struktur model ini memungkinkan analisis yang sistematis dan tindakan yang terkontrol untuk mengelola risiko dan meningkatkan keamanan penerbangan. Berikut adalah aplikasinya dalam konteks operasi drone:

1. Detect (Deteksi): Mengidentifikasi perubahan kondisi atau potensi masalah yang mempengaruhi operasi drone, seperti perubahan cuaca mendadak atau munculnya pesawat terbang lain di area yang sama.

2. Estimate (Perkiraan): Menilai kebutuhan untuk bereaksi terhadap perubahan atau masalah yang teridentifikasi. Hal ini termasuk mengukur seberapa serius masalah tersebut dan apa dampak potensial terhadap keselamatan dan keberhasilan misi.

3. Choose (Pilih): Menentukan opsi tindakan yang mungkin untuk mengatasi situasi tersebut. Memilih pendekatan yang paling sesuai berdasarkan analisis situasi yang telah dilakukan.

Frank Wang dan Kisah Sukses Mendirikan DJI Raja Drone

Baca juga

Frank Wang dan Kisah Sukses Mendirikan DJI Raja Drone

Drone · 4 menit baca

4. Identify (Identifikasi): Memilih solusi atau tindakan terbaik dari opsi yang tersedia berdasarkan evaluasi dan prioritas yang ditetapkan.

5. Do (Lakukan): Melaksanakan tindakan yang telah dipilih, seperti mengubah jalur penerbangan, mengadjust tinggi terbang, atau kembali ke titik awal.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

6. Evaluate (Evaluasi): Menilai efektivitas tindakan yang telah diambil. Mengevaluasi apakah masalah telah teratasi atau jika ada kebutuhan untuk mengambil langkah lebih lanjut.

Kesimpulan

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01DRNDRN16 Oct 2026Perusahaan Drone Terbaik 2026, 36 Pembuat Hardware dan AppDaftar perusahaan drone terbaik 2026 merangkum 36 entitas global yang memimpin inovasi hardware dan software industri nirawak. Ulasan mendalam ini membedah kriteria evaluasi teknis, kepatuhan regulasi, serta peta operasional lapangan.Via #DroneDuration--Boarding
  2. Gate 02DRNDRN1 Oct 2025Frank Wang dan Kisah Sukses Mendirikan DJI Raja DroneFrank Wang mendirikan DJI dari kamar asrama hingga memimpin industri drone global. Ketekunan riset flight controller miliknya melahirkan seri DJI Phantom.Via #DroneDuration4mBoarding
  3. Gate 03DRNDRN26 Nov 2017Cara Membaca NOTAM Kegiatan UAVPanduan lengkap membaca NOTAM untuk kegiatan UAV, termasuk penjelasan kode dan contoh nyata.Via #DroneDuration5mBoarding
  4. Gate 04DRNDRN26 Nov 2020Gaya Aerodinamis pada Drone dan Cara KerjanyaGaya aerodinamis pada drone terdiri dari gaya dorong, gaya angkat, hambatan udara, dan gravitasi. Memahami interaksi keempat gaya ini membantu pilot mengendalikan wahana dengan aman.Via #DroneDuration--Boarding

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 30 OCTNWSHouthi Bantah Luncurkan Drone yang Dicegat Saudi di MekkahOn time
  2. 30 OCTNWSUkraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026On time
  3. 30 OCTNWSKilang Minyak Novokuibyshevsk di Rusia Terbakar Usai Serangan DroneOn time
  4. 30 OCTNWSDrone Rekam Orang Utan Berlindung dari Karhutla di Tanjung PutingOn time
  5. 30 OCTNWSTim Gabungan Terjunkan Enam Drone Sisir Karhutla di Teweh SelatanOn time
All departures

Analisis Kasus: Contoh Nyata dari "Poor Judgment Chain" dalam Operasi Drone

1. Mengabaikan Kondisi Cuaca: Remote Pilot In Command yang memutuskan untuk melanjutkan misi survei di tengah kondisi cuaca yang buruk—misalnya angin kencang—tanpa menilai dengan seksama bagaimana kondisi tersebut akan mempengaruhi operasi dan keselamatan UAV.

Model DECIDE: Langkah Strategis dalam Menghindari "Poor Judgment Chain"

Dalam operasi drone yang semakin kompleks dan berisiko, pemahaman yang mendalam tentang "Poor Judgment Chain" dan penerapan model DECIDE adalah kunci untuk mengelola risiko dan meningkatkan keamanan. Melalui pendekatan yang sistematis dan terstruktur, operator drone dapat mengurangi risiko kecelakaan dan insiden, memastikan bahwa setiap misi dilakukan dengan aman dan efektif. Ini tidak hanya membantu dalam menghindari kerugian material dan finansial, tetapi yang lebih penting, menjaga keselamatan publik dan integritas lingkungan operasional.