Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 30 OCTNWSHouthi Bantah Luncurkan Drone yang Dicegat Saudi di MekkahOn time
  2. 30 OCTNWSUkraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026On time
  3. 30 OCTNWSKilang Minyak Novokuibyshevsk di Rusia Terbakar Usai Serangan DroneOn time
  4. 30 OCTNWSDrone Rekam Orang Utan Berlindung dari Karhutla di Tanjung PutingOn time
  5. 30 OCTNWSTim Gabungan Terjunkan Enam Drone Sisir Karhutla di Teweh SelatanOn time
All departures
Eropa Borong Senjata Penangkal Drone dari Produsen Mapan

NWSLogbook entry

Eropa Borong Senjata Penangkal Drone dari Produsen Mapan

Negara-negara Eropa memprioritaskan kontrak senjata penangkal drone dan rudal baru kepada produsen pertahanan mapan. Langkah ini diambil guna menutup celah pertahanan udara dan mengejar target pengiriman cepat 2026 hingga 2028.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 30 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

NOTAMContent noticeREF C8377
Q)

Info only · Claim, credit, or removal on request

E)

Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi. Kalau kamu pemilik gambar atau konten di halaman ini dan ingin mengklaim, meminta kredit, atau meminta penghapusan, saya terbuka untuk permintaan itu. Silakan hubungi saya.

This article is shared for informational purposes. If you own an image or content on this page and would like to claim it, request credit, or ask for its removal, I am open to that. Please contact me.

Contact tower[email protected]WhatsAppFull notice

Frequencies

  • #senjata penangkal drone
  • #Thales
  • #MBDA
  • #Industri Pertahanan
  • #NATO
  • #perang drone

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan PenggunaanContent Notice
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

Pemerintah negara-negara Uni Eropa dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memprioritaskan kontrak senjata penangkal drone kepada produsen pertahanan mapan demi percepatan pengiriman pada 2026 hingga 2028.

Langkah tersebut diambil menyusul masifnya penggunaan drone murah di Ukraina, kawasan Timur Tengah, dan Laut Merah yang membuka celah pertahanan udara jarak pendek Eropa. Produksi massal mulai pertengahan 2026 ditujukan untuk mengisi kekosongan akibat kelangkaan sistem rudal pertahanan Patriot.

Pemerintah negara-negara Eropa merespons kondisi itu dengan mempercepat pesanan rudal, sensor, dan perangkat perang elektronik. Kontraktor utama seperti Thales, Elbit Systems, Rheinmetall, dan Diehl Defence mulai merombak lini perakitan, mempercepat otomatisasi, serta mendanai komponen kritis lebih awal.

Lonjakan Pesanan Rudal Cepat

Thales mencatat lonjakan pengadaan setelah Kementerian Pertahanan Inggris memesan ratusan rudal serbaguna ringan (Lightweight Multirole Missiles) senilai 36 juta poundsterling pada 1 Juni 2026. Sehari berselang, kementerian kembali menambah pesanan lanjutan dengan nilai yang sama, sehingga total kontrak mencapai 72 juta poundsterling pada kuartal kedua.

Ukraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026

Baca juga

Ukraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026

News

Rudal tersebut difungsikan sebagai senjata tembak cepat penangkal drone dan pertahanan udara jarak pendek untuk memulihkan stok militer setelah lebih dari 100 drone dihancurkan di mandala tempur Timur Tengah. Sebelumnya, dua pengadaan pengisian stok telah disepakati pada April dan Mei 2026.

Dokumen kementerian menunjukkan akumulasi kontrak pengadaan rudal mencapai sekitar 1,6 miliar poundsterling sejak 2024, kendati sejumlah pemberitaan menyebut angka 1,16 miliar poundsterling. Total pengadaan itu mencakup 5.000 rudal untuk Kyiv pada Maret 2025 serta pemenuhan persediaan militer Inggris melalui kelompok kerja Task Force Hirst.

Evolusi persenjataan ini sejalan dengan dinamika perang drone modern yang menuntut efisiensi biaya dan kecepatan produksi massal amunisi pertahanan.

Kesiapan Pabrik dan Fasilitas Lama

Thales mengoperasikan satu lini modular di Belfast untuk memproduksi rudal peluncur darat, dudukan meriam kapal perang DS30M, serta helikopter Wildcat. Hasil produksi di pabrik tersebut meningkat empat kali lipat sejak 2022 dan menyerap sekitar 700 tenaga kerja.

Sponsored

Pemanfaatan teknologi kembaran digital (digital twins) dan kendali mutu berbasis kecerdasan buatan memangkas waktu uji penerimaan barang hingga 25 persen. Perusahaan kini menyimpan cadangan motor pendorong dan hulu ledak yang setara dengan enam bulan kapasitas produksi puncak, sementara otomatisasi menekan biaya satuan rudal hingga 12 persen.

Kontraktor lain, Elbit Systems, menandatangani paket modernisasi bernilai 1,4 miliar dollar AS atau sekitar 1,3 miliar euro dengan pelanggan Eropa pada 28 Mei 2026. Kesepakatan itu mencakup amunisi berputar (loitering munitions), sistem komando kendali berbasis kecerdasan buatan, serta baterai pertahanan udara.

Kebutuhan mendesak di ruang udara turut memicu pembenahan menyeluruh karena kesiapan operasional sistem antidrone membutuhkan integrasi perangkat keras yang dapat segera diproduksi tanpa hambatan birokrasi manufaktur.

Rusia Tegaskan Perang Berlanjut Usai Serangan 613 Drone di Moskow

Baca juga

Rusia Tegaskan Perang Berlanjut Usai Serangan 613 Drone di Moskow

News

Usaha Patungan dan Produksi Lanjutan

Perusahaan rintisan berskala kecil hanya memperoleh porsi pendanaan riset awal melalui Program Pencegat Berbiaya Rendah (Low-Cost Interceptor Programme) yang dipimpin konsorsium lima negara pimpinan Inggris. Tiga perusahaan kecil Inggris mendapatkan kontrak studi kelayakan tahap pertama senilai 3,16 juta poundsterling pada Juli 2026 untuk merancang rudal kelas 100.000 euro penangkal kawanan drone sejenis Shahed.

Kendati demikian, slot produksi spiral untuk tahun 2027 tetap disiapkan bagi konsorsium besar seperti MBDA dan Thales jika uji coba rancang bangun berjalan lancar. MBDA juga memimpin proyek drone tempur demonstrator Remote Carrier Compact bersama Prancis, Jerman, dan Spanyol yang menargetkan penerbangan perdana pada 2029.

Prancis menunjuk Safran Electronics & Defense bersama MBDA untuk memproduksi sistem serangan darat jarak jauh Thundart berjangkauan 150 kilometer guna menggantikan sekitar sembilan peluncur roket satuan pada 2030.

"Menghadapi tantangan kritis dari pengacauan dan pemutusan sinyal sistem satelit navigasi global, Safran Electronics & Defense menghadirkan keunggulan navigasi inersia dan optronik guna menjamin akurasi dalam segala kondisi," kata Direktur Unit Bisnis Global untuk Pertahanan di Safran Electronics & Defense Alexandre Ziegler.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Kedua entitas pertahanan tersebut dijadwalkan meresmikan pembentukan perusahaan patungan di Paris pada Januari 2027 untuk menangani siklus pengembangan dan produksi secara terpadu.

"Dengan memanfaatkan subsistem yang matang dan peningkatan industri yang sudah mapan, kami mampu merespons kebutuhan angkatan bersenjata secara tangkas," tutur Wakil Presiden Eksekutif Program dan Direktur Pengelola MBDA di Prancis Stéphane Reb.

Pengadaan alutsista Eropa ke depan mewajibkan klausul penangkalan drone pada setiap kontrak rudal, dengan prioritas pesanan kilat diberikan kepada pabrik yang sanggup mengatur ulang peranti perkakas dalam waktu kurang dari 48 jam.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS30 Oct 2026Ukraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026Pasukan Pertahanan Ukraina menghancurkan dan melumpuhkan 1.039 perahu serta kapal kecil militer Rusia menggunakan drone sepanjang 2026.Via #perang droneDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS30 Oct 2026Rusia Tegaskan Perang Berlanjut Usai Serangan 613 Drone di MoskowKremlin menyatakan perang melawan Ukraina harus berlanjut demi keamanan negara setelah Moskow diserang 613 drone saat berlangsungnya KTT Rusia-Afrika.Via #perang droneDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS26 Oct 2026Lithuania Kembangkan Drone Pencegat Jet X-12 untuk UkrainaLithuania memperkenalkan drone pencegat jet X-12 berkecepatan 700 km/jam yang telah diuji tempur di Ukraina untuk melumpuhkan target udara musuh.Via #perang droneDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS20 Oct 2026Kemhan dan Media Tinjau Kesiapan Pesawat N219 di PTDI BandungKementerian Pertahanan bersama perwakilan media meninjau fasilitas produksi dan prototipe pesawat N219 di PT Dirgantara Indonesia, Bandung.Via #Industri PertahananDuration--Boarding
  1. WPT 01Lonjakan Pesanan Rudal Cepat
  2. WPT 02Kesiapan Pabrik dan Fasilitas Lama
  3. WPT 03Usaha Patungan dan Produksi Lanjutan

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 30 OCTNWSHouthi Bantah Luncurkan Drone yang Dicegat Saudi di MekkahOn time
  2. 30 OCTNWSUkraina Lumpuhkan 1.039 Kapal Rusia Pakai Drone Sepanjang 2026On time
  3. 30 OCTNWSKilang Minyak Novokuibyshevsk di Rusia Terbakar Usai Serangan DroneOn time
  4. 30 OCTNWSDrone Rekam Orang Utan Berlindung dari Karhutla di Tanjung PutingOn time
  5. 30 OCTNWSTim Gabungan Terjunkan Enam Drone Sisir Karhutla di Teweh SelatanOn time
All departures

Sementara itu, Rheinmetall dilaporkan akan memasok unit artileri rudal Skynex dan tabung pengacau sinyal atau jammer drone ke Belanda pada September 2026. Adapun Diehl Defence meluncurkan sistem peluncur IRIS-T SLS Mk 4 untuk baterai antidrone bergerak pada pameran dirgantara ILA Berlin pada Juni 2026.