
NWSLogbook entry
Militech Group Kembangkan Modem LTE Grim untuk Kendali Drone Militer
Perusahaan Ukraina Militech Group merilis modem LTE Grim berdaya 1,5 watt guna menjaga kendali drone militer saat sinyal Starlink terganggu.
Departures

NWSLogbook entry
Perusahaan Ukraina Militech Group merilis modem LTE Grim berdaya 1,5 watt guna menjaga kendali drone militer saat sinyal Starlink terganggu.
KYIV — Perusahaan pertahanan asal Ukraina, Militech Group, mengembangkan modem LTE Grim untuk mengendalikan pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle atau UAV) dan kompleks robot darat saat akses jaringan satelit Starlink mengalami kendala.
Perangkat keras ini mampu memperkuat pancaran sinyal LTE hingga 1,5 watt, atau enam kali lebih bertenaga dibandingkan modem LTE standar yang umumnya berdaya 0,25 watt. Penguatan transmisi tersebut memastikan komunikasi data kendali tetap stabil kendati unit beroperasi di area dengan cakupan sinyal telekomunikasi seluler yang sangat minim.
Pengembangan perangkat komunikasi alternatif ini bermula saat sejumlah unit garis depan militer Ukraina melaporkan penundaan transmisi data melalui jaringan Starlink pada Oktober. Gangguan koneksi tersebut dinilai menimbulkan risiko operasional yang fatal bagi unit tempur, mengingat wahana nirawak saat ini menjalankan 50 persen hingga 90 persen misi pertempuran di garis depan, mulai dari pengintaian, serangan presisi, logistik amunisi, hingga pembersihan ranjau.

"Mengingat keterbatasan kabel serat optik dalam hal jangkauan dan biaya, serta ketidakstabilan mitra eksternal dalam menyediakan akses ke Starlink, LTE saat ini tampaknya menjadi satu-satunya solusi yang andal untuk drone militer dan sistem robot darat," kata Direktur Komersial Militech Group Vasyl Polishchuk.
Polishchuk menjelaskan, tim riset dan pengembangan perusahaannya telah mengantisipasi ketergantungan koneksi satelit tersebut sejak 2024. Teknologi penguat sinyal pada modem Grim dirancang khusus agar operator tidak kehilangan kendali atas wahana tempur saat melintasi kontur medan pertempuran yang berat.
"Teknologi ini memungkinkan peralihan yang mulus antar-stasiun pangkalan dan jangkauan operasional hingga 45 kilometer," ujar Polishchuk.
Dalam lanskap drone dan perang modern, komunikasi data wahana nirawak umumnya mengandalkan kabel serat optik, terminal militer Starshield, jaringan satelit komersial, atau modem seluler lokal. Namun, Starlink di perang Ukraina dan dampak pembatasan drone kerap memperlihatkan kerentanan jalur komando saat terjadi lonjakan latensi transmisi, sehingga integrasi jaringan seluler terestrial menjadi krusial seperti halnya dinamika rasio pencegatan drone jet Ukraina.
Modem Grim dibangun berbasis perangkat keras modem LTE MikroTik yang dimodifikasi dengan modul penguat sinyal tambahan dan dilengkapi dua slot kartu SIM. Paket dasar penjualan perangkat ini tidak menyertakan antena pemancar bawaan, karena spesifikasi antena harus disesuaikan dengan kebutuhan frekuensi masing-masing jenis sistem wahana nirawak.
Inovasi komunikasi pertahanan tersebut saat ini telah terdaftar dan dipamerkan melalui platform kluster teknologi pertahanan Ukraina, Brave1. Sebanyak 500 unit modem Grim diproduksi pada 2026 untuk memenuhi kebutuhan industri manufaktur wahana nirawak domestik Ukraina, sebelum mulai dikirimkan kepada pemesan internasional pada Januari 2027.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.