Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 05 NOVNWSViture Pro 2 XR Hadirkan Tampilan Imersif untuk DJI Mini 5 ProOn time
  2. 05 NOVNWSPano AI Hubungkan Kamera Pendeteksi Karhutla Langsung ke DroneOn time
  3. 05 NOVNWSAirData Integrasikan Pelacakan Otomatis Sertifikat Pilot DroneOn time
  4. 05 NOVNWSDrone Siluman Gongji-21 Rampungkan Uji Terbang di Kapal Induk SichuanOn time
  5. 05 NOVNWSSphere Raih Status Keselamatan Drone Tertinggi BARS GoldOn time
All departures
Militech Group Kembangkan Modem LTE Grim untuk Kendali Drone Militer

NWSLogbook entry

Militech Group Kembangkan Modem LTE Grim untuk Kendali Drone Militer

Perusahaan Ukraina Militech Group merilis modem LTE Grim berdaya 1,5 watt guna menjaga kendali drone militer saat sinyal Starlink terganggu.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 5 November 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

NOTAMContent noticeREF C1937
Q)

Info only · Claim, credit, or removal on request

E)

Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi. Kalau kamu pemilik gambar atau konten di halaman ini dan ingin mengklaim, meminta kredit, atau meminta penghapusan, saya terbuka untuk permintaan itu. Silakan hubungi saya.

This article is shared for informational purposes. If you own an image or content on this page and would like to claim it, request credit, or ask for its removal, I am open to that. Please contact me.

Contact tower[email protected]WhatsAppFull notice

Frequencies

  • #Militech Group
  • #Vasyl Polishchuk
  • #Brave1
  • #starlink
  • #Drone Militer
  • #Ukraina

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan PenggunaanContent Notice
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

KYIV — Perusahaan pertahanan asal Ukraina, Militech Group, mengembangkan modem LTE Grim untuk mengendalikan pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle atau UAV) dan kompleks robot darat saat akses jaringan satelit Starlink mengalami kendala.

Perangkat keras ini mampu memperkuat pancaran sinyal LTE hingga 1,5 watt, atau enam kali lebih bertenaga dibandingkan modem LTE standar yang umumnya berdaya 0,25 watt. Penguatan transmisi tersebut memastikan komunikasi data kendali tetap stabil kendati unit beroperasi di area dengan cakupan sinyal telekomunikasi seluler yang sangat minim.

Pengembangan perangkat komunikasi alternatif ini bermula saat sejumlah unit garis depan militer Ukraina melaporkan penundaan transmisi data melalui jaringan Starlink pada Oktober. Gangguan koneksi tersebut dinilai menimbulkan risiko operasional yang fatal bagi unit tempur, mengingat wahana nirawak saat ini menjalankan 50 persen hingga 90 persen misi pertempuran di garis depan, mulai dari pengintaian, serangan presisi, logistik amunisi, hingga pembersihan ranjau.

Perbandingan daya pancar modem LTE standar dengan modem LTE Grim produksi Militech Group
Modem LTE Grim buatan Militech Group yang dirancang dengan penguat sinyal hingga 1,5 watt untuk sistem nirawak militer.

"Mengingat keterbatasan kabel serat optik dalam hal jangkauan dan biaya, serta ketidakstabilan mitra eksternal dalam menyediakan akses ke Starlink, LTE saat ini tampaknya menjadi satu-satunya solusi yang andal untuk drone militer dan sistem robot darat," kata Direktur Komersial Militech Group Vasyl Polishchuk.

Ukraina Kembangkan Drone Relai Pemancar Sinyal

Baca juga

Ukraina Kembangkan Drone Relai Pemancar Sinyal

News

Polishchuk menjelaskan, tim riset dan pengembangan perusahaannya telah mengantisipasi ketergantungan koneksi satelit tersebut sejak 2024. Teknologi penguat sinyal pada modem Grim dirancang khusus agar operator tidak kehilangan kendali atas wahana tempur saat melintasi kontur medan pertempuran yang berat.

"Teknologi ini memungkinkan peralihan yang mulus antar-stasiun pangkalan dan jangkauan operasional hingga 45 kilometer," ujar Polishchuk.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Dalam lanskap drone dan perang modern, komunikasi data wahana nirawak umumnya mengandalkan kabel serat optik, terminal militer Starshield, jaringan satelit komersial, atau modem seluler lokal. Namun, Starlink di perang Ukraina dan dampak pembatasan drone kerap memperlihatkan kerentanan jalur komando saat terjadi lonjakan latensi transmisi, sehingga integrasi jaringan seluler terestrial menjadi krusial seperti halnya dinamika rasio pencegatan drone jet Ukraina.

Modem Grim dibangun berbasis perangkat keras modem LTE MikroTik yang dimodifikasi dengan modul penguat sinyal tambahan dan dilengkapi dua slot kartu SIM. Paket dasar penjualan perangkat ini tidak menyertakan antena pemancar bawaan, karena spesifikasi antena harus disesuaikan dengan kebutuhan frekuensi masing-masing jenis sistem wahana nirawak.

Inovasi komunikasi pertahanan tersebut saat ini telah terdaftar dan dipamerkan melalui platform kluster teknologi pertahanan Ukraina, Brave1. Sebanyak 500 unit modem Grim diproduksi pada 2026 untuk memenuhi kebutuhan industri manufaktur wahana nirawak domestik Ukraina, sebelum mulai dikirimkan kepada pemesan internasional pada Januari 2027.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS26 Oct 2026Ukraina Kembangkan Drone Relai Pemancar SinyalProdusen dan militer Ukraina merancang drone pengulang sinyal sebagai menara relai terbang guna memperpanjang jarak jangkau drone serang di garis depan.Via #Ukraina · #Drone MiliterDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS26 Oct 2026Militer Ukraina Evakuasi Prajurit Terluka Menggunakan Drone AngkutMiliter Ukraina mengevakuasi prajurit Kostiantyn Vlasenko yang terkepung selama 491 hari menggunakan drone angkut sejauh 15 kilometer melintasi garis depan.Via #Ukraina · #Drone MiliterDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS5 Nov 2026Kapal Perang Swedia Lumpuhkan Drone Militer Rusia di Selat ÖresundKapal perang Swedia HMS Rapp melumpuhkan drone intai Rusia di Selat Öresund saat mengawal kapal induk Perancis Charles de Gaulle di Malmö.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS5 Nov 2026Kodaeral X Jayapura Gelar Pelatihan Operator Drone untuk PrajuritAskomlek Dankodaeral X Kolonel Laut (E) Mohammad Sukma Lesmana resmi menutup Pelatihan Operator Drone Kodaeral X di Jayapura, Papua.Via #Drone MiliterDuration--Boarding

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 05 NOVNWSViture Pro 2 XR Hadirkan Tampilan Imersif untuk DJI Mini 5 ProOn time
  2. 05 NOVNWSPano AI Hubungkan Kamera Pendeteksi Karhutla Langsung ke DroneOn time
  3. 05 NOVNWSAirData Integrasikan Pelacakan Otomatis Sertifikat Pilot DroneOn time
  4. 05 NOVNWSDrone Siluman Gongji-21 Rampungkan Uji Terbang di Kapal Induk SichuanOn time
  5. 05 NOVNWSSphere Raih Status Keselamatan Drone Tertinggi BARS GoldOn time
All departures