Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 03 NOVTCHPendapatan Apple Kuartal IV Capai 114,48 Miliar Dollar ASOn time
  2. 03 NOVNWSAmazon Cabut Permohonan Izin Landasan Drone di WestboroughOn time
  3. 03 NOVNWSKEF Masuk Konsorsium SOCOM untuk Pasok Navigasi Drone Tanpa GPSOn time
  4. 03 NOVNWSBeijing Larang Kepemilikan Drone dan Wajibkan Deklarasi di BandaraOn time
  5. 03 NOVNWSAmazon Luncurkan Layanan Pengiriman Drone Prime Air di IdahoOn time
All departures
Arhanud TNI AD Siapkan Transformasi Hadapi Ancaman Kawanan Drone

NWSLogbook entry

Arhanud TNI AD Siapkan Transformasi Hadapi Ancaman Kawanan Drone

Pussenarhanud TNI AD merumuskan langkah modernisasi alutsista dan penguatan sumber daya manusia untuk menghadapi ancaman pesawat nirawak dan peperangan modern.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 3 November 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

NOTAMContent noticeREF C3616
Q)

Info only · Claim, credit, or removal on request

E)

Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi. Kalau kamu pemilik gambar atau konten di halaman ini dan ingin mengklaim, meminta kredit, atau meminta penghapusan, saya terbuka untuk permintaan itu. Silakan hubungi saya.

This article is shared for informational purposes. If you own an image or content on this page and would like to claim it, request credit, or ask for its removal, I am open to that. Please contact me.

Contact tower[email protected]WhatsAppFull notice

Frequencies

  • #Arhanud TNI AD
  • #Pussenarhanud
  • #Drone Swarm
  • #Pertahanan Udara
  • #TNI AD
  • #Alutsista

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan PenggunaanContent Notice
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

BATU, Senin (2/11/2026) - Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara Mayjen TNI R. Edi Setiawan mendorong transformasi menyeluruh korps Arhanud TNI AD guna menghadapi ancaman pesawat nirawak hingga kawanan drone dalam peperangan modern.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam sarasehan peringatan HUT ke-80 Arhanud TNI AD di Aula A.H. Nasution Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdikarhanud), Kota Batu. Forum ini mengkaji pergeseran ancaman udara yang tidak lagi bertumpu pada pesawat tempur konvensional.

Edi menjelaskan bahwa tantangan pertahanan udara saat ini berkembang pesat lewat pemakaian amunisi bersirkulasi (loitering munition), kawanan nirawak (drone swarm), rudal jelajah, dan serangan udara berlapis. Kondisi ini menuntut penyesuaian doktrin, persenjataan, serta sistem komando.

Pergeseran Karakter Peperangan

Menurut Edi, modernisasi persenjataan harus dibarengi dengan pembangunan sistem pertahanan udara yang terintegrasi. Sistem tersebut mencakup kesiapan deteksi, identifikasi sasaran, pengambilan keputusan kilat, hingga tindakan penembakan.

Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Dekat Mekkah

Baca juga

Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Dekat Mekkah

News

"Kita melihat bahwa karakter peperangan modern telah berubah. Ancaman tidak lagi hanya berasal dari pesawat udara konvensional, tetapi juga berkembang melalui penggunaan drone, rudal presisi, loitering munition, hingga serangan udara secara simultan dan berlapis," kata Edi.

Danpussenarhanud Mayjen TNI R. Edi Setiawan bersama narasumber sarasehan HUT ke-80 Arhanud di Pusdikarhanud Batu
Danpussenarhanud Mayjen TNI R. Edi Setiawan berfoto bersama para narasumber sarasehan HUT ke-80 Arhanud TNI AD di Kota Batu, Jawa Timur.

Ia menegaskan bahwa integrasi antara sensor, radar, dan sistem penangkis menjadi kebutuhan mutlak. Keterpaduan data antarsatuan dinilai krusial agar satuan penangkis serangan udara dapat membalas serangan secara presisi, serupa dengan kajian drone dan perang modern yang menuntut respons pertahanan terpadu.

Penguatan radar serta jejaring penangkal nirawak di lingkungan militer nasional sebelumnya juga menjadi perhatian saat Menhan Sjafrie tinjau integrasi radar dan drone PT Len untuk memperkuat kesiapsiagaan teritorial.

Empat Fokus Pembangunan Kekuatan

Dalam sarasehan bertema "Kuat Bersama Rakyat, Menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur" ini, Pussenarhanud memetakan empat pilar prioritas pembangunan kekuatan korps ke depan:

Sponsored

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Sarasehan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Kepala Staf Kohanudnas Mayjen TNI Trias Wijanarko, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara periode 2023 Marsma TNI (Purn) R. Agung Sasongkojati, serta Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Prof. Ir. Hadi Suyono.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Paguyuban Purnawirawan Arhanud beserta jajaran perwira tinggi TNI, di antaranya Letjen TNI Chandra Wijaya, Mayjen TNI (Purn) Heboh Susanto, Mayjen TNI (Purn) Nurcahyanto, Danpoltekad Kodiklatad, serta Danlanud Abdulrachman Saleh.

Edi mengingatkan seluruh prajurit agar menjaga kemanunggalan dengan masyarakat di wilayah penugasan sebagai fondasi utama ketahanan semesta. Hasil sarasehan ini akan disusun sebagai dokumen rekomendasi resmi pembinaan kekuatan dan kesiapsiagaan Arhanud TNI AD.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS30 Oct 2026Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Dekat MekkahKoalisi Arab Saudi menghancurkan drone Yaman di dekat Mekkah, sementara Houthi membantah menargetkan kota suci tersebut.Via #Pertahanan UdaraDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS29 Oct 2026Sistem Pertahanan Antidrone Inggris Hadapi Celah RegulasiAnggaran pertahanan miliaran poundsterling belum mampu menutup celah serangan drone murah di Inggris. Ketiadaan payung hukum penindakan dan radar pasif membuat infrastruktur sipil rentan terhadap sabotase.Via #Pertahanan UdaraDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS28 Oct 2026Kuwait Beli Sistem Antitrone 370 Juta Poundsterling dari MARSSPemerintah Kuwait meneken kontrak senilai 370 juta poundsterling dengan perusahaan Inggris MARSS untuk membangun perisai antitrone nasional berbasis kecerdasan buatan.Via #Pertahanan UdaraDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS24 Oct 2026Kopassus Terbangkan Drone Dragonfish 25 Pantau Karhutla di KapuasKopassus mengirimkan tim drone Dragonfish 25 dari Jakarta untuk memantau titik rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.Via #TNI ADDuration--Boarding
  1. WPT 01Pergeseran Karakter Peperangan
  2. WPT 02Empat Fokus Pembangunan Kekuatan

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 03 NOVTCHPendapatan Apple Kuartal IV Capai 114,48 Miliar Dollar ASOn time
  2. 03 NOVNWSAmazon Cabut Permohonan Izin Landasan Drone di WestboroughOn time
  3. 03 NOVNWSKEF Masuk Konsorsium SOCOM untuk Pasok Navigasi Drone Tanpa GPSOn time
  4. 03 NOVNWSBeijing Larang Kepemilikan Drone dan Wajibkan Deklarasi di BandaraOn time
  5. 03 NOVNWSAmazon Luncurkan Layanan Pengiriman Drone Prime Air di IdahoOn time
All departures
  1. Pembinaan kekuatan melalui penataan organisasi, pemenuhan dan modernisasi alutsista, serta pengembangan sarana pendidikan dan latihan.
  2. Pembinaan kemampuan lewat peningkatan mutu prajurit, penguasaan teknologi pertahanan, serta kecakapan pemeliharaan alutsista.
  3. Pengembangan doktrin dan taktik guna membendung ancaman udara modern, termasuk serangan pesawat nirawak dan peperangan elektronika.
  4. Penguatan integrasi pertahanan udara melalui interoperabilitas dengan matra lain agar sistem pertahanan nasional kian terpadu.
Mayjen TNI R. Edi Setiawan menyerahkan plakat kepada Marsma TNI Purn R. Agung Sasongkojati
Danpussenarhanud Mayjen TNI R. Edi Setiawan menyerahkan plakat kepada narasumber dalam sarasehan di Aula A.H. Nasution Pusdikarhanud.