Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 28 OCTNWSSerangan Rudal dan Drone Iran Rusak Pangkalan Militer ASOn time
  2. 28 OCTTCHSamsung Sindir Masalah Layar Retak iPhone Duo Lewat Iklan BaruOn time
  3. 28 OCTNWSPasar Analitik Drone Global Diproyeksikan Tembus 17,2 Miliar Dollar AS pada 2030On time
  4. 28 OCTNWSChina Perketat Kontrol Ekspor Drone dan Komponen Mulai November 2026On time
  5. 28 OCTNWSBabinsa Dampingi Penyemprotan Padi Pakai Drone di MalangOn time
All departures
Kuwait Beli Sistem Antitrone 370 Juta Poundsterling dari MARSS

NWSLogbook entry

Kuwait Beli Sistem Antitrone 370 Juta Poundsterling dari MARSS

Pemerintah Kuwait meneken kontrak senilai 370 juta poundsterling dengan perusahaan Inggris MARSS untuk membangun perisai antitrone nasional berbasis kecerdasan buatan.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 28 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #Kuwait
  • #MARSS
  • #Sistem Antitrone
  • #Pertahanan Udara
  • #EOS

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

Pemerintah Kuwait menyepakati kontrak senilai 370 juta poundsterling dengan perusahaan teknologi asal Inggris, MARSS. Sistem pertahanan antitrone berskala nasional tersebut akan dibangun untuk mendeteksi sekaligus menangkal ancaman dari matra udara maupun laut.

MARSS, anak perusahaan Electro Optic Systems (EOS), bertindak sebagai kontraktor utama serta pengembang integrasi sistem selama 24 bulan. Proyek ini menerapkan konsep jaringan seluler yang terhubung dari sejumlah lokasi instalasi ke pusat komando terpadu.

Pengadaan ini ditujukan untuk menjawab ketimpangan biaya pertahanan udara. Dalam berbagai konflik terkini di Timur Tengah, penggunaan rudal pencegat bernilai mahal dinilai tidak lagi seimbang untuk merontokkan pesawat tanpa awak berbiaya rendah.

"Pertahanan udara kini didefinisikan ulang oleh drone. Negara-negara tidak lagi mampu membalas ancaman berbiaya rendah dengan pencegat berbiaya tinggi, dan mereka membutuhkan sistem terpadu yang dapat merespons lebih cepat daripada ancaman," kata Chief Executive Officer EOS Andreas Schwer.

Pasar Analitik Drone Global Diproyeksikan Tembus 17,2 Miliar Dollar AS pada 2030

Baca juga

Pasar Analitik Drone Global Diproyeksikan Tembus 17,2 Miliar Dollar AS pada 2030

News

Integrasi Sensor dan Kecerdasan Buatan

Sistem perlindungan tersebut memadukan sejumlah perangkat pendeteksi, mencakup radar pelacak objek udara, sonar pendeteksi bawah air, dan sensor kamera elektrooptik penangkap cahaya. Seluruh data deteksi disatukan ke dalam pusat kendali berbasis perangkat lunak kecerdasan buatan bernama NiDAR.

Perangkat lunak NiDAR mengolah masukan sensor untuk menghasilkan pemantauan berbentuk kubah perlindungan menyeluruh di kawasan daratan hingga garis pantai. Sistem kecerdasan buatan ini bertugas mengelompokkan jenis ancaman secara otomatis dan memberi rekomendasi penanganan langsung guna memangkas waktu respons operator di lapangan.

"Menangkal drone dan ancaman udara bukan tentang sistem tunggal. Ini tentang arsitektur bertingkat dan cerdas yang mendeteksi, memutuskan, dan mengalahkan dalam hitungan detik," ujar Chief Executive Officer MARSS Johannes Pinl.

Perangkat penindakan yang disiapkan mencakup dua jenis persenjataan, yaitu rudal pencegat fisik (hard-kill) serta pengacau sinyal radio (soft-kill). Integrasi ini memperkuat efektivitas penangkalan ancaman, sejalan dengan dinamika drone dan perang modern yang banyak mengandalkan penggunaan alat drone jammer sebagai opsi nonkinetik.

Penyerapan Kerja dan Rencana Pelaksanaan

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Kesepakatan ini membuka sekitar 100 lapangan kerja bidang rekayasa teknik dan manufaktur di Inggris, termasuk kegiatan produksi di wilayah Bristol. Kontrak ini sekaligus menjadi bagian dari inisiatif Taskforce Sabre milik Pemerintah Inggris untuk mendukung pengadaan sistem pertahanan di kawasan Teluk.

Pelaksanaan proyek akan berjalan bertahap selama 24 bulan. MARSS juga menjadwalkan program pelatihan operator selama beberapa bulan di Kuwait, disusul pemberian dukungan logistik terpadu jangka panjang guna menjamin pemeliharaan operasional alat.

MARSS berencana memperagakan kemampuan operasional perangkat lunak NiDAR pada pameran pertahanan SOFEX 2026, yang berlangsung pada 27 sampai 29 Oktober 2026.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS28 Oct 2026Pasar Analitik Drone Global Diproyeksikan Tembus 17,2 Miliar Dollar AS pada 2030Pasar analitik drone global diproyeksikan menembus nilai 17,2 miliar dollar AS pada 2030 dengan pertumbuhan tahunan 27 persen.Sector NewsDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS28 Oct 2026Perusahaan Rintisan Kembangkan Teknologi Drone Senyap untuk Tekan KebisinganSejumlah perusahaan rintisan dan korporasi teknologi mengembangkan baling-baling dan sistem propulsi khusus demi menekan dengung bising drone pengiriman.Sector NewsDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS28 Oct 2026Apple Tangani Layar iPhone Duo Retak dan Siapkan Unit PenggantiApple mengonfirmasi adanya masalah keretakan layar bagian dalam pada sejumlah unit iPhone Duo dan mengimbau pengguna terdampak mengajukan penggantian.Sector NewsDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS28 Oct 2026DJI Luncurkan Osmo Pocket 4P Pearl White Berlensa GandaDJI resmi meluncurkan kamera saku Osmo Pocket 4P edisi Pearl White secara global. Kamera gimbal ini membawa lensa ganda, sensor satu inci, dan rentang dinamis 17 stop.Sector NewsDuration--Boarding
  1. WPT 01Integrasi Sensor dan Kecerdasan Buatan
  2. WPT 02Penyerapan Kerja dan Rencana Pelaksanaan

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 28 OCTNWSSerangan Rudal dan Drone Iran Rusak Pangkalan Militer ASOn time
  2. 28 OCTTCHSamsung Sindir Masalah Layar Retak iPhone Duo Lewat Iklan BaruOn time
  3. 28 OCTNWSPasar Analitik Drone Global Diproyeksikan Tembus 17,2 Miliar Dollar AS pada 2030On time
  4. 28 OCTNWSChina Perketat Kontrol Ekspor Drone dan Komponen Mulai November 2026On time
  5. 28 OCTNWSBabinsa Dampingi Penyemprotan Padi Pakai Drone di MalangOn time
All departures