
NWSLogbook entry
Stratonex Kembangkan Drone Darat VARAN Tanpa Radar dan Lidar
Perusahaan rintisan asal Inggris, Stratonex Defence Technologies, mengembangkan konsep drone darat VARAN dengan sensor pasif untuk menghindari deteksi musuh.
Departures

NWSLogbook entry
Perusahaan rintisan asal Inggris, Stratonex Defence Technologies, mengembangkan konsep drone darat VARAN dengan sensor pasif untuk menghindari deteksi musuh.
Perusahaan rintisan asal Inggris, Stratonex Defence Technologies, mengenalkan konsep kendaraan darat tanpa awak bernama VARAN yang beroperasi tanpa memancarkan sinyal radar atau lidar.
Wahana darat tanpa awak (unmanned ground vehicle atau UGV) modular ini dirancang untuk mendukung pasukan garis depan di berbagai misi. Platform tersebut disiapkan untuk operasi kontra-drone, logistik perbekalan, perang elektronik, hingga misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (intelligence, surveillance, and reconnaissance atau ISR).
Berdasarkan keterangan pihak Stratonex Defence Technologies, VARAN memanfaatkan sensor pasif (passive sensing) guna memetakan area sekitar. Cara kerja ini membuat unit terhindar dari pancaran sinyal elektromagnetik radar atau optik lidar yang berisiko terdeteksi oleh sensor musuh.

Kendaraan darat nirawak ini juga dirancang memiliki jejak visual, jejak termal, serta jejak akustik yang rendah. VARAN dipersiapkan untuk bernavigasi menembus medan berat pada lingkungan tanpa sinyal GPS (GPS-denied environments).
"Kebutuhannya jelas: memindahkan pasokan, peralatan, dan korban melalui medan berbahaya sambil mengurangi paparan bagi orang yang melakukannya. Itulah tantangan yang ingin dijawab oleh platform darat tanpa awak modular kami," sebut pihak Stratonex melalui keterangan di media sosial.
Pengembangan wahana nirawak di medan ekstrem sejalan dengan tren adopsi teknologi otonom di berbagai matra pertahanan. Di sektor udara dan maritim, pengoperasian perangkat nirawak mandiri juga terus diuji, seperti drone mendarat tanpa GPS di kapal perang serta peran krusial drone dan perang modern dalam tugas evakuasi garis depan.
Platform VARAN mengusung arsitektur sistem terbuka (open-systems architecture). Struktur ini memberi keleluasaan bagi militer untuk memadukan aneka beban muatan taktis serta mengintegrasikan pembaruan teknologi di masa depan sesuai dinamika pertempuran.
Stratonex memproyeksikan kendaraan darat nirawak ini dapat membantu pasukan militer Inggris menjangkau jarak tempuh lebih jauh. Unit ini juga ditargetkan mampu mengangkut beban muatan lebih banyak selama tugas lapangan sekaligus menekan risiko ancaman langsung terhadap personel.
"Pertanyaan pentingnya bukan hanya apa yang bisa dilakukan platform ini sendirian. Melainkan bagaimana kendaraan ini dapat dikonfigurasi, diintegrasikan, dan digunakan untuk mendukung personel yang bertugas," lanjut keterangan perusahaan tersebut.
Saat ini VARAN masih berada pada tahap konsep. Stratonex membuka ruang evaluasi dan masukan dari para pakar guna mematangkan rancang bangun fisik serta peluang implementasi platform tersebut ke depan.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.