
NWSLogbook entry
Lithuania Kembangkan Drone Pencegat Jet X-12 untuk Ukraina
Lithuania memperkenalkan drone pencegat jet X-12 berkecepatan 700 km/jam yang telah diuji tempur di Ukraina untuk melumpuhkan target udara musuh.
Departures

NWSLogbook entry
Lithuania memperkenalkan drone pencegat jet X-12 berkecepatan 700 km/jam yang telah diuji tempur di Ukraina untuk melumpuhkan target udara musuh.
Lithuania memperkenalkan drone pencegat bertenaga turbojet X-12 yang dirancang untuk melumpuhkan target udara berkecepatan tinggi di Ukraina.
Drone pertahanan tersebut dikembangkan oleh Strategic Defense Alliance (SDA), sebuah konsorsium perusahaan teknologi pertahanan dari Lithuania, Latvia, dan Ukraina. Mengutip laporan media Lithuania, Delfi, wahana udara nirawak ini telah menjalani pengujian langsung dalam kondisi pertempuran di Ukraina.
X-12 dirancang khusus untuk mengejar dan menghancurkan target udara cepat, termasuk drone serang Geran-5 milik Rusia. Pesawat nirawak ini mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 700 kilometer per jam dengan kecepatan jelajah sekitar 350 kilometer per jam.
Drone ini memiliki jarak jangkau hingga 126 kilometer serta ketinggian terbang operasional maksimal 10 kilometer. Bergantung pada konfigurasi dan muatan yang dibawa, ketahanan terbang wahana pencegat ini dapat melampaui 12 menit.

Perwakilan SDA Richardas Savickas menyatakan bahwa pengembang menargetkan biaya produksi X-12 berada di bawah harga target sasaran seperti drone Shahed. Tim perancang juga secara khusus meniadakan penggunaan suku cadang buatan China.
Menurut Savickas, mesin turbojet drone dirakit langsung di Lithuania, sedangkan komponen lainnya diproduksi di Latvia dan Ukraina. Kerja sama lintas negara tersebut dinilai krusial karena Lithuania tidak memiliki wilayah yang memadai untuk pengujian tempur terbuka.
"Personel militer Ukraina yang telah menguji teknologi ini sangat puas. Saat ini, X-12 tidak memiliki tandingan. Ini adalah teknologi yang benar-benar luar biasa. Secara umum, kami mengantisipasi bahwa Rusia akan beralih ke mesin jet, dan kami secara praktis mengimbangi perkembangan tersebut," kata Savickas.
Koordinator kerja sama industri pertahanan Lithuania dan Ukraina di Kementerian Pertahanan Nasional Lithuania Tadas Ruzhele menyebut teknologi pencegat tersebut sebagai komponen penting bagi pertahanan udara berlapis. Namun, ia menekankan perlunya keterpaduan operasional di lapangan.
Perlindungan wilayah udara yang efektif memerlukan kombinasi berbagai kapabilitas pendukung, kesiapan operator terlatih, serta pemanfaatan pengalaman tempur langsung dari garis depan Ukraina, tutur Ruzhele.
Sebelum hadirnya X-12, militer Ukraina telah merancang konsep drone pencegat bermesin jet berbasis rudal-drone Bars yang direncanakan diproduksi bersama Jerman. Unit X-12 kini disiapkan untuk segera dikirimkan ke militer Ukraina guna memperkuat sistem pertahanan udara garis depan.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.
Pengembangan wahana tempur nirawak ini menambah dinamika baru dalam lanskap drone dan perang modern di kawasan Eropa Timur. Upaya melumpuhkan serangan udara menggunakan wahana nirawak berkecepatan tinggi juga sejalan dengan eksperimen pertahanan lain, seperti pengujian sistem drone TRV-150 tembak jatuh drone serang di Amerika Serikat.

Selain memasok kebutuhan angkatan bersenjata Ukraina, otoritas Lithuania tengah mengkaji integrasi X-12 ke dalam sistem pertahanan udara nasional mereka. Wilayah Baltik kini terus memperketat pengawasan teritorial udara menyusul berbagai kerentanan keamanan regional, termasuk risiko insiden drone di Lituania dan ancaman ruang udara NATO.