
NWSLogbook entry
Satpol PP dan Dishub Palangka Raya Kerahkan Drone Pantau Karhutla
Tim gabungan Satpol PP dan Dishub Palangka Raya berpatroli hingga dini hari menggunakan drone guna mendeteksi titik api karhutla sedini mungkin.
Departures

NWSLogbook entry
Tim gabungan Satpol PP dan Dishub Palangka Raya berpatroli hingga dini hari menggunakan drone guna mendeteksi titik api karhutla sedini mungkin.
PALANGKA RAYA, Senin (2/11/2026) — Tim relawan gabungan organisasi perangkat daerah di Kota Palangka Raya mengerahkan pesawat tanpa awak atau drone untuk memperkuat patroli kebakaran hutan dan lahan hingga Senin dini hari.
Pengawasan udara dan darat tersebut menyasar kawasan rawan guna mendeteksi potensi kemunculan titik api sedini mungkin. Patroli intensif berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB dini hari.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya Berlianto menyatakan, patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum api membesar. Kekuatan yang diterjunkan terdiri dari 10 anggota Satpol PP dan 10 personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya.
"Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus mempersempit peluang api berkembang sebelum petugas tiba di lokasi karhutla," kata Berlianto, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan drone ditujukan untuk memperluas jangkauan pengawasan, khususnya pada lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat. Melalui pemantauan dua arah dari darat dan udara, petugas dapat merespons indikasi kebakaran secara lebih cepat.
Kecepatan deteksi dini menjadi faktor krusial dalam pemadaman karhutla. Jika api terlambat diketahui, kebakaran berpotensi meluas, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak lingkungan, dan memicu kabut asap yang berdampak pada kesehatan warga.
Pemanfaatan teknologi udara untuk mitigasi kebakaran sebelumnya juga diterapkan di berbagai wilayah Kalimantan Tengah, termasuk operasi Polda Kalteng kerahkan 16 drone untuk awasi karhutla serta pemantauan titik panas oleh Kopassus terbangkan drone Dragonfish 25 pantau karhutla di Kapuas. Penggunaan fire monitoring drone terbukti mempercepat koordinasi tim tanggap darurat di medan gambut yang terisolasi.
Berlianto menegaskan, keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya diukur dari kecepatan pemadaman, melainkan juga dari kemampuan mencegah api meluas sejak awal.
"Karena itu, menghadapi karhutla selain membutuhkan kewaspadaan bersama, kesiapan personel di lapangan, dukungan teknologi, namun koordinasi lintas OPD menjadi bagian penting dari strategi perlindungan Kota Palangka Raya," tutur Berlianto.
Tim gabungan lintas instansi tersebut terus melanjutkan jadwal pemantauan darat dan udara secara bergantian di titik-titik rawan kebakaran.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.