
NWSLogbook entry
Polisi AS Tangkap Tersangka Bersenjata Berkat Drone
Aparat kepolisian King County menangkap seorang tersangka kekerasan bersenjata api yang bersembunyi di lemari apartemen berkat penyisiran drone pengintai.
Departures

NWSLogbook entry
Aparat kepolisian King County menangkap seorang tersangka kekerasan bersenjata api yang bersembunyi di lemari apartemen berkat penyisiran drone pengintai.
WHITE CENTER, Senin (2/11/2026), aparat King County Sheriff's Office menangkap seorang tersangka kekerasan dalam rumah tangga bersenjata api di White Center, Washington, setelah menyisir apartemen menggunakan drone.
Tersangka bernama Wesley Dean Dillon (26) ditemukan bersembunyi di dalam lemari kamar anak di balik selimut bersama putranya yang berusia lima tahun pada 16 Oktober 2026. Petugas mengerahkan unit drone masuk ke hunian tersebut terlebih dahulu guna memastikan keamanan ruangan sebelum personel melangkah masuk.
Di dalam lemari yang sama, petugas menemukan sepucuk senjata api dengan magazin terisi penuh, satu peluru aktif di kamar senjata, serta magazin cadangan kedua di sampingnya.

Kantor Kejaksaan King County menjerat Dillon dengan dakwaan pembongkaran pemukiman terkait kekerasan dalam rumah tangga, pelanggaran berat perintah perlindungan pengadilan, penganiayaan tingkat dua, ancaman kekerasan, dan kepemilikan senjata api ilegal. Pengadilan menetapkan uang jaminan penahanan untuk Dillon sebesar 304.000 dollar AS.
"Terdakwa berulang kali melanggar perintah larangan kontak yang aktif dengan mendatangi apartemen korban tanpa izin," sebut jaksa dalam dokumen dakwaan di King County Superior Court. Dokumen penuntutan merinci bahwa Dillon menerobos dengan kekerasan dan ancaman sebelum menyerang korban.
Dalam kurun tiga hari insiden, Dillon dilaporkan melilitkan kabel ke leher korban, menyeret korban di dalam unit apartemen, serta menodongkan senjata api. "Saya seharusnya menghabisimu," ujar Dillon mengancam korban, sebagaimana tercantum pada berkas perkara kejaksaan.
Dillon secara hukum dilarang memiliki senjata api menyusul vonis bersalah di pengadilan federal pada 2019 atas perampokan bersenjata dan persekongkolan kejahatan kekerasan. Saat penangkapan berlangsung, ia juga menghadapi dua kasus tertunda di Seattle Municipal Court atas tuduhan pemukulan terhadap korban lewat jendela mobil serta perusakan ban menggunakan pisau lipat.
Pemanfaatan wahana nirawak dalam penanganan situasi berisiko tinggi terus diadopsi oleh berbagai penegak hukum di Amerika Serikat untuk menekan bahaya kontak senjata langsung bagi personel. Pendekatan semacam ini sejalan dengan tren operasional kepolisian modern, seperti program drone first responder maupun alokasi armada drone tanggap darurat polisi di wilayah perkotaan.
Dillon kini mendekam di tahanan King County untuk menjalani rangkaian pemeriksaan hukum lanjutan sembari menunggu jadwal persidangan formal atas dakwaan pidana yang dijatuhkan kepadanya.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.
Pada hari yang sama, Kepolisian Reno di Nevada juga melaporkan keberhasilan program drone taktis mereka dalam membekuk seorang tersangka bersenjata pisau. Efektivitas ini memperlihatkan ragam luas manfaat drone dalam memetakan ancaman tersembunyi secara cepat sebelum tim darat bertindak.