Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 20 OCTTTRDownload Citra Satelit Landsat Menggunakan GloVisOn time
  2. 20 OCTNWSKemhan dan Media Tinjau Kesiapan Pesawat N219 di PTDI BandungOn time
  3. 20 OCTTTRCitra Satelit Gratis untuk Pemetaan dan Analisis SpasialOn time
  4. 20 OCTTCHPeta Satelit Terbaik untuk Melihat Permukaan BumiOn time
  5. 20 OCTTTRCara Download Citra Landsat di USGS Earth Explorer LengkapOn time
All departures
Pengadaan Drone Militer Afrika Melonjak, Efektivitas Tempur Diuji

NWSLogbook entry

Pengadaan Drone Militer Afrika Melonjak, Efektivitas Tempur Diuji

Pengadaan pesawat tanpa awak militer Afrika melonjak drastis hingga 1.054 unit, namun penggunaannya belum mampu menekan ancaman kelompok bersenjata non-negara.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 20 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #Afrika
  • #Drone Militer
  • #Kontraterorisme
  • #perang drone
  • #Pertahanan

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

ABUJA, Senin (19/10/2026) - Pengadaan pesawat tanpa awak oleh militer negara-negara Afrika melonjak menjadi 1.054 unit pada 2020 hingga 2026. Kendati demikian, lonjakan persenjataan udara ini belum mampu menekan laju ancaman kelompok bersenjata non-negara di kawasan tersebut.

Berdasarkan data laporan Unmanned Africa, jumlah pengadaan tersebut meningkat tajam dibandingkan dekade 2010-an yang hanya mencatat 618 unit. Secara keseluruhan, negara-negara Afrika telah mendatangkan 1.959 unit pesawat nirawak melalui 234 transaksi pembelian di 34 negara sejak 1980 hingga 2026.

Eskalasi konflik bersenjata turut mendorong intensitas serangan udara nirawak di benua tersebut. Frekuensi serangan drone yang dilancarkan pihak militer maupun kelompok bersenjata melonjak dari kurang dari 20 peristiwa pada periode 2013 hingga 2015 menjadi lebih dari 394 peristiwa pada rentang 2022 hingga 2024.

Difusi Senjata Non-Negara

Di sisi lain, kelompok militan non-negara juga mempercepat kepemilikan teknologi serupa untuk serangan kinetik, pengintaian, dan propaganda. Hingga 2025, aktor bersenjata non-negara tercatat telah mengoperasikan pesawat nirawak militer di setidaknya sembilan negara Afrika.

Denel Aeronautics Luncurkan Drone VTOL Skyler di Pameran AAD 2026

Baca juga

Denel Aeronautics Luncurkan Drone VTOL Skyler di Pameran AAD 2026

News

Jumlah kelompok militan di kawasan Afrika Sub-Sahara yang mengonfirmasi kepemilikan drone bersenjata melonjak pesat. Laporan tersebut mencatat kenaikan dari nol kelompok pada 2023 menjadi sedikitnya delapan kelompok pada 2026. Wilayah Sahel bahkan bertahan sebagai teater pertempuran paling mematikan di kawasan itu selama empat tahun berturut-turut.

Penyebaran teknologi ini selaras dengan perkembangan taktik kombatan di medan global sebagaimana diulas dalam dinamika drone dan perang modern. Kelompok bersenjata mengadopsi taktik perang gerilya dengan unit kecil yang bergerak cepat, sehingga mengurangi durasi target yang dapat dibidik oleh armada pengintai negara.

Hambatan Integrasi dan Interoperabilitas

Kendala utama efektivitas drone militer Afrika berakar pada fragmentasi rantai pasokan persenjataan. Negara-negara kawasan mendatangkan alutsista dari 21 negara pemasok yang berbeda, sehingga memicu persoalan interoperabilitas antarsistem komando.

Nigeria menjadi salah satu contoh dengan portofolio armada paling beragam di Afrika. Militer Nigeria mengoperasikan 34 tipe pesawat nirawak yang dibeli lewat 34 kontrak pengadaan terpisah dari Tiongkok, Turki, Amerika Serikat, Inggris, serta produsen lokal.

Sponsored

Perbedaan arsitektur perangkat keras dan sistem kendali tersebut memperlambat alur pertukaran informasi intelijen menuju unit penyerang. Akibatnya, keunggulan operasional teknologi udara tergerus saat menghadapi gerilyawan yang berpencar cepat di medan sulit.

Kelemahan lain terlihat dari minimnya investasi pada kemampuan sistem penangkal drone atau counter-drone. Sebagian besar anggaran belanja militer terserap untuk platform serang ofensif daripada sistem deteksi dan pelumpuh elektronik semacam drone jammer.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Celah pertahanan ini terbukti saat kelompok Front Pembebasan Azawad (FLA) menggelar operasi melawan militer Mali di Anefis. Kelompok tersebut memakai drone berkendali kabel serat optik guna menghindari gangguan frekuensi radio, serta menjatuhkan satu helikopter serang Mil Mi-24P pendukung militer pemerintah.

Kebutuhan akan perisai udara kini mendesak banyak pihak beralih meneliti persenjataan defensif seperti yang dirintis dalam pengembangan senjata gelombang mikro pelumpuh drone.

Laporan tersebut merekomendasikan militer negara-negara Afrika merombak doktrin operasional dari sekadar belanja perangkat menjadi integrasi sistem menyeluruh. Langkah lanjutan difokuskan pada adopsi ekosistem digital bersama, adaptasi taktik pasukan darat, serta percepatan produksi penangkal drone mandiri berbiaya rendah di dalam negeri.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS20 Oct 2026Denel Aeronautics Luncurkan Drone VTOL Skyler di Pameran AAD 2026Denel Aeronautics memperkenalkan drone intai VTOL Skyler untuk pertama kalinya ke publik dalam pameran AAD 2026 di Pretoria, Afrika Selatan.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS20 Oct 2026Militer Ukraina Pertama Kali Evakuasi Prajurit Terluka Pakai DroneMiliter Ukraina mencatat sejarah dengan mengevakuasi seorang prajurit terluka dari garis depan pertempuran memakai drone heksakopter kelas berat.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS18 Oct 2026Serangan Drone dan Rudal Rusia di Ukraina Tewaskan 10 WargaSerangan udara besar-besaran Rusia menewaskan sedikitnya 10 warga sipil dan melukai 73 orang di berbagai wilayah Ukraina.Via #perang droneDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSDRN15 Oct 2026Kapabilitas Drone Iran di Inggris dan Penarikan B-1BDirektur Jenderal MI5 menilai kapabilitas drone Iran di Inggris belum mencapai tingkat serangan canggih, meski penarikan pembom B-1B AS dari RAF Fairford tetap dilakukan.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  1. WPT 01Difusi Senjata Non-Negara
  2. WPT 02Hambatan Integrasi dan Interoperabilitas

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 20 OCTTTRDownload Citra Satelit Landsat Menggunakan GloVisOn time
  2. 20 OCTNWSKemhan dan Media Tinjau Kesiapan Pesawat N219 di PTDI BandungOn time
  3. 20 OCTTTRCitra Satelit Gratis untuk Pemetaan dan Analisis SpasialOn time
  4. 20 OCTTCHPeta Satelit Terbaik untuk Melihat Permukaan BumiOn time
  5. 20 OCTTTRCara Download Citra Landsat di USGS Earth Explorer LengkapOn time
All departures