Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 19 OCTEDTDrone First Responder Norfolk Mengubah Standar Patroli UdaraOn time
  2. 19 OCTEDTDrone Cloud Seeding dan Babak Baru Modifikasi Cuaca PresisiOn time
  3. 19 OCTEDTLarangan Drone di Beijing dan Paradoks Ekonomi AviasiOn time
  4. 18 OCTNWSDJI Rilis Firmware Osmo Pocket 4, Permudah Pelacakan ObjekOn time
  5. 18 OCTDRNDrone Pendeteksi Gas untuk Inspeksi Industri dan KeselamatanOn time
All departures
BAE Systems Luncurkan Senjata Gelombang Mikro Pelumpuh Kawanan Drone

NWSLogbook entry

BAE Systems Luncurkan Senjata Gelombang Mikro Pelumpuh Kawanan Drone

BAE Systems memperkenalkan senjata gelombang mikro daya tinggi yang mampu melumpuhkan sirkuit elektronik kawanan drone tanpa memerlukan rudal anti-pesawat berbiaya mahal.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 18 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #BAE Systems
  • #Senjata Gelombang Mikro
  • #Drone Militer
  • #Teknologi Pertahanan
  • #UAV

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

Perusahaan pertahanan Inggris, BAE Systems, resmi memperkenalkan senjata gelombang mikro berdaya tinggi untuk melumpuhkan kawanan pesawat tanpa awak tanpa menggunakan rudal anti-pesawat.

Peralatan bernama high power microwave (HPM) tersebut beroperasi dengan menembakkan pulsa energi berkecepatan cahaya. Pulsa energi ini memicu lonjakan arus dan tegangan secara mendadak di dalam sirkuit mikro, sehingga langsung membakar atau mematikan sistem kendali elektronik pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV).

Kehadiran sistem ini ditujukan untuk memangkas pengeluaran logistik militer. Penggunaan rudal konvensional dinilai terlalu mahal dan cepat menipis ketika harus meladeni taktik serangan kawanan drone berbiaya rendah dalam dinamika drone dan perang modern.

Kesiapan tempur dan jangkauan operasi

Wakil Presiden BAE Systems Jason Casciotti menyampaikan kesiapan operasional perangkat baru tersebut. "Sistem mempertahankan kesiapan tempur berkelanjutan selama pasokan daya tetap beroperasi," kata Casciotti.

Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia

Baca juga

Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia

Drone

Pihak perusahaan belum membeberkan rincian daya keluaran maupun jarak jangkau maksimum peralatan itu. BAE Systems hanya memastikan kesiapan sistem bertumpu pada suplai daya yang terhubung.

Mantan Wakil Komandan Angkatan Udara Australia Neil Hart menjelaskan bahwa sistem HPM biasanya bekerja pada frekuensi radio tertentu. Menurut Hart, jangkauan pertahanan efektif perangkat gelombang mikro umumnya mencakup jarak beberapa ratus meter hingga beberapa ribu meter.

Kematangan teknis dan empat konfigurasi

Sistem HPM buatan BAE Systems kini mencapai Tingkat Kesiapan Teknologi 6 (TRL 6) pada skala standar sembilan tingkat industri militer. Capaian ini menunjukkan perangkat telah teruji bekerja secara efektif di lingkungan operasi lapangan nyata.

Dalam serangkaian uji coba, perangkat tersebut melepaskan miliaran pulsa gelombang mikro serta berhasil melumpuhkan target terbang secara akurat. Sekitar 99 persen komponen HPM merupakan produk komersial siap pakai (commercial off-the-shelf/COTS), sehingga menekan biaya produksi massal dan menyederhanakan perawatan berkala, berbeda dari sistem jamming elektronik pada drone jammer konvensional.

Sponsored

Berkat rancang bangun modular, perangkat ini dapat dioperasikan dalam empat konfigurasi tempur:

  • Gardu induk stasioner yang terhubung langsung ke jaringan listrik utama
  • Modul bergerak pada trailer derek
  • Unit terintegrasi pada kendaraan tempur lapis baja
  • Sistem pertahanan permukaan untuk kapal perang angkatan laut

Integrasi jaringan pertahanan berlapis

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Sistem gelombang mikro dan senjata laser sama-sama tergolong dalam senjata energi terarah (directed energy weapon/DEW). Meski demikian, kedua teknologi tersebut memiliki peran taktis yang berbeda di medan tempur.

Laser menggunakan berkas sempit untuk membakar permukaan fisik satu target dan rentan terhalang cuaca buruk seperti hujan, kabut, atau debu. Sebaliknya, HPM memancarkan gelombang berbentuk kerucut lebar dalam hitungan nanodetik yang mampu menembus partikel cuaca sekaligus menyapu banyak drone kecil dalam satu pancaran.

Kendati unggul melawan kawanan drone, Hart mengingatkan bahwa teknologi ini berisiko memengaruhi peralatan elektronik milik pasukan kawan jika tidak diperhitungkan dengan cermat. HPM dinilai paling optimal apabila difungsikan sebagai lapisan pelengkap di samping artileri pertahanan udara dan rudal pencegat.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSDRN18 Oct 2026Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak RusiaSerangan drone Ukraina menghantam terminal minyak St. Petersburg di Rusia. Operasi jarak jauh ini tetap berjalan meski ada pembatasan sistem Starlink.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSDRN18 Oct 2026Drone Mendarat Tanpa GPS di Kapal Perang Berhasil DiujiAngkatan Laut AS melalui NAWCAD berhasil menguji coba drone mendarat tanpa GPS di kapal perang yang bergerak. Sistem otonom ini mengandalkan kamera standar dan algoritma pelacak dek kapal.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSDRN15 Jan 2025Istilah Resmi Drone dari UAV UAS RPAS hingga SPUKTAPanduan memahami istilah resmi drone mulai dari UAV, UAS, RPAS, PUNA, hingga SPUKTA sesuai regulasi penerbangan sipil Indonesia dan dunia.Via #UAVDuration6mBoarding
  4. Gate 04NWSDRN6 Oct 2020Sejarah Drone, Pengertian dan Evolusinya LengkapSejarah drone dari masa perang hingga era modern berbasis kecerdasan buatan. Mencakup pengertian, evolusi teknologi, dan istilah yang digunakan di Indonesia.Via #UAVDuration13mBoarding
  1. WPT 01Kesiapan tempur dan jangkauan operasi
  2. WPT 02Kematangan teknis dan empat konfigurasi
  3. WPT 03Integrasi jaringan pertahanan berlapis

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 19 OCTEDTDrone First Responder Norfolk Mengubah Standar Patroli UdaraOn time
  2. 19 OCTEDTDrone Cloud Seeding dan Babak Baru Modifikasi Cuaca PresisiOn time
  3. 19 OCTEDTLarangan Drone di Beijing dan Paradoks Ekonomi AviasiOn time
  4. 18 OCTNWSDJI Rilis Firmware Osmo Pocket 4, Permudah Pelacakan ObjekOn time
  5. 18 OCTDRNDrone Pendeteksi Gas untuk Inspeksi Industri dan KeselamatanOn time
All departures