Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 26 OCTEDTPencitraan SWIR untuk Inspeksi dan Pemetaan ModernOn time
  2. 26 OCTNWSPlanet Luncurkan 20 Satelit Bersama SpaceX ke OrbitOn time
  3. 26 OCTNWSPeneliti Kembangkan Indeks Spektral Tanpa SWIR untuk Pemetaan MangroveOn time
  4. 26 OCTNWSUkraina Kembangkan Drone Relai Pemancar SinyalOn time
  5. 26 OCTNWSNigeria Berencana Beli 12 Drone Tempur Aksungur Asal TurkiOn time
All departures
Peneliti Kembangkan Alat Deteksi Drone Murah Berbasis Medan Magnet

NWSLogbook entry

Peneliti Kembangkan Alat Deteksi Drone Murah Berbasis Medan Magnet

Tim peneliti Florida International University menciptakan teknologi deteksi drone berbiaya rendah dengan memanfaatkan tanda magnetik motor penggerak dan kecerdasan buatan.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 26 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #Florida International University
  • #Arjuna Madanayake
  • #deteksi drone
  • #motor drone
  • #Teknologi Pertahanan

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

MIAMI, Minggu (25/10/2026) - Tim peneliti dari Florida International University (FIU) mengembangkan metode baru untuk mendeteksi drone menggunakan tanda medan magnetik unik yang dihasilkan oleh putaran motor listrik pesawat nirawak.

Metode yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah IEEE Sensors Journal tersebut menawarkan cara pemantauan yang lebih senyap, aman, dan murah dibandingkan penggunaan sistem radar konvensional. Sistem ini memanfaatkan medan magnetik frekuensi sangat rendah (extremely low frequency) yang keluar secara alami saat bilah penggerak berputar di udara.

Dengan merekam tanda magnetik tersebut memakai antena khusus dan mengolah datanya lewat model pembelajaran mesin (machine learning), para peneliti mampu mengidentifikasi drone di luar ruangan hingga tingkat akurasi 98,52 persen pada jarak jangkauan sampai 15 meter.

Sistem tersebut tidak hanya mendeteksi keberadaan unit di udara, tetapi juga mengenali tipe dan model spesifik drone berdasarkan konfigurasi kerja komponen motor drone yang digunakan.

Unhan Bahas Riset Pesawat Tanpa Awak HALE Bersama TNI dan ITB

Baca juga

Unhan Bahas Riset Pesawat Tanpa Awak HALE Bersama TNI dan ITB

News

Deteksi Pasif Tanpa Emisi Sinyal

Peneliti utama sekaligus Guru Besar di College of Engineering and Computing FIU Arjuna Madanayake menyampaikan, inovasi ini bekerja sepenuhnya secara pasif tanpa memancarkan sinyal radio balik ke lingkungan sekitar.

"Setiap metode deteksi yang digunakan saat ini selalu membocorkan sesuatu. Radar memancarkan sinyal. Sistem akustik kewalahan menghadapi kebisingan latar belakang. Kami mengambil arah yang sama sekali berbeda," kata Madanayake.

Ia menambahkan, biaya perakitan peranti ini hanya memerlukan beberapa ratus dollar AS. Alat tersebut juga dirancang untuk dapat beroperasi terus-menerus tanpa membutuhkan dukungan teknis khusus layaknya radar pertahanan.

Riset gabungan ini berfokus pada pemantauan sistem pesawat nirawak mikro (micro-unmanned aerial systems). Drone berukuran kecil ini kerap dipakai membawa bahan peledak atau melakukan pengintaian karena sulit tertangkap radar konvensional di kawasan konflik pada era drone dan perang modern.

Sponsored

"Mengetahui jenis drone yang datang sangat penting. Drone yang berbeda dapat membawa muatan yang berbeda dan memiliki profil ancaman yang berbeda pula. Semakin banyak informasi yang dapat diberikan kepada pihak bertahan tentang apa yang mendekat, semakin baik respons mereka," tutur Madanayake.

Kebutuhan Sistem Pertahanan Terjangkau

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Kebutuhan teknologi penangkal drone kian mendesak seiring masifnya penggunaan drone kecil di medan pertempuran, yang selama ini kerap direspons menggunakan sistem pelumpuh sinyal seperti drone jammer. Departemen Perang Amerika Serikat bahkan telah mengajukan anggaran sebesar 74 miliar dollar AS untuk teknologi drone dan anti-drone pada anggaran fiskal 2027.

Penelitian ini dipimpin oleh Madanayake dari Departemen Teknik Elektro dan Komputer FIU bersama peneliti Dilshara Herath, peneliti Chatura Seneviratne yang berbasis di Sri Lanka, serta Soumyajit Mandal dari Brookhaven National Laboratory.

Saat ini tim peneliti dari FIU sedang bekerja sama dengan mitra industri di Amerika Serikat untuk mengembangkan teknologi deteksi pasif tersebut ke tahap lanjutan.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS20 Oct 2026Unhan Bahas Riset Pesawat Tanpa Awak HALE Bersama TNI dan ITBLPPM Unhan menggelar diskusi terpumpun bersama ITB, PT DI, dan tiga matra TNI untuk merumuskan pengembangan mandiri pesawat tanpa awak HALE di Bogor.Via #Teknologi PertahananDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS26 Oct 2026Planet Luncurkan 20 Satelit Bersama SpaceX ke OrbitPlanet Labs PBC sukses meluncurkan 20 satelit ke orbit menggunakan misi SpaceX dari California. Peluncuran mencakup satelit uji coba Project Suncatcher Google, Tanager-2, dan 18 SuperDove.Sector NewsDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS26 Oct 2026Nigeria Berencana Beli 12 Drone Tempur Aksungur Asal TurkiAngkatan Udara Nigeria mengumumkan rencana pengadaan 12 unit drone tempur Aksungur buatan Turki. Armada nirawak ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan wilayah dan misi pertahanan.Sector NewsDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS26 Oct 2026Iran Pamerkan Pabrik Bawah Tanah Drone Arash dan Tembak Jatuh Pesawat Nirawak ASMiliter Iran memamerkan fasilitas bawah tanah drone Arash dan menembak jatuh drone pengintai AS di Bandar Abbas di tengah ancaman serangan Donald Trump.Sector NewsDuration--Boarding
  1. WPT 01Deteksi Pasif Tanpa Emisi Sinyal
  2. WPT 02Kebutuhan Sistem Pertahanan Terjangkau

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 26 OCTEDTPencitraan SWIR untuk Inspeksi dan Pemetaan ModernOn time
  2. 26 OCTNWSPlanet Luncurkan 20 Satelit Bersama SpaceX ke OrbitOn time
  3. 26 OCTNWSPeneliti Kembangkan Indeks Spektral Tanpa SWIR untuk Pemetaan MangroveOn time
  4. 26 OCTNWSUkraina Kembangkan Drone Relai Pemancar SinyalOn time
  5. 26 OCTNWSNigeria Berencana Beli 12 Drone Tempur Aksungur Asal TurkiOn time
All departures