DJI Dock 4 dan Matrice 5TD resmi hadir sebagai stasiun drone tanpa awak pertama dengan mekanisme penukaran baterai otomatis. Perangkat ini memangkas waktu tunggu pengisian daya sehingga drone dapat segera mengudara kembali untuk patroli berkelanjutan. DJI merancang ekosistem ini khusus untuk sektor keamanan industri, tanggap darurat, dan inspeksi infrastruktur jarak jauh.
Kehadiran perangkat anyar dari pabrikan ekosistem DJI ini menetapkan standar baru pada sektor drone enterprise. Pengguna industri kini memperoleh solusi operasional nonstop tanpa perlu kehadiran operator fisik di dekat stasiun.
DJI Dock 4 menukar baterai drone secara mekanis hanya dalam 25 detik setelah pendaratan. Drone dapat langsung lepas landas kembali dalam rentang 45 detik sejak menyentuh landasan.
Langkah kerja stasiun dock saat menyambut drone meliputi tahapan berikut:
DJI Dock 4 dibanderol dengan harga 167.999 yuan atau sekitar 25.100 dolar Amerika Serikat di pasar Tiongkok. Biaya tersebut baru mencakup unit perangkat keras utama dalam paket standar.
Pembeli memperoleh drone Matrice 5TD, stasiun dock, dan stasiun darat DJI O4 di dalam paket penjualan dasar. Biaya langganan perangkat lunak cloud, jasa instalasi lingkungan khusus, serta dukungan teknis lapangan memerlukan anggaran tambahan. Pemesanan awal unit industri ini dibuka lewat mitra resmi enterprise DJI.
Matrice 5TD membawa enam modul sensor terpadu yang memadukan kamera telephoto, sensor inframerah, laser rangefinder, dan thermal imaging. Konfigurasi ini memungkinkan inspeksi siang hari, pengawasan malam, dan pemetaan ortofoto menggunakan satu badan drone.
Kamera telephoto 11x sanggup membaca plat nomor kendaraan dari jarak 400 meter. Lensa ini juga mampu mengidentifikasi cacat baut dan pin pengunci berukuran kecil dari jarak 100 meter. Sensor inframerah bekerja bersama kamera cahaya tampak untuk memperlihatkan kontur objek sekaligus sebaran suhu panas komponen.
Drone ini juga membawa kamera 4K full-color yang menangkap visual tajam pada malam hari tanpa bantuan lampu sorot luar. Mode monokrom dengan lampu pengisi near-infrared memberi alternatif pemantauan saat kondisi gelap total. Akurasi pemetaan udara drone mencapai 10 sentimeter pada resolusi 12 megapiksel.
Kombinasi kedua perangkat enterprise ini menawarkan daya jelajah tinggi dan pertahanan tangguh terhadap cuaca buruk di lapangan.
Berikut perbandingan spesifikasi utama stasiun dock dan unit drone:
Matrice 5TD menjalankan model kecerdasan buatan langsung di prosesor internal badan drone. Unit pemroses onboard ini mendeteksi 17 jenis target bergerak secara langsung, seperti mobil, kapal, dan kembang api.
Operator drone dapat memasang model deteksi pihak ketiga sesuai kebutuhan patroli sektoral. Sistem penghindar rintangan memadukan radar gelombang milimeter 3 arah, ring-scanning lidar, dan kamera visual 6 arah. Kombinasi sensor ini mendeteksi bentangan kawat tipis dan kabel listrik saat terbang malam.
Fitur keselamatan pasif drone mencakup parasut darurat internal sebagai perlengkapan standar pabrik. Parasut akan mengembang otomatis saat mendeteksi anomali putaran motor, atau mengembang lewat perintah darurat manual operator. Drone juga otomatis kembali ke stasiun awal saat embusan angin melampaui batas toleransi 12 meter per detik.
DJI Dock 4 dirancang untuk menjalankan misi tanpa operator manual di lokasi peluncuran. Fitur open-and-fly membuat drone langsung terbang merespons sinyal alarm keamanan pada kawasan industri terpencil.
Pengoperasian drone otomatis skala industri di ruang udara publik tetap wajib mematuhi panduan regulasi drone di Indonesia. Pilot pengawas jarak jauh memerlukan sertifikasi resmi serta izin terbang khusus untuk operasi di luar jangkauan pandang mata.