
NWSLogbook entry
613 Drone Serang Moskow, Penerbangan Tiga Bandara Dibatasi
Sebanyak 613 drone menyerang wilayah Moskow menjelang KTT Rusia-Afrika, memaksa otoritas membatasi operasional penerbangan di tiga bandara.
Departures

NWSLogbook entry
Sebanyak 613 drone menyerang wilayah Moskow menjelang KTT Rusia-Afrika, memaksa otoritas membatasi operasional penerbangan di tiga bandara.
MOSKOW, Kamis (29/10/2026). Sebanyak 613 pesawat nirawak diluncurkan ke arah Moskow sejak Rabu (28/10/2026) tengah malam hingga Kamis dini hari. Serangan udara berskala besar ini memaksa otoritas membatasi operasional di tiga bandara utama.
Peristiwa tersebut berlangsung saat Kremlin menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika. Pertemuan itu dihadiri oleh 22 pemimpin negara Afrika yang dijadwalkan berada di ibu kota Rusia selama dua hari.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Kementerian Pertahanan Rusia bergerak menjatuhkan ratusan drone tersebut sebelum mencapai pusat kota. Peringatan serangan udara telah dikeluarkan di seluruh wilayah Moskow sejak Rabu pukul 22.00 waktu setempat.
"Sebagian besar drone berhasil dilumpuhkan oleh pasukan pertahanan udara Kementerian Pertahanan dalam pendekatan jarak jauh. Sebanyak 231 drone dihancurkan dalam pendekatan ke Moskow," kata Sobyanin melalui saluran Telegram resminya.
Badan Transportasi Udara Federal Rusia (Rosaviatsiya) memberlakukan pembatasan sementara terhadap jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat. Tiga bandara yang melayani wilayah Moskow, yakni Vnukovo, Domodedovo, dan Zhukovsky, terdampak kebijakan demi keselamatan penerbangan itu.
Pembatasan di Bandara Zhukovsky dicabut sekitar satu jam setelah peringatan mereda. Adapun Bandara Vnukovo dan Domodedovo tetap melayani operasional pesawat dengan menerapkan prosedur koordinasi khusus.
Akibat pembatasan di Bandara Vnukovo, dua penerbangan komersial dari Turki menuju Moskow dilaporkan terpaksa berbalik arah. Sementara itu, warga di Naro-Fominsk yang berjarak sekitar 56 kilometer dari Jalan Lingkar Moskow mendengar sedikitnya tiga kali ledakan pada malam hari, disusul laporan ledakan berulang dari arah wilayah Kaluga.
Eskalasi serangan pesawat nirawak ini menjadi bagian dari dinamika drone dan perang modern yang terus bergulir di kawasan tersebut. Serangan serupa pernah terjadi pada September lalu saat pertahanan udara Rusia melaporkan telah menjatuhkan lebih dari 1.600 unit drone.
Gangguan terhadap sektor transportasi udara ibu kota juga sempat terjadi pada 23 Oktober. Saat itu, empat bandara utama Moskow, termasuk Sheremetyevo, sempat menghentikan seluruh operasional sementara waktu hingga berdampak pada ratusan penerbangan.
Operasi militer saling balas terus berlanjut sebagaimana rentetan serangan drone Ukraina hantam kilang minyak Rusia dalam beberapa pekan terakhir. Pada saat yang sama, pasukan Rusia dilaporkan melancarkan serangan udara ke Kharkiv yang merusak fasilitas institusi pendidikan di kota terbesar kedua Ukraina tersebut.
Petugas layanan darurat Moskow saat ini masih dikerahkan ke sejumlah titik lokasi jatuhnya puing-puing drone untuk penanganan lanjutan.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.