
DRNLogbook entry· 6 min read
Tutorial pemetaan menggunakan DroneDeploy
Drone deploy adalah
6 min read

DRNLogbook entry· 6 min read
Drone deploy adalah
Tutorial pemetaan menggunakan DroneDeploy kali ini akan fokus membahas tentang cara membuat misi terbang. DroneDeploy adalah aplikasi fotogrametri yang sangat mudah penggunaannya untuk pemetaan menggunakan drone.
Untuk export data sendiri, DroneDeploy menawarkan beberapa pilihan. Mulai dari Orthophoto dalam berabagi format (JPG, Geotiff, OBJ). Digital Elevation Model (DEM), Point, LAS, XYZ, Shapefiles, DXF, Contours. Dan bisa menginput GCP juga.
DroneDeploy lebih mudah daripada Pix4D, namun entah mengapa saya tetap lebih suka pada pix4D :-D.
Untuk tutorial kali ini, kita akan membahas tentang cara membuat _flight plan_ atau rencana penerbangan drone.
Ada dua metode pembuatan flight plan pada DroneDeploy ini. Yaitu dengan cara membuat tanpa boundary, maupun dengan basemap berupa KML / SHP. Kedua metode ini akan kita bahas secara rinci.
Tutorial pemetaan menggunakan DroneDeploy. Agar tidak ada kendala, anda sebaiknya menyiapkan bahan yang akan digunakan dalam Tutorial ini. Adapun bahan untuk pemetaan menggunakan DroneDeploy adalah sebagai berikut;
1. Komputer 2. Jaringan Internet 3. Akun pada DroneDeploy.com 4. Aplikasi Google Earth (Untuk membuat basemap KML)
_Note : Drone deploy sangat kompatibel dengan browser Google Chrome dan Firefox. Pada Safari seringkali ada kendala. Aplikasi ini kurang kompatibel pada Microsoft Edge dan Internet Explore. Tidak direkomendasikan menggunakan kedua browser tersebut._
Sebenarnya anda bisa membuatnya langsung dari HP maupun melalui Laptop. Saya sarankan agar menggunakan laptop. Tutorial ini adalah cara membuat flight plan menggunakan Laptop.
Dibawah adalah langkah - langkah membuat flight plan pada dronedeploy.
Buka Browser, kemudian buka link www.dronedeploy.com. Pastikan anda sudah mendaftar akun
Klik pada tanda biru dibagian kiri bawah, kemudian pilih Plan a map flight.
Keterangan ;
Keterangan ;
Pada pengaturan lanjutan ini, kita bisa mengatur beberapa hal seperti dibawah ini.
Keterangan;
Bagi anda yang sudah punya Area of Interest (AOI) berupa data KMZ di Google Earth, anda bisa mengimportnya ke DroneDeploy. Caranya adalah sebagai berikut.
Pertama, silahkan buat sebuah polygon yang hendak anda jadikan Boundary atau Area Of Interest.
Drone Deploy hanya bisa memabaca file SHP dan KML, sementara data KMZ tidak disupport. Bagaimana menciptakan data KML dari KMZ?
Klik kanan pada polygon yang tadi dibuat, kemudian _Simpan tempat sebagai_...
Kemudian simpan didalam folder dan pilih KML sebagai extensi file.
Pada Tutorial pemetaan menggunakan DroneDeploy dengan Base map ini, kita akan menggunakan KML yang sudah ada sebelumya.
Buka kembali dronedeploy.com, kemudian buat misi baru. Selanjutnya lihat dibagian bawah kiri. Ada pilihan import KML or SHP. Klik pilihan tersebut.
Kemudian, pilih file KML yang tadi sudah dibuat, dan klik Open.
Selanjutnya, tinggal di atur tinggi dan lainnya. Jangan lupa untuk save misi setelah selesai mengedit.
Untuk mulai menerbangkan, silahkan nyalakan drone dan remot kontrol. Kemudian buka aplikasi DroneDeploy di smartphone kamu, dan buka misi yang sudah di save di komputer tadi.
Kemudian terbang.
Setelah selesai, kamu bisa lihat hasilnya.
Tutorial menerbangkan drone menggunakan Drone Deploy akan dibahas lebih lanjut pada artikel lainnya. Artikel ini hanya membahas tentang Tutorial pemetaan menggunakan DroneDeploy. Lebih tepatnya, cara membuat flight plan. Jika masih bingung, silahkan berdiskusi pada kolom komentar dibawah ini.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!
@liupurnomo
I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!


Pelajari aturan drone di Indonesia, syarat sertifikasi remote pilot RPC, pendaftaran wahana di Sidopi Go, dan tata cara mengurus izin terbang resmi.



Panduan lengkap cara download citra satelit resolusi tinggi gratis dari Google Maps dan sumber lain menggunakan Universal Map Downloader. Cocok untuk pemetaan drone dan GIS.



Pelajari aneka jenis drone dan klasifikasi UAV terlengkap di Indonesia mulai dari bobot, konfigurasi sayap, daya jangkau, hingga perizinan terbang operasional.



Langkah-langkah praktis mengolah data drone di Agisoft Metashape, cocok untuk pemula hingga mahir.



Pemerintah mengesahkan UU No. 21 Tahun 2025 untuk menata ruang udara nasional, batas vertikal 110 kilometer, hingga aturan wahana udara.

Aplikasi berbasis web ini menawarkan kepada pengguna cara instan dalam pemetaan menggunakan drone. Mulai dari merencanakan penerbangan, pengolahan data, sampai pada export data hasil penerbangan. Untuk pemula yang baru mengenal drone, sebaiknya pelajari dulu tips drone untuk pemula sebelum melanjutkan tutorial ini.





