
DRNLogbook entry· 3 min read
Wingcopter Perluas Jangkauan ke Pemetaan LiDAR
Wingcopter, perusahaan drone terkemuka, mengumumkan perluasan jangkauan operasionalnya dengan teknologi LiDAR untuk pemetaan dan survei yang lebih akurat.
3 min read

DRNLogbook entry· 3 min read
Wingcopter, perusahaan drone terkemuka, mengumumkan perluasan jangkauan operasionalnya dengan teknologi LiDAR untuk pemetaan dan survei yang lebih akurat.
Februari 2025 jadi momen penting buat Wingcopter—perusahaan drone asal Jerman yang udah terkenal dengan teknologi eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing). Mereka resmi mengumumkan bahwa sekarang Wingcopter juga masuk ke ranah survei LiDAR jarak jauh. Buat yang belum familiar, ini artinya mereka bisa bantu pemetaan dan pengumpulan data infrastruktur dengan sangat efisien, bahkan di area yang sulit dijangkau kendaraan biasa. Keren banget, kan?

Wingcopter 198 sekarang dibekali sistem LiDAR dan kamera super canggih. Dengan satu kali terbang, drone ini bisa memetakan infrastruktur sepanjang 60 km, sambil membawa sensor seberat 4,5 kg. Cocok banget buat pemetaan menggunakan drone di wilayah terpencil, vegetasi lebat, atau bahkan inspeksi aset industri yang lokasinya nggak bisa sembarangan dijangkau. Teknologi ini mirip dengan yang dibahas dalam artikel LiDAR untuk topografi menggunakan drone, namun dengan platform yang lebih canggih.
Bayangin, dalam satu misi BVLOS (Beyond Visual Line of Sight) selama 42 menit, Wingcopter 198 bisa memetakan area seluas 10,3 km²—itu setara dengan lebih dari 2.500 hektar! Dengan tingkat akurasi 10 mm dan presisi 5 mm, data yang dikumpulkan juga bisa dibilang nyaris tanpa cela.
Pengumuman resmi dilakukan di ajang GEO WEEK di Denver, Colorado—pameran teknologi geospasial internasional yang jadi tempat ngumpulnya para pemain besar di industri ini. Ansgar Kadura, Co-Founder dan Chief Strategy Officer Wingcopter, bilang bahwa konfigurasi terbaru Wingcopter 198 ini udah melalui ribuan jam uji coba dan sekarang lagi proses sertifikasi FAA di AS. Bahkan, drone ini punya umur pakai lebih dari 1.000 jam terbang! Bukan main.
Saya pernah ikut mendampingi tim yang lagi ngurus perizinan drone kargo di Palu, Sulawesi Tengah. Dari situ saya sadar banget, Indonesia butuh teknologi seperti ini. Banyak daerah di Indonesia yang sulit diakses, apalagi pasca bencana atau di lokasi tambang dan hutan. Pemetaan pakai drone canggih kayak Wingcopter ini bisa jadi solusi nyata.
Makanya, saya sangat berharap teknologi seperti ini bisa segera masuk ke Indonesia, bahkan lebih jauh lagi, semoga kita bisa punya pemain lokal yang nggak kalah keren! Karena, potensi kita tuh gede banget, tinggal butuh ekosistem yang mendukung.
Kalau kamu tertarik buat kolaborasi, atau sekadar pengen tahu lebih lanjut soal kemampuan Wingcopter dalam survei LiDAR, langsung aja cek ke:
🌐 www.wingcopter.com/surveying
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!
@liupurnomo
I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!


Pelajari aturan drone di Indonesia, syarat sertifikasi remote pilot RPC, pendaftaran wahana di Sidopi Go, dan tata cara mengurus izin terbang resmi.



Panduan lengkap cara download citra satelit resolusi tinggi gratis dari Google Maps dan sumber lain menggunakan Universal Map Downloader. Cocok untuk pemetaan drone dan GIS.



Pelajari aneka jenis drone dan klasifikasi UAV terlengkap di Indonesia mulai dari bobot, konfigurasi sayap, daya jangkau, hingga perizinan terbang operasional.



Langkah-langkah praktis mengolah data drone di Agisoft Metashape, cocok untuk pemula hingga mahir.



Pemerintah mengesahkan UU No. 21 Tahun 2025 untuk menata ruang udara nasional, batas vertikal 110 kilometer, hingga aturan wahana udara.


Di Brasil, minat terhadap Wingcopter 198 udah tinggi banget. Mitra mereka di sana, Synerjet, sampai bikin aplikasi khusus buat inspeksi aset, monitoring vegetasi, dan pemetaan industri. Mereka manfaatin fitur LiDAR dengan sudut pandang 100 derajat dan pulsa yang bisa tembus 2,4 juta per detik. Ada juga pemindaian tiga arah—nadir, +10° ke depan, dan -10° ke belakang—yang bikin hasil pemetaan jadi super detil, bahkan di tempat ekstrem kayak tebing, jalur kereta, sampai hutan lebat.

