Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 20 OCTTTRDownload Citra Satelit Landsat Menggunakan GloVisOn time
  2. 20 OCTNWSKemhan dan Media Tinjau Kesiapan Pesawat N219 di PTDI BandungOn time
  3. 20 OCTTTRCitra Satelit Gratis untuk Pemetaan dan Analisis SpasialOn time
  4. 20 OCTTCHPeta Satelit Terbaik untuk Melihat Permukaan BumiOn time
  5. 20 OCTTTRCara Download Citra Landsat di USGS Earth Explorer LengkapOn time
All departures
Serangan Drone di Sudan Tewaskan Lebih dari 160 Orang

NWSLogbook entry

Serangan Drone di Sudan Tewaskan Lebih dari 160 Orang

Gelombang serangan pesawat tanpa awak di berbagai wilayah Sudan menewaskan lebih dari 160 orang, menyasar fasilitas transportasi hingga permukiman warga.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 20 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #Sudan
  • #Drone Militer
  • #Konflik Sudan
  • #pbb
  • #Rapid Support Forces

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

KHARTOUM, Senin (19/10/2026), gelombang serangan pesawat tanpa awak atau drone di berbagai wilayah Sudan menewaskan lebih dari 160 orang dalam beberapa hari terakhir. Serangan udara tersebut menyasar permukiman warga sipil hingga simpul transportasi umum di kawasan barat dan ibu kota Khartoum.

Kelompok pemantau kekerasan sipil Emergency Lawyers melaporkan, serangan drone di Khartoum pada Senin menewaskan tiga anak. Di kawasan barat Sudan, lebih dari 160 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempuran udara yang meningkat sejak Jumat (16/10/2026).

Insiden paling mematikan terjadi pada Minggu (18/10/2026) malam di dekat pasar Kota al-Dabba, Negara Bagian Kordofan Barat. Wilayah tersebut berada di bawah kendali pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

Serangan drone menghantam pusat angkutan saat para warga berkumpul mencari tumpangan pulang usai hari pasar, menewaskan 80 orang seketika di lokasi. Sebanyak 47 korban luka dilarikan ke Kota al-Mujlad, tetapi 30 korban di antaranya kemudian meninggal dunia akibat luka parah.

Militer Ukraina Pertama Kali Evakuasi Prajurit Terluka Pakai Drone

Baca juga

Militer Ukraina Pertama Kali Evakuasi Prajurit Terluka Pakai Drone

News

Administrasi bentukan RSF, Tasis, bersama Emergency Lawyers menuduh militer pemerintah Sudan melancarkan serangan udara di al-Dabba tersebut.

Warga berdiri di depan bangunan yang hancur akibat serangan drone di Sudan
Warga memeriksa bangunan yang hancur akibat serangan di Sudan.

Sasaran Infrastruktur dan Pengungsi

Serangan udara juga menyasar infrastruktur strategis dan konsentrasi pengungsi di wilayah lain. Sumber militer menyebutkan sistem pertahanan udara berhasil mencegat beberapa drone RSF yang menargetkan Bendungan Atbara dan Setit di Negara Bagian Gadarif, sekitar 420 kilometer sebelah timur Khartoum, pada Minggu.

Pada Senin dini hari, serangan drone menghantam kubu RSF di Nyala, ibu kota Darfur Selatan. Sebanyak 17 orang meninggal dunia, termasuk tujuh perwira RSF, dan 23 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sebelumnya pada Jumat, serangan drone milik RSF menghantam perkumpulan pengungsi di Provinsi Blue Nile, dekat perbatasan Ethiopia. Serangan tersebut merenggut 41 korban jiwa.

Sponsored

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk keras eskalasi serangan udara yang terus memakan korban dari kalangan masyarakat umum tersebut.

"Kami sangat cemas atas berlanjutnya serangan drone mematikan di seluruh negeri yang menewaskan warga sipil, termasuk anak-anak, serta mengganggu layanan penting," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric.

Eskalasi Konflik Bersenjata

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Konflik bersenjata Sudan meletus sejak April 2023 akibat perselisihan rencana integrasi RSF ke dalam tubuh militer antara Pemimpin Militer Abdel Fattah al-Burhan dan Komandan RSF Mohamed Hamdan Dagalo atau Hemedti. Pada Juni 2026, pengadilan menjatuhkan vonis mati secara in absentia kepada Hemedti atas tuduhan kejahatan perang.

Data pemantau konflik ACLED mencatat perang berkepanjangan ini telah menewaskan sedikitnya 59.000 orang. Sebanyak 13 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan 33,7 juta jiwa memerlukan bantuan pangan mendesak tahun ini, termasuk 17,3 juta anak-anak.

Menanggapi eskalasi itu, Amerika Serikat mendesak Dewan Keamanan PBB memberlakukan jeda kemanusiaan dan memperluas embargo senjata ke Sudan. Namun, rencana perluasan sanksi senjata tersebut ditolak oleh China dan Rusia dalam pembahasan di markas PBB.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS20 Oct 2026Militer Ukraina Pertama Kali Evakuasi Prajurit Terluka Pakai DroneMiliter Ukraina mencatat sejarah dengan mengevakuasi seorang prajurit terluka dari garis depan pertempuran memakai drone heksakopter kelas berat.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSDRN18 Oct 2026Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak RusiaSerangan drone Ukraina menghantam terminal minyak St. Petersburg di Rusia. Operasi jarak jauh ini tetap berjalan meski ada pembatasan sistem Starlink.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSDRN18 Oct 2026Drone Mendarat Tanpa GPS di Kapal Perang Berhasil DiujiAngkatan Laut AS melalui NAWCAD berhasil menguji coba drone mendarat tanpa GPS di kapal perang yang bergerak. Sistem otonom ini mengandalkan kamera standar dan algoritma pelacak dek kapal.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSDRN18 Oct 2026Insiden Drone di Lituania dan Ancaman Ruang Udara NATOInsiden drone di Lituania memicu pengerahan jet tempur NATO setelah kontak radio target hilang di dekat perbatasan Latvia. Peristiwa ini mempertegas rawannya penetrasi wahana nirawak di koridor udara perbatasan Eropa Timur.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  1. WPT 01Sasaran Infrastruktur dan Pengungsi
  2. WPT 02Eskalasi Konflik Bersenjata

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 20 OCTTTRDownload Citra Satelit Landsat Menggunakan GloVisOn time
  2. 20 OCTNWSKemhan dan Media Tinjau Kesiapan Pesawat N219 di PTDI BandungOn time
  3. 20 OCTTTRCitra Satelit Gratis untuk Pemetaan dan Analisis SpasialOn time
  4. 20 OCTTCHPeta Satelit Terbaik untuk Melihat Permukaan BumiOn time
  5. 20 OCTTTRCara Download Citra Landsat di USGS Earth Explorer LengkapOn time
All departures

Peningkatan penggunaan pesawat tanpa awak memperlihatkan dinamika baru drone dan perang modern yang kini meluas di kawasan tersebut. Pertumbuhan alutsista nirawak selaras dengan tren pengadaan drone militer Afrika yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.