Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 29 OCTNWSSistem Pertahanan Antidrone Inggris Hadapi Celah RegulasiOn time
  2. 29 OCTEDTDrone Pemantau Kualitas Air RID Thailand Ubah Riset WadukOn time
  3. 29 OCTNWSDewan Kota Madison Setujui Hibah Drone Tanggap Darurat PolisiOn time
  4. 29 OCTNWSPerusahaan Ukraina Kembangkan Drone AI Otonom Lupynis untuk Hadapi RusiaOn time
  5. 29 OCTNWSToei Kisen Uji Drone AI untuk Inspeksi Lambung KapalOn time
All departures
Qisda Raih Kontrak Drone dan Siapkan Pabrik Taoyuan untuk 2027

NWSLogbook entry

Qisda Raih Kontrak Drone dan Siapkan Pabrik Taoyuan untuk 2027

Qisda meraih pesanan drone patroli keamanan dan menyiapkan pabrik di Taoyuan untuk produksi massal. Target pengiriman bulanan dipatok melampaui 1.000 unit pada 2027.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 29 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

NOTAMContent noticeREF C4139
Q)

Info only · Claim, credit, or removal on request

E)

Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi. Kalau kamu pemilik gambar atau konten di halaman ini dan ingin mengklaim, meminta kredit, atau meminta penghapusan, saya terbuka untuk permintaan itu. Silakan hubungi saya.

This article is shared for informational purposes. If you own an image or content on this page and would like to claim it, request credit, or ask for its removal, I am open to that. Please contact me.

Contact tower[email protected]WhatsAppFull notice

Frequencies

  • #Qisda
  • #Drone
  • #Taiwan
  • #Ko Shu-fen
  • #Manufaktur Drone

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan PenggunaanContent Notice
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

TAIPEI, [CEK: Hari] (29/10/[CEK: Tahun]). Perusahaan manufaktur teknologi asal Taiwan, Qisda, resmi mengantongi pesanan drone patroli keamanan. Perusahaan kini menyiapkan lini produksi di Taoyuan untuk memacu pengiriman massal.

Pabrik di Taoyuan disiapkan guna mengejar target kapasitas pengiriman hingga melampaui 1.000 unit per bulan pada 2027. Bisnis baru ini telah dikembangkan secara mandiri selama lebih dari dua tahun demi menangkap peluang pasar perangkat nirawak.

Kabar penerimaan pesanan tersebut mendorong saham Qisda menyentuh batas atas kenaikan harian pada level 32,8 dollar Taiwan pada 29 Oktober. Volume perdagangan harian melonjak cepat mencapai 30.000 lot dari hari sebelumnya yang tercatat 6.100 lot.

Target Pasar dan Produksi

General Manager Qisda Ko Shu-fen menyatakan tahun 2027 akan menjadi periode lepas landas bagi bisnis pesawat nirawak perusahaannya. Seluruh unit pesanan patroli keamanan akan dikirim memakai merek mandiri Qisda melalui fasilitas desain dan manufaktur internal.

Dewan Kota Madison Setujui Hibah Drone Tanggap Darurat Polisi

Baca juga

Dewan Kota Madison Setujui Hibah Drone Tanggap Darurat Polisi

News

"Kami mendorong lebih keras tahun ini dan meninjau kemajuan setiap pekan," tutur Ko dalam seminar tren perkembangan industri yang digelar Institut Riset Teknologi Industri (ITRI).

Ia menyebutkan bahwa perusahaan sebelumnya meneken nota kesepahaman kerja sama dengan pemesan luar negeri pada Agustus. Setelah itu, pesanan baru datang dari mitra sektor pengamanan berskala besar untuk kebutuhan inspeksi patroli.

Menurut Ko, lini perakitan di Taoyuan memiliki konfigurasi yang fleksibel untuk ditambah bertahap sesuai volume pemesanan. Tim riset internal yang melapor langsung ke kantor general manager saat ini diperkuat hampir 100 orang, dengan 20 staf inti yang mengawal pengembangan produk.

Rantai Pasok dan Peluang Pengadaan

Qisda membagi jalur perakitan menjadi dua opsi spesifikasi, yaitu rantai pasok sepenuhnya non-China dan versi hibrida yang mengoptimalkan komponen lokal Taiwan. Kebijakan ini disiapkan untuk melayani pembeli yang mensyaratkan pemisahan total dari komponen asal China.

Sponsored

Di dalam negeri, Biro Persenjataan Kementerian Pertahanan Taiwan merencanakan pengadaan 48.750 unit drone komersial kelas militer sepanjang 2026 hingga 2027 dengan pagu NT$ 50 miliar atau sekitar 1,5 miliar dollar AS. Pengadaan tersebut tercatat sebagai pembelian drone terbesar dalam sejarah Taiwan.

Untuk pengadaan pemerintah lintas kementerian, Bank of Taiwan ditugaskan mengelola paket lelang senilai lebih dari NT$ 1 miliar atau sekitar 30,7 juta dollar AS. Qisda dinyatakan masuk ke dalam daftar 15 perusahaan yang lolos uji kualifikasi pengadaan tersebut.

Penguatan manufaktur ini melengkapi diversifikasi modal grup. Qisda menanamkan investasi pada produsen drone pertanian Chingrang Technology, pabrikan proteksi kebakaran Xianglong Technology, serta produsen komponen motor Liujun Motor.

Petani Kalsel Dilatih Operasikan Drone Pertanian di Banjar

Baca juga

Petani Kalsel Dilatih Operasikan Drone Pertanian di Banjar

News

Perluasan ke Robotika Fisik

Ketua ITRI Wu Cheng-chung menyatakan bahwa persaingan industri teknologi berikutnya berpusat pada kemampuan integrasi kecerdasan buatan dari ranah digital ke perangkat fisik. ITRI membentuk Konsorsium Sistem Kendaraan Nirawak Taiwan (TUVSC), dengan Qisda sebagai salah satu pendiri, untuk mempercepat perolehan sertifikasi internasional Green UAS bersama AUVSI.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Ko menambahkan, teknologi nirawak disiapkan untuk menjawab kendala kelangkaan tenaga kerja akibat penurunan populasi, keselamatan kerja di medan berisiko, serta efisiensi operasional. Selain drone pembersih fasad gedung tinggi dan logistik obat, Qisda menjadwalkan peluncuran purwarupa robot berkaki empat pada awal 2027.

Dari lantai bursa, analis Yunda Investment Consulting Chen Shih-hui menilai akumulasi beli bersih oleh investor asing sebanyak 8.469 lot selama lima hari perdagangan menjadi indikator positif pergerakan saham Qisda. Kendati demikian, ia mengingatkan pemodal untuk mengantisipasi potensi tekanan jual jangka pendek jika indeks saham global berfluktuasi.

Qisda mengagendakan konferensi investor secara daring pada 9 November untuk memaparkan kinerja keuangan kuartal ketiga. Manajemen diperkirakan menyampaikan rincian kontrak baru, utilisasi pabrik Taoyuan, dan peta jalan komersialisasi divisi robotika.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS29 Oct 2026Dewan Kota Madison Setujui Hibah Drone Tanggap Darurat PolisiDewan Kota Madison menyetujui pengajuan hibah federal 200.000 dollar AS bagi kepolisian untuk mendanai uji coba program drone tanggap darurat pertama.Via #DroneDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS29 Oct 2026Petani Kalsel Dilatih Operasikan Drone Pertanian di BanjarBPSPTPH Kalimantan Selatan menggelar Sekolah Lapang Pelatihan Praktis Alsintan untuk melatih petani mengoperasikan drone pertanian di Kabupaten Banjar.Via #DroneDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS28 Oct 2026China Perketat Kontrol Ekspor Drone dan Komponen Mulai November 2026Pemerintah China memperketat regulasi ekspor drone, mesin, autopilot, dan sistem komunikasi mulai 18 November 2026. Kebijakan ini mewajibkan verifikasi ketat pengguna akhir serta memperketat izin komponen berkinerja tinggi.Via #DroneDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS18 Oct 2026Drone Petugas Padamkan Karhutla 200 Ekar di Missouri Usai Api Melompati SungaiDrone pemadam kebakaran Logan-Rogersville mendeteksi lompatan api melintasi sungai pada kebakaran lahan 200 ekar di Stone County, Missouri.Via #DroneDuration--Boarding
  1. WPT 01Target Pasar dan Produksi
  2. WPT 02Rantai Pasok dan Peluang Pengadaan
  3. WPT 03Perluasan ke Robotika Fisik

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 29 OCTNWSSistem Pertahanan Antidrone Inggris Hadapi Celah RegulasiOn time
  2. 29 OCTEDTDrone Pemantau Kualitas Air RID Thailand Ubah Riset WadukOn time
  3. 29 OCTNWSDewan Kota Madison Setujui Hibah Drone Tanggap Darurat PolisiOn time
  4. 29 OCTNWSPerusahaan Ukraina Kembangkan Drone AI Otonom Lupynis untuk Hadapi RusiaOn time
  5. 29 OCTNWSToei Kisen Uji Drone AI untuk Inspeksi Lambung KapalOn time
All departures

Pemisahan rantai pasok kian mengemuka di pasar global di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan arus pasokan perangkat keras ini terjadi seiring kebijakan saat China perketat kontrol ekspor drone dan komponen. Di sisi lain, pergeseran rantai pasok komponen juga menandai bagaimana industri drone Asia Tenggara memasuki babak operasional baru.

Peluang ekspor terbuka ke sejumlah negara mitra seperti Jepang. Pabrikan Jepang ACSL telah meraih kontrak pengadaan dari kementerian pertahanan setempat dan mulai memperbesar belanja motor penggerak serta baterai buatan Taiwan. Kebutuhan perangkat non-China ini menjadi ruang ekspansi bagi deretan perusahaan drone terbaik di luar kawasan daratan.