HomeBlogTutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Table of Contents

Tulisan Terbaru

Harga Pemetaan Drone Terbaru serta Biaya per Hektar

Drone

Remote Pilot Career Path untuk Membangun Karir Profesional di Industri Drone

Drone

Pelatihan Remote Pilot Drone Resmi Sertifikasi DKPPU 2 November 2026

Drone

Panduan Lengkap Sertifikat Remote Pilot Drone DKPPU

Drone

Panduan Fitur Fly Zone di Drone Indonesia untuk Pilot

Drone
Data Spasial dalam SIG, Jenis, Format, dan Sumber Data

EDTLogbook entry

Data Spasial dalam SIG, Jenis, Format, dan Sumber Data

Data spasial menyajikan informasi lokasi geografis objek di permukaan bumi. Pahami format raster, vektor, serta sumber akuisisi data dari survei terestrial hingga aerial survey drone.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 13 Oktober 2026
Editorial

Sponsored

Frequencies

  • #data spasial
  • #raster
  • #vektor
  • #sistem informasi geografis
  • #Pemetaan Drone
  • #aerial survey
  • #geospasial

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
DMCA.com Protection Status

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator
0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

Data spasial adalah informasi yang mengidentifikasi posisi geografis, bentuk, dan karakteristik objek di permukaan bumi melalui koordinat tertentu.

Sistem Informasi Geografis memakai informasi posisi tersebut untuk memetakan wilayah, mengukur luas batas lahan, dan menganalisis fenomena lingkungan secara presisi.

Di Indonesia, pengelolaan data keruangan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial.

Sumber Data Spasial dan Metode Pemetaan di Lapangan

Sumber data spasial diperoleh melalui survei terestrial, penginderaan jauh berbasis satelit, serta survei udara menggunakan pesawat tanpa awak. Ketiga metode pengukuran tersebut menyediakan masukan data mentah dengan skala resolusi dan tingkat ketelitian yang berbeda.

UU Pengelolaan Ruang Udara, Taring baru TNI AU

Baca juga

UU Pengelolaan Ruang Udara, Taring baru TNI AU

Editorial

Berikut adalah tiga metode pemetaan utama untuk memperoleh data spasial:

Selain fotogrametri, survei udara juga dapat memanfaatkan sensor laser pemancar gelombang cahaya. Pembahasan metode laser ini dapat dipelajari pada ulasan LiDAR untuk topografi menggunakan drone.

Mengapa Data Spasial Memerlukan Data Attribut

Data spasial membutuhkan data attribut untuk memberikan keterangan teks maupun angka terkait objek yang dipetakan pada koordinat tertentu. Koordinat lokasi hanya menunjukkan posisi titik, garis, atau bidang tanpa memberi tahu nama pemilik, jenis tanah, atau tahun pengukuran.

Integrasi antara data koordinat dan data attribut memudahkan pembuatan basis data yang rapi.

Sponsored

Batas poligon persil tanah memuat informasi attribut berupa nomor sertifikat, luas bidang, dan nama pemilik lahan. Anda bisa menghubungkan data hasil survei lapangan langsung ke dalam tabel attribut pada perangkat lunak pemetaan.

Perbedaan Format Raster dan Vektor dalam Pemetaan

Format raster merepresentasikan objek bumi melalui susunan piksel kisi beresolusi teratur, sedangkan format vektor memakai koordinat titik, garis, dan poligon geometris.

Format raster sangat cocok untuk data kontinu dengan perubahan gradasi yang halus, sedangkan vektor cocok untuk data batas diskret yang memiliki tepian tegas.

Berikut adalah tabel perbandingan karakteristik format raster dan format vektor:

Dengung Penyelamat di Tengah Krisis

Baca juga

Dengung Penyelamat di Tengah Krisis

Editorial

Pilot drone menghasilkan citra ortofoto berformat raster setelah memproses foto udara dalam pemetaan menggunakan drone.

Nilai ukuran tiap piksel di lapangan dihitung memakai ukuran sensor serta jarak terbang melalui fitur GSD Calculator sebelum misi terbang dimulai.

Cara Mengolah Data Spasial dari Drone Menjadi Peta Siap Pakai

Pengolahan data spasial memerlukan urutan kerja terstruktur agar akurasi posisi horizontal dan vertikal tetap sesuai standar teknis. Tahapan pengolahan data geospasial melibatkan langkah berikut:

Integrasi alur kerja ini diterapkan secara luas pada proyek inventarisasi lahan dan kegiatan pemetaan menggunakan drone di berbagai sektor industri.

Sponsored

Saya biasanya melakukan digitasi data hasil drone menggunakan software Arcgis, untuk mendapatkan data vektor.

Contoh Pemanfaatan Data Spasial di Berbagai Sektor Industri

Sektor kehutanan, infrastruktur, perkebunan, dan tata ruang memanfaatkan data spasial untuk menghitung volume timbunan, memonitor tutupan vegetasi, dan menetapkan zonasi wilayah.

Tim perencanaan wilayah dapat menumpangsusunkan layer kemiringan lereng dengan peta kawasan lindung untuk menentukan lokasi pembangunan yang aman.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Di tingkat pedesaan, data koordinat berformat poligon membantu penetapan batas teritorial desa secara definitif agar sengketa wilayah berkurang.

Alur kerja penetapan batas wilayah ini dipaparkan lengkap pada artikel alur pemetaan batas desa mengunakan drone.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Author profile picture

Liu Purnomo

@liupurnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Related Posts

UU Pengelolaan Ruang Udara, Taring baru TNI AU
Liu Purnomo
Liu PurnomoinEditorial

UU Pengelolaan Ruang Udara, Taring baru TNI AU

Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara yang baru disahkan memberikan kewenangan khusus kepada TNI AU dalam penyidikan pelanggaran wilayah udara. Bagi para pelanggar yang selama ini bebas terbang tanpa izin di zona terlarang, era "main-main" sudah berakhir. Jeratan hukum kini menanti mereka yang masih nekat melanggar kedaulatan langit Indonesia.

11 bulan yang lalu0
UU Pengelolaan Ruang Udara, Taring baru TNI AU
Dengung Penyelamat di Tengah Krisis
Liu Purnomo
Liu PurnomoinEditorial

Dengung Penyelamat di Tengah Krisis

Pesawat nirawak telah bertransformasi dari alat perang menjadi "Dengung Penyelamat" yang menyelamatkan nyawa. Dari Wuhan hingga Malawi, dari ruang isolasi pandemi hingga reruntuhan bencana, drone kini hadir sebagai utusan harapan ketika jarak dan bahaya memisahkan manusia dari pertolongan.

11 bulan yang lalu0
Dengung Penyelamat di Tengah Krisis
Ketika AI "coding assistant" Menggerus Kemampuan Pemrograman
Liu Purnomo
Liu PurnomoinEditorial

Ketika AI "coding assistant" Menggerus Kemampuan Pemrograman

Penggunaan AI untuk coding meningkatkan produktivitas hingga 55 persen, namun penelitian terbaru mengungkap dampak tersembunyi: penurunan kemampuan berpikir kritis dan risiko kesepian digital di kalangan software engineer.

11 bulan yang lalu0
Ketika AI "coding assistant" Menggerus Kemampuan Pemrograman
JavaScript dan Dominasi Web Modern
Liu Purnomo
Liu PurnomoinEditorial

JavaScript dan Dominasi Web Modern

JavaScript telah menjadi bahasa pemrograman paling populer di dunia sejak lebih dari satu dekade terakhir. Dari awalnya diciptakan hanya dalam 10 hari, kini bahasa ini menopang hampir seluruh ekosistem web modern.

11 bulan yang lalu0
JavaScript dan Dominasi Web Modern
Howard Hughes, Jenius Eksentrik yang Mengubah Dunia Penerbangan
Liu Purnomo
Liu PurnomoinEditorial

Howard Hughes, Jenius Eksentrik yang Mengubah Dunia Penerbangan

Howard Hughes bernama lengkap Howard Robard Hughes, Jr. (24 Desember 1905 – 5 April 1976) adalah seorang penerbang, insinyur, industrialis, produser film, sutradara film, filantropis Amerika Serikat dan salah satu orang terkaya di dunia.

hampir 6 tahun yang lalu0
Howard Hughes, Jenius Eksentrik yang Mengubah Dunia Penerbangan

Table of Contents

  • Sumber Data Spasial dan Metode Pemetaan di Lapangan
  • Mengapa Data Spasial Memerlukan Data Attribut
  • Perbedaan Format Raster dan Vektor dalam Pemetaan
  • Cara Mengolah Data Spasial dari Drone Menjadi Peta Siap Pakai
  • Contoh Pemanfaatan Data Spasial di Berbagai Sektor Industri

Sponsored

Tulisan Terbaru

  • Harga Pemetaan Drone Terbaru serta Biaya per Hektar
    Drone
  • Remote Pilot Career Path untuk Membangun Karir Profesional di Industri Drone
    Drone
  • Pelatihan Remote Pilot Drone Resmi Sertifikasi DKPPU 2 November 2026
    Drone
  • Panduan Lengkap Sertifikat Remote Pilot Drone DKPPU
    Drone
  • Panduan Fitur Fly Zone di Drone Indonesia untuk Pilot
    Drone
  1. Pemetaan Terestrial, yaitu pengukuran langsung di atas permukaan tanah memakai alat total station dan receiver GNSS Geodetik. Metode ini menghasilkan koordinat titik dengan ketelitian milimeter hingga sentimeter untuk area yang relatif sempit.
  2. Penginderaan Jauh Satelit, yaitu perekaman permukaan bumi menggunakan sensor satelit optik maupun radar dari luar angkasa. Praktisi pemetaan dapat memanfaatkan data ini dengan mengikuti panduan cara download citra satelit untuk pemantauan regional skala pulau atau provinsi.
  3. Aerial Survey Menggunakan Drone, yaitu pemotretan udara resolusi tinggi menggunakan wahana tanpa awak untuk menghasilkan ortofoto, Digital Surface Model, dan point cloud. Metode survei udara ini menjadi pilihan populer karena waktu akuisisi lapangan yang sangat cepat serta menghasilkan kerapatan piksel sentimeter.
Pengamatan menggunakan Total Station
Pengamatan menggunakan Total Station
ParameterFormat RasterFormat Vektor
Struktur dasarSusunan sel piksel berbentuk gridTitik (point), garis (line), poligon (polygon)
Contoh format fileGeoTIFF, JPEG, PNG, ECWShapefile (SHP), GeoJSON, KML, DXF
Representasi dataData ketinggian (DEM), citra satelit, ortofotoBatas persil tanah, jalan, sungai, sebaran tiang listrik
Hubungan resolusiBergantung pada ukuran piksel atau Ground Sampling DistanceBebas dari pikselasi saat diperbesar
Kapasitas penyimpananRelatif besar untuk area luas beresolusi tinggiRelatif kecil dan ringan untuk dibuka
  1. Mengunduh data foto udara serta catatan log koordinat pemotretan dari wahana drone.
  2. Memasukkan seluruh foto udara ke perangkat lunak fotogrametri, seperti yang dibahas pada tutorial Agisoft untuk tahapan penyejajaran foto udara.
  3. Memasukkan koordinat Ground Control Point hasil pengukuran GNSS Geodetik untuk rektifikasi posisi koordinat global [CEK].
  4. Menghasilkan luaran raster berupa ortomosaik tegak dan Digital Surface Model dengan sistem referensi koordinat WGS 1984 atau UTM zona lokal.
  5. Mendigitasi objek batas fisik di atas citra ortomosaik menjadi format vektor untuk keperluan analisis spasial lanjutan.
Apa komponen utama penyusun data spasial?
Komponen utama penyusun data spasial mencakup informasi posisi geografis berdasar sistem koordinat, data attribut yang menerangkan objek, serta dimensi temporal yang mencatat waktu perekaman data.
Kapan format raster lebih diutamakan daripada format vektor?
Format raster lebih diutamakan saat menampilkan data permukaan elevasi tanah, data gradasi suhu permukaan, dan foto udara hasil perekaman sensor kamera atau satelit.
Apa keunggulan survei drone dibanding citra satelit?
Survei drone menghasilkan resolusi spasial sentimeter per piksel serta bebas dari gangguan tutupan awan karena terbang di bawah lapisan kabut.
Mengapa sistem proyeksi koordinat penting dalam data spasial?
Sistem proyeksi koordinat memastikan letak titik di peta bulat bumi terproyeksikan secara tepat pada bidang datar tanpa distorsi ukuran dan arah yang berlebihan.
Apakah format shapefile bisa menyimpan informasi ketinggian?
Shapefile dapat menyimpan informasi ketinggian dengan memakai tipe geometri PointZ, PolylineZ, atau PolygonZ yang memiliki nilai koordinat z pada tiap vertex titiknya.