
DRNLogbook entry· 3 min read
Tutorial Agisoft - Cara Mengolah Data Drone
Langkah-langkah praktis mengolah data drone di Agisoft Metashape, cocok untuk pemula hingga mahir.
3 min read
Departures

DRNLogbook entry· 3 min read
Langkah-langkah praktis mengolah data drone di Agisoft Metashape, cocok untuk pemula hingga mahir.
Agisoft Metashape adalah software yang digunakan untuk mengolah data drone dalam proses pemetaan menggunakan drone. Software ini sangat mudah digunakan dan memiliki banyak fitur.
Tutorial Agisoft kali ini akan membahas bagaimana menghasilkan citra dari data penerbangan drone. Jika Anda baru memulai, pastikan Anda sudah memahami tips drone untuk pemula sebelum melanjutkan ke tahap pengolahan data.
Video tutorial ini berisi langkah - langkah lengkap mengenai bagaimana mengolah data drone.
Mulai dari import photo hasil drone, sampai dengan export data TIFF.
Kali ini, kita akan dipandu menggunakan video.
Agisoft Photoscan adalah sebuah software yang berguna untuk mengolah foto udara yang direkam menggunakan drone.
Dari data drone tersebut, dapat dihasilkan orthofoto, titik tinggi (elevation point clouds) dan DEM resolusi tinggi serta dapat ditampilkan secara 3D.
Adapun langkah - langkah pada video Tutorial Agisoft ini adalah sebagai berikut:
Align foto digunakan untuk identifikasi titik – titik yang ada di gambar. Proses ini akan membuat matching point dari 2 atau lebih foto. Proses ini menghasilkan 3D model awal dan sparse point clouds yang akan digunakan untuk tahapan berikutnya.
Accuracy = Memilih tinggkat akurasi kecocolan titik dalam proses macthing point Low : Akurasi lemah, proses cepat Medium : akurasi sedang proses sedang High : Akurasi bagus, Proses lambat Pair Selection = tipe kecocokan point yang dipilih Generic : untuk foto yang sudah built in geotagged (DJI dll sudah ada GPS di kamera) Ground Control : untuk foto dengan geo tangged manual
Dense Clouds adalah kumpulan titik tinggi dalam jumlah ribuan hingga jutaan titik. Dense Clouds nantinya dapat diolah lebih lanjut untuk menghasilkan Digital Surface Model, Digital terrain Model dan Orthophoto.
Depth Filtering adalah tindakan yang kita gunakan untuk titik tinggi yang dianggap sebagai noise (outliers). Biasanya noise ini dikenal karena anomali, jauh tinggi dari titik lain disekitarnya.
Mild = Digunakan untuk 3D model yang banyak detail dan Kompleks Aggressive = untuk model 3D yang lebih sederhana
Mesh atau 3D adalah modal untuk membuat DEM, baik DSM, DTM maupun orthophoto, Mesh juga bsia di export kedalam software lain seperti sketchup, AutoCAD atau ArcGIS.
Texture adalah model fisik 3D dari tampakan yang ada di area yang di cover oleh foto udara. Model Texture inilah yang akan ditampilkan dalam software seperti arcgis, skectfab dan lain-lain.
Setelah melakukan export DEM dan Orthophoto, maka ada beberapa trik lagi yang bisa dipelajari.
Salah satunya adalah membuat DTM.
Data yang dihasilkan melalui pengolahan diatas adalah data DSM.
DSM adalah singkatan dari Digital Surface Model. Model ini menghitung ketinggian permukaan. Sementara pekerjaan lebih detail biasanya membutuhkan data DTM.
DTM adalah singkatan dari Digitas Terrain Model. DTM inilah data dasar dari kontur. Dimana yang dihitung adalah tinggi permukaan.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.
