Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 26 OCTEDTPencitraan SWIR untuk Inspeksi dan Pemetaan ModernOn time
  2. 26 OCTNWSPlanet Luncurkan 20 Satelit Bersama SpaceX ke OrbitOn time
  3. 26 OCTNWSPeneliti Kembangkan Indeks Spektral Tanpa SWIR untuk Pemetaan MangroveOn time
  4. 26 OCTNWSUkraina Kembangkan Drone Relai Pemancar SinyalOn time
  5. 26 OCTNWSNigeria Berencana Beli 12 Drone Tempur Aksungur Asal TurkiOn time
All departures
Iran Pamerkan Pabrik Bawah Tanah Drone Arash dan Tembak Jatuh Pesawat Nirawak AS

NWSLogbook entry

Iran Pamerkan Pabrik Bawah Tanah Drone Arash dan Tembak Jatuh Pesawat Nirawak AS

Militer Iran memamerkan fasilitas bawah tanah drone Arash dan menembak jatuh drone pengintai AS di Bandar Abbas di tengah ancaman serangan Donald Trump.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 26 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #Iran
  • #Amerika Serikat
  • #Drone Militer
  • #Amir Hatami
  • #Donald Trump

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

TEHERAN, Minggu (25/10/2026) - Militer Iran memamerkan fasilitas produksi bawah tanah pesawat nirawak serang Arash dan menembak jatuh drone Amerika Serikat di Bandar Abbas saat tensi militer kedua negara meningkat.

Kantor berita Tasnim melaporkan pada Minggu (25/10/2026) bahwa pesawat tanpa awak yang dijatuhkan di Bandar Abbas merupakan drone jenis LUCAS buatan Amerika Serikat. Insiden penembakan jatuh tersebut berlangsung ketika hubungan kedua pihak kembali berada di ambang konfrontasi terbuka.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Washington membuka kemungkinan untuk melancarkan serangan terhadap Teheran atau mengambil opsi kesepakatan. Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada awak media di Washington pada Sabtu (24/10/2026).

"Kami sedang mempertimbangkan untuk melakukannya, mungkin besok," kata Trump saat ditanya mengenai kemungkinan serangan terhadap sasaran di Iran.

Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS dan Ancam Kabel Internet Hormuz

Baca juga

Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS dan Ancam Kabel Internet Hormuz

News

Trump menolak memberikan jadwal pasti tindakan militer negaranya. Pesawat tempur dari gugus tempur kapal induk USS George Washington dilaporkan The Wall Street Journal telah disiagakan untuk mengantisipasi perintah operasi.

Produksi Bawah Tanah dan Uji Coba Arash

Menghadapi potensi ancaman, militer Iran memperlihatkan fasilitas produksi bawah tanah untuk drone serang satu arah Arash. Video resmi yang dirilis memperlihatkan puluhan unit pesawat nirawak berjejer di dalam terowongan bawah tanah saat ditinjau petinggi militer.

Pengembangan teknologi tanpa awak ini menjadi bagian dari adaptasi kekuatan Teheran dalam menghadapi konfrontasi regional, sebagaimana diulas dalam dinamika kapabilitas drone Iran di Inggris dan penarikan B-1B.

Panglima Angkatan Darat Republik Islam Iran Mayor Jenderal Amir Hatami meninjau langsung kesiapan lini produksi tersebut. Hatami menyebut industri nirawak Iran telah bertransformasi dari riset kementerian menjadi kolaborasi industri nasional bersama universitas dan perusahaan berbasis teknologi.

Sponsored

"Kami dapat mengatakan bahwa kami telah mencapai tingkat kematangan yang baik dalam bidang drone dan sistem nirawak secara umum," ujar Hatami.

Menurut laporan Pars Today pada Sabtu (24/10/2026), varian terbaru Arash membawa peningkatan hulu ledak dari 50 kilogram menjadi 100 kilogram. Drone ini disiapkan untuk menghantam sasaran bernilai tinggi seperti hanggar pesawat, tangki bahan bakar, dan bangunan pangkalan musuh.

Model Arash terdahulu memiliki daya jangkau operasional hingga 2.000 kilometer dengan peluncur bergerak berbentuk kontainer. Peningkatan sistem navigasi terbaru diklaim memadukan kecerdasan buatan, sensor termal, dan optik agar tetap presisi meski menghadapi gangguan sinyal satelit.

Strategi Peperangan Asimetris

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata sekaligus Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya Mayor Jenderal Ali Abdollahi menegaskan bahwa evaluasi konflik sebelumnya menjadi dasar penguatan pertahanan. Abdollahi meninjau fasilitas drone bersama Hatami untuk memastikan kesiapan respons tempur.

Militer Ukraina Evakuasi Prajurit Terluka Menggunakan Drone Angkut

Baca juga

Militer Ukraina Evakuasi Prajurit Terluka Menggunakan Drone Angkut

News

Abdollahi menyatakan angkatan bersenjata Iran siap memberikan balasan yang lebih tegas jika kedaulatan negara dilanggar. Ia menekankan bahwa peralatan berbiaya murah seperti drone dapat mengimbangi persenjataan lawan yang bernilai jauh lebih mahal.

Hatami mengakui sebagian fasilitas militernya sempat terdampak pada pertempuran terdahulu. Namun, Angkatan Darat Iran kini mengonsentrasikan kekuatan pada skenario perang asimetris untuk membalas kekuatan konvensional lawan.

"Musuh tidak memahami bahasa selain bahasa paksaan dan kekuatan. Setiap bentuk kelonggaran dianggap sebagai kemunduran, lalu mereka melangkah maju satu langkah," tutur Hatami.

Sponsored

Pengawasan Kawasan Selat Hormuz

Selain kesiapan drone darat, Hatami menyoroti operasi Angkatan Laut Angkatan Darat Iran di pesisir timur Selat Hormuz dan perairan Laut Oman. Militer Iran terus mengawasi pergerakan kapal perang asing yang melintasi koridor perdagangan energi tersebut.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Potensi ancaman terhadap jalur pelayaran energi ini mengulang ketegangan sebelumnya saat Iran tembak jatuh drone MQ-9 AS dan ancam kabel internet Hormuz di perairan yang sama.

Hatami memperingatkan kapal musuh yang memasuki zona pengawasan dapat dijadikan sasaran tembak. Jalur laut di kawasan tersebut kini dipantau menggunakan ranjau laut dan sistem kendali otomatis jarak jauh.

Militer Iran belum mengumumkan lokasi pasti maupun kapasitas produksi fasilitas bawah tanah yang baru diresmikan tersebut. Di sisi lain, Gedung Putih belum menetapkan tenggat atau keputusan akhir terkait rencana pengerahan serangan militer ke Teheran.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS20 Oct 2026Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS dan Ancam Kabel Internet HormuzKorps Garda Revolusi Islam Iran menembak jatuh drone MQ-9 milik militer AS di Selat Hormuz dan mengancam jaringan kabel internet bawah laut.Via #Iran · #Amerika SerikatDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS26 Oct 2026Militer Ukraina Evakuasi Prajurit Terluka Menggunakan Drone AngkutMiliter Ukraina mengevakuasi prajurit Kostiantyn Vlasenko yang terkepung selama 491 hari menggunakan drone angkut sejauh 15 kilometer melintasi garis depan.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS22 Oct 2026TNI AU Gembleng Calon Penerbang Drone di Skadik 103 TasikmalayaTNI Angkatan Udara menempa calon penerbang pesawat tanpa awak di Skadron Pendidikan 103 Tasikmalaya guna mendukung penguatan skuadron operasional militer.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS20 Oct 2026Serangan Drone di Sudan Tewaskan Lebih dari 160 OrangGelombang serangan pesawat tanpa awak di berbagai wilayah Sudan menewaskan lebih dari 160 orang, menyasar fasilitas transportasi hingga permukiman warga.Via #Drone MiliterDuration--Boarding
  1. WPT 01Produksi Bawah Tanah dan Uji Coba Arash
  2. WPT 02Strategi Peperangan Asimetris
  3. WPT 03Pengawasan Kawasan Selat Hormuz

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 26 OCTEDTPencitraan SWIR untuk Inspeksi dan Pemetaan ModernOn time
  2. 26 OCTNWSPlanet Luncurkan 20 Satelit Bersama SpaceX ke OrbitOn time
  3. 26 OCTNWSPeneliti Kembangkan Indeks Spektral Tanpa SWIR untuk Pemetaan MangroveOn time
  4. 26 OCTNWSUkraina Kembangkan Drone Relai Pemancar SinyalOn time
  5. 26 OCTNWSNigeria Berencana Beli 12 Drone Tempur Aksungur Asal TurkiOn time
All departures
Ilustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan latar kepulan asap dan peluncuran rudal di kawasan Selat Hormuz
Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat setelah Donald Trump membuka kemungkinan serangan militer baru terhadap Iran.

Langkah Teheran mengembangkan armada tanpa awak berbiaya murah tersebut sejalan dengan pergeseran taktik tempur global yang dibahas dalam analisis drone dan perang modern. Peralatan nirawak memungkinkan sebuah negara menekan pengeluaran amunisi pertahanan lawan.