Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 19 OCTDRNDrone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026On time
  2. 19 OCTEDTKamera Gimbal Terbaik 2026 DJI Melawan Insta360On time
  3. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4P: 5 Ulasan Fitur dan Catatan KritisOn time
  4. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4: 5 Peningkatan dan Kekurangan NyataOn time
  5. 19 OCTNWSPerhapi Sarankan Kuota Produksi Batu Bara 700 Juta Ton pada RKAB 2027On time
All departures
FCC Masukkan Surat Departemen Pertahanan ke Berkas DJI dan Autel

NWSLogbook entry

FCC Masukkan Surat Departemen Pertahanan ke Berkas DJI dan Autel

FCC memasukkan surat Departemen Pertahanan AS ke berkas peninjauan perkara DJI dan Autel, meski menegaskan dokumen itu bukan dasar penetapan larangan.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 19 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #FCC
  • #DJI
  • #Autel Robotics
  • #Drone
  • #Regulasi Drone

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

WASHINGTON, Rabu (14/10/2026) - Komisi Komunikasi Federal atau Federal Communications Commission (FCC) memasukkan surat Departemen Pertahanan Amerika Serikat ke berkas resmi perkara produsen drone DJI dan Autel Robotics di Washington. Namun, lembaga regulasi telekomunikasi tersebut menegaskan pihaknya tidak bersandar pada surat itu ketika memasukkan kedua perusahaan ke dalam Daftar Tertutup (Covered List).

Pemberitahuan resmi tersebut diumumkan oleh Biro Keamanan Publik dan Keamanan Dalam Negeri FCC melalui pengumuman publik. Dokumen itu mencakup perkara bernomor ET Docket No. 26-22 untuk SZ DJI Technology dan ET Docket No. 26-23 untuk Autel Robotics.

Surat yang dimasukkan ke catatan perkara berkaitan dengan surat Departemen Pertahanan kepada komite kongres berdasarkan Pasal 1709 National Defense Authorization Act (NDAA) Tahun Anggaran 2025.

Halaman Sampul Tanpa Rincian Teknis

FCC menyatakan hanya menyertakan halaman sampul yang telah disunting (redacted) dan tidak berstatus rahasia ke dalam catatan publik. Surat-surat berstatus rahasia disimpan tertutup, sehingga isinya tidak dapat diakses oleh masyarakat umum.

Drone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026

Baca juga

Drone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026

Drone

Drone DJI lipat berwarna putih beserta pengendali jarak jauh dan paket baterai di atas meja kayu
Drone dan pengendali jarak jauh DJI yang menjadi bagian dari perdebatan regulasi Covered List FCC di Amerika Serikat.

Dokumen pendamping yang ditandatangani oleh Michael P. Cadenazzi mengidentifikasi korespondensi tersebut sebagai penetapan dan tanggapan badan keamanan nasional. Dokumen itu menyebutkan pemerintah memiliki kekhawatiran bahwa entitas yang tunduk pada yurisdiksi asing dapat memanfaatkan peran mereka sebagai produsen sistem pesawat tanpa awak atau komponen penting untuk merugikan warga Amerika Serikat.

Surat tersebut secara khusus menyebut nama DJI dan menjelaskan bahwa lampiran rahasia dikirimkan melalui sistem komunikasi aman. Dokumen publik yang dibuka tidak memuat rincian kerentanan spesifik, tidak melampirkan berkas rahasia, serta tidak menyertakan bukti teknis mengenai ancaman keamanan nasional.

Langkah hukum ini menjadi babak baru terkait wewenang FCC atas drone dan perangkat teknologi asing di wilayah Amerika Serikat.

Gugatan Regulasi Masih Berjalan

Pasal 1709 NDAA Tahun Anggaran 2025 mengatur proses penilaian risiko keamanan nasional terhadap peralatan komunikasi, pengawasan video, atau layanan dari DJI dan Autel. FCC kemudian memasukkan drone produksi luar negeri dan komponen kritis ke dalam Covered List pada 22 Desember 2025 setelah adanya keputusan keamanan nasional dari badan antarlembaga cabang eksekutif.

Status Covered List membatasi otorisasi peralatan baru sehingga produk terkait terhambat masuk ke pasar Amerika Serikat. Aturan ini tidak secara otomatis melarang pengoperasian unit yang telah dimiliki konsumen.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

Di luar perkara ini, DJI pada September 2026 juga menentang usulan terpisah FCC yang berpotensi membatasi impor drone berlabel tingkat militer. Usulan terpisah tersebut telah mengumpulkan hampir 4.000 komentar publik karena dikhawatirkan berdampak pada teknologi sipil, seperti sensor termal dan sistem dok otomatis.

Hingga pengumuman ini diterbitkan, FCC belum mengeluarkan keputusan akhir atas petisi DJI maupun permohonan peninjauan Autel Robotics. Seluruh berkas pembuktian utama dari Pentagon masih berada di bawah status rahasia.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSDRN19 Oct 2026Drone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026Pilihan drone untuk inspeksi solar panel terbaik 2026 dengan sensor thermal radiometrik, akurasi RTK sentimeter, dan efisiensi pemetaan modul surya.Via #Drone · #Autel RoboticsDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSEDT19 Oct 2026Larangan Drone di Beijing dan Paradoks Ekonomi AviasiPemerintah Beijing menetapkan larangan kepemilikan dan penyimpanan drone warga mulai 15 November 2026 demi memperkuat pertahanan ibu kota. Kebijakan ini menciptakan dinamika unik di tengah ambisi Tiongkok merajai ekonomi ruang udara rendah global.Via #Regulasi Drone · #DJIDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSDRN16 Oct 2026Perusahaan Drone Terbaik 2026, 36 Pembuat Hardware dan AppDaftar perusahaan drone terbaik 2026 merangkum 36 entitas global yang memimpin inovasi hardware dan software industri nirawak. Ulasan mendalam ini membedah kriteria evaluasi teknis, kepatuhan regulasi, serta peta operasional lapangan.Via #Drone · #Regulasi DroneDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSDRN1 Oct 2025Frank Wang dan Kisah Sukses Mendirikan DJI Raja DroneFrank Wang mendirikan DJI dari kamar asrama hingga memimpin industri drone global. Ketekunan riset flight controller miliknya melahirkan seri DJI Phantom.Via #DJI · #DroneDuration4mBoarding
  1. WPT 01Halaman Sampul Tanpa Rincian Teknis
  2. WPT 02Gugatan Regulasi Masih Berjalan

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 19 OCTDRNDrone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026On time
  2. 19 OCTEDTKamera Gimbal Terbaik 2026 DJI Melawan Insta360On time
  3. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4P: 5 Ulasan Fitur dan Catatan KritisOn time
  4. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4: 5 Peningkatan dan Kekurangan NyataOn time
  5. 19 OCTNWSPerhapi Sarankan Kuota Produksi Batu Bara 700 Juta Ton pada RKAB 2027On time
All departures

Menanggapi sanksi tersebut, DJI mengajukan petisi peninjauan kembali pada Januari 2026, sementara Autel mengajukan permohonan peninjauan. Kedua perusahaan manufaktur itu kini tengah menggugat keabsahan langkah pembatasan yang diberlakukan regulator, di tengah dominasi pasar global oleh ekosistem produk DJI.