
NWSLogbook entry
DroneAid Kembangkan DRONOLAW Sistem Pelindung Kendaraan dari FPV
Inisiatif sukarelawan internasional DroneAid mengembangkan sistem perlindungan aktif DRONOLAW yang melumpuhkan drone FPV memakai tembakan jaring.
Departures

NWSLogbook entry
Inisiatif sukarelawan internasional DroneAid mengembangkan sistem perlindungan aktif DRONOLAW yang melumpuhkan drone FPV memakai tembakan jaring.
PRAHA, CEK: hari dan tanggal kejadian] — Inisiatif sukarelawan internasional DroneAid mengembangkan sistem perlindungan aktif DRONOLAW untuk melumpuhkan ancaman pesawat nirawak bersudut pandang orang pertama atau [drone FPV memakai jaring di Praha, Ceko.
Sistem tersebut dirancang untuk melindungi kendaraan lapis baja, mobil tempur, maupun kendaraan darat nirawak dari serangan udara jarak dekat. Perangkat itu mampu memindai area 360 derajat dalam lima detik serta mendeteksi sasaran udara hingga jarak 100 meter.
Ketika sasaran mendekat pada jarak 10 sampai 20 meter, perangkat meluncurkan jaring khusus untuk melilit propeller drone hingga jatuh seketika.

Perwakilan DroneAid Vadym Vasylenko memaparkan keunggulan sistem itu dalam pameran Future Forces Forum di Praha. Vasylenko menjelaskan bahwa DRONOLAW terdiri dari unit deteksi utama di bagian atas dan drum berputar berisi mortir peluncur jaring bersudut di bagian bawah.
Unit pemantau memakai modul kamera pencitraan termal yang bekerja selama 24 jam nonstop. Teknologi ini disiapkan guna merespons drone kabel serat optik yang kebal terhadap alat pengacak frekuensi radio.
"Kami menguji berbagai sistem deteksi, mulai dari suara hingga kamera biasa, kamera pencitraan termal, lidar, dan radar, lalu menyimpulkan bahwa kamera pencitraan termal adalah pilihan paling sesuai," kata Vasylenko.
Kehadiran DRONOLAW menjadi bagian dari dinamika taktik drone dan perang modern yang terus menuntut perisai fisik terhadap serangan presisi. Modul ini dilengkapi stabilisasi optik sehingga kualitas penjejakan sasaran tidak terganggu saat kendaraan melaju di medan bergelombang.
Proses riset dan rekayasa perangkat penangkal tersebut telah berjalan sekitar 1,5 tahun dengan uji coba perdana yang digelar di Jerman.
DroneAid kini bersiap memboyong sistem DRONOLAW untuk menjalani rangkaian uji lapangan militer di Ukraina. Tim pengembang menetapkan ambang batas keberhasilan intersepsi minimal 70 persen sebelum perangkat ini diterjunkan langsung ke garis depan pertempuran.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.
