Pelatihan ini diselenggarakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III selama tiga hari, berfokus pada peningkatan kapasitas petugas dalam pengoperasian drone dan pengolahan data topografi.
Kegiatan diikuti oleh berbagai satuan kerja teknis seperti PJPA, PJSA, Unit O&P, serta tim bendungan dan hidrologi di lingkungan BWS Kalimantan III.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi pemetaan wilayah sungai dengan menggunakan {{LINK:teknologi drone|/drone-di-indo-defence-expo/ RTK (Real-Time Kinematic)}} yang memungkinkan akurasi tinggi dalam pengambilan data lapangan.
Pelatihan Pengoperasian Drone RTK ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petugas teknis dalam:
Pelatihan drone ini dilaksanakan secara terstruktur, mencakup tiga komponen utama:
Hari pertama difokuskan pada pemahaman dasar tentang regulasi drone di Indonesia, jenis drone untuk pemetaan, serta prinsip kerja RTK GPS. Peserta juga diperkenalkan dengan antarmuka kontrol drone DJI dan prinsip safety penerbangan.
Hari kedua berlangsung di lapangan, tepatnya di wilayah Barito Kuala. Peserta mempraktikkan langsung cara membuat misi terbang otomatis, mengatur parameter terbang (altitude, overlap), serta mengoperasikan drone DJI Mavic 3 Enterprise RTK.
Peserta juga mempelajari teknik pengambilan data titik kontrol darat (GCP) sebagai referensi akurasi hasil pemetaan.
Hari ketiga, kegiatan berfokus pada pengolahan data topografi hasil terbang drone. Dengan menggunakan ArcGIS, peserta dilatih untuk mengolah citra udara menjadi ortofoto, membuat kontur, dan melakukan analisis spasial.
Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat langsung diaplikasikan dalam kegiatan pemetaan wilayah sungai, identifikasi lahan kritis, perencanaan konstruksi bendungan, dan monitoring infrastruktur lainnya.
Pelatihan drone RTK di BWS Kalimantan III ini menunjukkan komitmen kuat dalam penerapan teknologi untuk mendukung pekerjaan teknis. Dengan menguasai pengoperasian drone RTK dan pengolahan data topografi, para petugas kini memiliki kemampuan lebih untuk melakukan survei dengan hasil yang lebih presisi dan profesional.