Dalam rangka mengawal kesuksesan program Norway's Contribution on The Implementation of Folu Net Sink 2030, kolaborasi lintas instansi kembali diperkuat. Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dari Kementerian Keuangan bersama Kementerian Kehutanan telah menggelar kegiatan "Refreshment Penggunaan Drone untuk Pemetaan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi"
Kegiatan strategis ini turut menggandeng PT Kamilah Indonesia Teknologi dan diselenggarakan selama lima hari, sejak tanggal 28 September hingga 2 Oktober 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta
Rangkaian kegiatan diawali pada hari pertama, Senin (28 September 2026). Setibanya di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), peserta yang terdiri dari perwakilan BPDLH, Kementerian Kehutanan, dan PT Kamilah Indonesia Teknologi langsung bertolak menuju Kantor BPDAS Serayu Opak Progo. Di lokasi tersebut, tim melaksanakan Entry Meeting dan berdiskusi secara mendalam mengenai pembahasan teknis pengambilan data menggunakan wahana drone
Setelah mematangkan teknis pada hari pertama, kegiatan berlanjut ke tahap aksi lapangan pada hari Selasa dan Rabu (29-30 September 2026). Selama dua hari tersebut, seluruh peserta menuju lokasi praktik yang berlokasi di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Di kawasan ini, tim gabungan bahu-membahu melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) capaian proyek di lapangan sekaligus mempraktikkan langsung pengambilan data menggunakan drone
Memasuki hari keempat, Kamis (1 Oktober 2026), kegiatan difokuskan di dalam ruangan untuk tahap pasca-penerbangan dan pengolahan data. Peserta mendapatkan pemaparan materi khusus mengenai Standar Template dan Layout Peta Kementerian Kehutanan yang disampaikan langsung oleh narasumber dari IPSDH Kementerian Kehutanan.
Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan praktik krusial, yakni pengolahan data drone menjadi peta serta pembuatan peta yang berpedoman pada standar layout Kementerian Kehutanan, dengan bimbingan narasumber IPSDH Kementerian Kehutanan dan PT Kamilah Indonesia Teknologi. Rangkaian pelatihan inti ini kemudian diakhiri dengan evaluasi berupa posttest dan penutupan kegiatan oleh PT Kamilah Indonesia Teknologi pada sore harinya.
Rangkaian kegiatan refreshment pemetaan ini ditutup pada hari kelima, Jumat (2 Oktober 2026). Seluruh tim dari BPDLH, Kementerian Kehutanan, dan PT Kamilah Indonesia Teknologi melakukan perjalanan kembali dari Bandara YIA menuju Jakarta.
Sinergi apik antara pengelola dana pelestarian lingkungan (BPDLH) dengan instansi teknis pengelola hutan (Kementerian Kehutanan) ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia secara signifikan. Penggunaan teknologi drone dan standardisasi peta yang presisi menjadi kunci penting dalam menyediakan data evaluasi yang transparan, guna mendukung pencapaian target penurunan emisi FOLU Net Sink pada tahun 2030 mendatang.



