
TTRLogbook entry
Download Citra Satelit Landsat Menggunakan GloVis
Panduan langkah demi langkah download citra satelit Landsat lewat USGS GloVis dan cara membukanya di ArcGIS Pro untuk analisis spasial.
Departures

TTRLogbook entry
Panduan langkah demi langkah download citra satelit Landsat lewat USGS GloVis dan cara membukanya di ArcGIS Pro untuk analisis spasial.
Artikel ini memandu Anda mencari data satelit di portal GloVis, menyaring rekaman tanpa awan tebal, mengunduh bundel data Level-1, lalu merendernya dalam format komposit multispektral di ArcGIS Pro.
Pencarian citra Landsat di GloVis dilakukan dengan membuka situs resmi penampil data USGS, memasukkan koordinat geografis wilayah target, memilih dataset yang diinginkan, lalu menerapkan filter persentase tutupan awan. GloVis memberikan antarmuka interaktif berbasis browser yang ringan untuk menyeleksi jutaan scene citra satelit secara visual.
Sistem penamaan data satelit membagi area bumi ke dalam sistem grid World Reference System atau WRS. Sebelum memulai penelusuran citra untuk wilayah kajian tertentu, pengguna perlu membuat akun pada sistem registrasi EROS atau Earth Resources Observation and Science Center. Registrasi ini bebas biaya dan memberikan hak akses penuh untuk mengunduh seluruh katalog data terbuka milik USGS dan NASA.
Langkah registrasi akun EROS:
Setelah akun aktif, Anda siap masuk ke sistem penampil data GloVis untuk menentukan area proyek.
Buka situs GloVis lalu klik tombol Launch GloVis berwarna hijau untuk memuat kanvas peta global.
Layar kerja GloVis memuat panel kontrol bernama Interface Controls di sisi kiri dan jendela peta navigasi di sisi kanan.
Lakukan login terlebih dahulu melalui tombol di bilah menu atas menggunakan akun EROS yang telah diaktifkan agar fitur pengunduhan file terbuka penuh.
Navigasi ke lokasi target dapat dipercepat dengan menekan tombol navigasi Jump To berlambang pin peta pada toolbar bagian atas.
Pilih opsi menu Lat/Lng untuk mengarahkan kamera penampil langsung ke lintang dan bujur wilayah yang Anda teliti.
Ketik koordinat wilayah kajian pada form input desimal derajat. Sebagai studi kasus, masukkan Latitude 1.36 dan Longitude 103.82 untuk memusatkan tampilan ke Pulau Singapura, lalu tekan tombol Jump to Location.
Peta segera bergeser menuju titik koordinat pulau kota tersebut.
Perkecil skala tampilan dengan mengklik tombol Zoom out dua atau tiga kali.
Langkah ini memberi gambaran orientasi wilayah kajian terhadap garis batas negara tetangga di sekitarnya seperti Malaysia dan wilayah Kepulauan Riau Indonesia.
Perbesar kembali peta sasaran menggunakan tombol Zoom in sekitar enam kali.
Anda dapat melihat detail kontur pesisir dan batas fisik wilayah pulau secara jelas pada kanvas kerja.
Dataset yang tepat dipilih dengan membuka menu penambahan data pada panel Interface Controls lalu mengaktifkan koleksi Landsat 8-9 OLI/TIRS Collection 2 Level-1. Pilihan ini menyertakan rekaman instrumen Operational Land Imager dan Thermal Infrared Sensor yang memiliki kalibrasi radiometrik dan posisi koordinat presisi tinggi.
Katalog GloVis tidak hanya memuat data Landsat, melainkan juga data satelit multispektral lain seperti Sentinel-2 serta foto udara masa lampau. Pemilihan sensor yang sesuai dengan kebutuhan kajian menjamin tersedianya kanal spektral inframerah dan termal yang lengkap untuk analisis permukaan.
Klik ikon tanda tambah pada baris Selected Data Set(s) di panel kontrol sebelah kiri untuk memunculkan pustaka data satelit.
Setiap dataset dilengkapi tombol info metadata yang memaparkan karakteristik sensor, waktu edar, dan resolusi spasial pikselnya.
Cari dan aktifkan tanda centang pada opsi Landsat 8-9 OLI/TIRS C2 L1 dari daftar yang muncul.
Tekan tombol Add Selected Data Sets di bagian bawah dialog untuk menerapkan pilihan ke kanvas peta.
Sistem langsung memuat rekaman citra satelit paling mutakhir yang melintasi area kajian Anda.
Panel Selected Data Set(s) menampilkan indikator bahwa ada ratusan scene citra yang melintasi lokasi tersebut sejak satelit Landsat 8 mulai beroperasi.
Wilayah tropis di Asia Tenggara kerap diselimuti lapisan awan tebal yang dapat mengaburkan kenampakan daratan. Kondisi cuaca ini menuntut penyaringan metadata yang ketat agar file yang diunduh tidak tertutup uap air atmosfer.
Langkah menyaring citra berdasarkan tanggal dan persentase awan:
Klik ikon tambah pada blok Common Metadata Filters untuk membuka dialog kriteria.
Atur tanggal perekaman citra yang dikehendaki guna membatasi pencarian pada data beberapa tahun terakhir.
Geser indikator Cloud Cover agar sistem mengeliminasi citra satelit yang tertutup awan pekat di atas lima belas persen.
Setelah filter diterapkan, daftar citra yang cocok akan menyusut secara drastis menyisakan data dengan visibilitas daratan yang bersih.
Buka panel kronologis waktu dengan mengklik ikon Result Timeline di sisi atas panel kontrol.
Jendela Result Timeline menampilkan diagram batang ketersediaan rekaman citra yang lolos kualifikasi per tahun perekaman.
Gunakan tombol Previous pada kotak Scene Navigator untuk melangkah mundur meninjau citra dari waktu ke waktu secara berurutan.
Tahun perekaman yang sedang diproyeksikan pada layar akan ditandai dengan kotak warna merah.
Telusuri rekaman hingga menemukan scene tanggal 24 Mei 2018 dengan kode identifikasi LC08_L1TP_125059_20180524_20200901_02_T1 yang menampilkan seluruh daratan pulau dengan kondisi sangat jernih tanpa gangguan awan tebal.
Pengunduhan paket citra Landsat dilakukan lewat opsi Landsat Collection 2 Level-1 Product Bundle pada jendela Scene Download Options agar seluruh kanal spektral individual tersimpan lengkap di media penyimpanan komputer. File bundel ini berukuran sekitar sembilan ratus megabita hingga satu gigabita serta tersimpan dalam format arsip kompresi tar.
Format data Level-1 dari USGS telah melalui koreksi geometrik dan radiometrik berbasis data elevasi medan bumi. Informasi referensi koordinat spasial sudah tertanam langsung pada berkas GeoTIFF sehingga data dapat langsung dipetakan tanpa memerlukan proses rektifikasi manual.
Klik tombol Download pada panel Scene Navigator saat citra terbaik yang dipilih sudah tampil di layar.
Pada jendela Scene Download Options yang muncul, klik ikon unduh di samping baris Landsat Collection 2 Level-1 Product Bundle.
Setelah proses unduh selesai, periksa berkas arsip berformat tar di direktori penyimpanan lokal komputer Anda.
Proses dekompresi file citra:
Folder baru akan terbentuk memuat seluruh isi arsip rekaman satelit.
Di dalam folder terdapat belasan berkas gambar dengan format GeoTIFF yang diakhiri kode B1, B2, B3, hingga B11 serta dokumen teks metadata berakhiran MTL.txt.
Jika salah satu berkas band tunggal dibuka melalui penampil gambar standar, tampilannya hanya berupa citra gradasi abu-abu karena hanya merekam intensitas pantulan radiasi elektromagnetik pada panjang gelombang sempit tertentu.
Citra Landsat memiliki kanal spektral terpisah karena setiap sensor dirancang untuk menangkap rentang panjang gelombang elektromagnetik spesifik yang memiliki interaksi berlainan terhadap vegetasi, air, tanah, dan material buatan manusia. Penggabungan saluran-saluran spektral ini menghasilkan gambar multispektral kaya informasi yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang.
Sensor Operational Land Imager pada Landsat 8 dan Landsat 9 merekam sembilan saluran spektral optik sedangkan sensor Thermal Infrared Sensor merekam dua saluran inframerah termal. Pembagian fungsi masing-masing kanal memudahkan analis melakukan interpretasi tutupan lahan secara mendalam.
Berikut karakteristik saluran spektral pada instrumen Landsat 8 dan Landsat 9:
Citra Landsat dibuka di ArcGIS Pro dengan cara menghubungkan direktori data melalui Catalog Pane, lalu memasukkan berkas metadata berekstensi MTL.txt langsung ke lembar kerja peta aktif. Berkas metadata secara otomatis menginstruksikan sistem ArcGIS Pro untuk mengelompokkan saluran-saluran GeoTIFF individual menjadi satu lapisan raster multispektral utuh.
Anda tidak perlu melakukan proses komposit manual satu per satu lewat peranti geoprocessing jika menggunakan file metadata tersebut. ArcGIS Pro membaca parameter kalibrasi radiometrik, urutan saluran, dan proyeksi koordinat peta secara otomatis.
Buka ArcGIS Pro di komputer Anda lalu pilih template dokumen Map untuk membuat sesi proyek baru.
Beri nama proyek tersebut Singapore Development lalu klik OK.
Buka tab View pada bilah menu ribbon di bagian atas, lalu klik tombol Catalog Pane pada grup menu Windows.
Pada jendela Catalog yang tampil di sisi kanan, cari menu Folders yang mengelola koneksi direktori proyek.
Klik kanan pada tulisan Folders lalu pilih opsi Add Folder Connection untuk menyambungkan folder data eksternal.
Arahkan penelusuran ke folder Singapore Data tempat Anda mengekstrak bundel citra Landsat tadi lalu tekan OK.
Buka struktur folder data tersebut di Catalog Pane, cari berkas berakhiran MTL.txt, klik kanan pada file tersebut, lalu pilih perintah Add To Current Map.
Jika muncul kotak dialog konfirmasi untuk pembuatan piramida raster atau kalkulasi statistik citra, pilih opsi Yes agar proses render peta berjalan lancar dan cepat.
Lapisan citra multispektral langsung terpasang pada koordinat geografis yang tepat di atas peta dasar dunia tanpa perlu pergeseran koordinat.
Periksa susunan kanal warna pada panel Contents di sebelah kiri lembar kerja. Sistem secara bawaan akan merender citra menggunakan kombinasi warna alami atau Natural Color dengan menempatkan Band 4 Red pada saluran merah, Band 3 Green pada saluran hijau, dan Band 2 Blue pada saluran biru.
Kombinasi band citra Landsat yang paling efektif ditentukan berdasarkan tujuan interpretasi objek, seperti kombinasi Natural Color 4-3-2 untuk tampilan menyerupai penglihatan mata manusia, kombinasi False Color Urban 7-6-4 untuk menonjolkan batas infrastruktur perkotaan, serta kombinasi Shortwave Infrared 7-5-3 atau 6-5-4 untuk pemisahan vegetasi dan daratan basah.
Mata manusia hanya mampu melihat perpaduan tiga warna primer, yaitu merah, hijau, dan biru. Software SIG memanfaatkan saluran display RGB monitor komputer untuk memproyeksikan kanal-kanal spektral tak kasatmata agar tampil dengan kontras warna yang mudah dianalisis oleh interpreter.
Perbandingan kombinasi band Landsat 8 dan 9 untuk berbagai aplikasi:
Langkah mengubah kombinasi band di ArcGIS Pro:
Setelah mengatur tampilan sesuai kebutuhan proyek perencanaan, simpan dokumen kerja Anda dengan menekan tombol Save Project pada bilah menu akses cepat di sudut kiri atas layar.
Perbandingan antara citra Landsat dan foto udara drone terletak pada skala cakupan area, resolusi spasial piksel, fleksibilitas waktu perekaman, dan biaya operasional yang dikeluarkan oleh pelaksana survei. Landsat unggul dalam monitoring bentang alam berskala regional, sedangkan wahana drone mendominasi kebutuhan pemetaan detail pada luasan tapak proyek teknik.
Memahami kelebihan dan batasan masing-masing sumber data spasial mencegah tim proyek salah menentukan instrumen kerja lapangan. Dalam ekosistem survei geospasial modern, kedua teknologi ini saling mengisi kebutuhan data mulai dari level makro hingga mikro.
Tabel perbandingan karakteristik citra satelit Landsat dan pemetaan drone:
Informasi mengenai aturan pemanfaatan ruang udara untuk penerbangan drone di Indonesia diatur secara ketat oleh Kementerian Perhubungan lewat Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2020 serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Ruang Udara. Pemetaan menggunakan drone memerlukan keahlian navigasi visual dan kepemilikan lisensi resmi penerbang tanpa awak.
Langkah lanjutan setelah mengunduh citra satelit adalah melakukan koreksi radiometrik tingkat lanjut bila diperlukan, menghitung indeks spektral seperti Normalized Difference Vegetation Index atau NDVI, dan melakukan klasifikasi tutupan lahan. Data yang telah diolah ini dapat digabungkan dengan lapisan vektor batas administrasi, peta rencana pola ruang kota, serta foto udara hasil survei wahana tanpa awak.
Perhitungan indeks vegetasi NDVI memanfaatkan perbedaan pantulan sinar merah pada Band 4 dan inframerah dekat pada Band 5. Persamaan matematika sederhana ini memisahkan area vegetasi sehat dari bangunan padat atau badan air terbuka secara akurat. Data raster turunan ini mempermudah analis dalam menyusun laporan kelayakan lingkungan dan tata guna lahan perkotaan secara terukur.
Bagi praktisi pemetaan, citra Landsat berfungsi sebagai peta dasar orientasi makro yang memandu perencanaan jalur terbang misi drone fotogrametri. Anda dapat menentukan batas area penerbangan, titik lepas landas yang aman, serta lokasi penempatan Ground Control Point atau GCP di lapangan dengan mengamati struktur tapak pada citra satelit terlebih dahulu.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.
Download citra satelit Landsat dapat dilakukan secara gratis dan resmi melalui platform Global Visualization Viewer atau GloVis milik badan survei geologi Amerika Serikat USGS. Citra satelit multispektral ini menyediakan rekaman data permukaan bumi sejak program Landsat pertama mengangkasa pada tahun 1972. Rekaman arsip tersebut kini menyimpan lebih dari delapan juta pemandangan bumi yang sangat berguna untuk riset tata ruang, studi kehutanan, serta pemantauan lingkungan hidup.
Kebutuhan data spasial sering kali menuntut ketersediaan citra skala regional yang konsisten sebelum pengamat turun ke lapangan memakai unit drone. Anda yang terbiasa mengerjakan survei menggunakan wahana udara tanpa awak tentu paham bahwa survei skala besar membutuhkan peta dasar makro untuk memahami konteks bentang alam secara utuh. Mengunduh data Landsat versi terbaru seperti Landsat 8 dan Landsat 9 memberi gambaran komprehensif bagi praktisi sistem informasi geografis atau SIG sebelum memulai detail pengukuran di tapak proyek.
































| Nomor Band | Nama Saluran Spektral | Rentang Gelombang (µm) | Resolusi Spasial (m) | Manfaat dan Objek Terbaik |
|---|---|---|---|---|
| Band 1 | Coastal Aerosol | 0.43 - 0.45 | 30 | Studi pesisir pantai, aerosol atmosfer, dan perairan dangkal |
| Band 2 | Blue | 0.45 - 0.51 | 30 | Pemetaan batimetri, atmosfer, dan vegetasi bersama kanal lain |
| Band 3 | Green | 0.53 - 0.59 | 30 | Pemantauan puncak pantulan klorofil vegetasi hijau |
| Band 4 | Red | 0.64 - 0.67 | 30 | Deteksi struktur buatan, batas lereng, dan absorbsi vegetasi |
| Band 5 | Near Infrared (NIR) | 0.85 - 0.88 | 30 | Identifikasi biomassa tanaman, batas perairan, dan garis pantai |
| Band 6 | Shortwave Infrared 1 (SWIR 1) | 1.57 - 1.65 | 30 | Penetrasi kabut tipis, kelembapan tanah, dan kadar air daun |
| Band 7 | Shortwave Infrared 2 (SWIR 2) | 2.11 - 2.29 | 30 | Deteksi mineral batuan, geologi, dan zona bekas kebakaran |
| Band 8 | Panchromatic | 0.50 - 0.68 | 15 | Citra hitam putih detail tinggi untuk penajaman pan-sharpening |
| Band 9 | Cirrus | 1.36 - 1.38 | 30 | Deteksi awan tipis jenis sirus di atmosfer tinggi |
| Band 10 | Thermal Infrared 1 (TIRS 1) | 10.60 - 11.19 | 100 | Pemetaan suhu permukaan tanah dan kelembapan termal |
| Band 11 | Thermal Infrared 2 (TIRS 2) | 11.50 - 12.51 | 100 | Koreksi atmosferik suhu permukaan bersama saluran termal 1 |
Integrasi data multispektral satelit dan pemotretan udara sangat lazim diterapkan dalam alur kerja SIG profesional. Praktisi survei tambang atau perkebunan sering kali mengombinasikan citra satelit regional untuk melihat gambaran makro koridor lahan, kemudian menerbangkan wahana drone untuk pemetaan guna memperoleh resolusi piksel sentimeter di area prioritas.








| Nama Kombinasi Band | Susunan Kanal RGB | Tampilan Visual Utama | Bidang Penggunaan Terbaik |
|---|---|---|---|
| Natural Color | 4, 3, 2 | Warna permukaan menyerupai pandangan mata asli | Peta dasar visual umum dan orientasi lapangan |
| Color Infrared (CIR) | 5, 4, 3 | Vegetasi sehat berwarna merah terang, air tampak gelap | Kajian kerapatan hutan, kanopi daun, dan agrikultur |
| Vegetation Analysis | 6, 5, 4 | Vegetasi hijau cerah, lahan terbangun kecokelatan | Pemantauan tutupan lahan dan batas ruang terbuka hijau |
| Urban / Built-up | 7, 6, 4 | Bangunan dan beton tampak keabu-abuan keunguan | Perencanaan kota, tata ruang, dan ekspansi pemukiman |
| Land / Water | 5, 6, 4 | Daratan tampak kontras jingga/kuning, air biru gelap | Pemetaan garis batas pantai dan genangan banjir bandang |
| Shortwave Infrared | 7, 5, 3 | Lahan terbuka hijau muda, tanah kering tampak cokelat | Penetrasi kabut atmosfer dan eksplorasi geologi |
| Parameter Evaluasi | Citra Satelit Landsat 8-9 | Foto Udara Pemetaan Drone |
|---|---|---|
| Resolusi Spasial Piksel | 15 meter (pankromatik) hingga 30 meter (multispektral) | 1 sentimeter hingga 5 sentimeter per piksel |
| Cakupan Area Sekali Rekam | 185 kilometer x 180 kilometer per scene | Puluhan hingga ribuan hektar per hari terbang |
| Frekuensi Perekaman Ulang | 8 hari (kombinasi Landsat 8 dan Landsat 9) | Sesuai jadwal penerbangan operator di lapangan |
| Kendala Tutupan Awan | Sangat rentan terhalang awan dan kabut atmosfer | Terbang di bawah awan pada ketinggian rendah |
| Saluran Spektral Khusus | Lengkap dari inframerah dekat, SWIR, hingga termal | Umumnya RGB visual, kecuali membawa sensor multispektral |
| Biaya Perolehan Data | Gratis melalui unduhan arsip publik USGS | Memerlukan unit drone, baterai, dan remote pilot bersertifikat |
| Regulasi Penerbangan | Tidak terikat aturan izin terbang lokal | Wajib tunduk pada regulasi ruang udara nasional |
Bagi Anda yang berencana memperdalam kemampuan operasional pemetaan udara dari tingkat dasar hingga penggunaan sensor canggih seperti LiDAR dan RTK, mengikuti program pelatihan intensif di Remote Pilot Academy bersama Liu Purnomo dapat menjadi langkah strategis untuk menguasai alur kerja geospasial terpadu.