
NWSLogbook entry
AirData Integrasikan Pelacakan Otomatis Sertifikat Pilot Drone
AirData UAV dan Pilot Institute resmi mengintegrasikan sertifikat pelatihan serta keahlian pilot drone ke dalam sistem manajemen armada secara otomatis.
Departures

NWSLogbook entry
AirData UAV dan Pilot Institute resmi mengintegrasikan sertifikat pelatihan serta keahlian pilot drone ke dalam sistem manajemen armada secara otomatis.
Platform manajemen penerbangan AirData UAV resmi bermitra dengan lembaga pelatihan Pilot Institute untuk menyinkronkan sertifikat pelatihan dan kompetensi pilot drone secara otomatis ke dalam sistem.
Integrasi ini meniadakan keharusan pilot mengunduh dan menyerahkan dokumen kelulusan secara manual kepada pengelola operasional. Sertifikat kursus yang telah diselesaikan maupun pelatihan baru dari Pilot Institute akan langsung tampil sebagai lencana di akun AirData.
Sistem AirData juga memetakan keahlian khusus dari setiap sertifikat yang diperoleh. Manajer armada kini dapat memantau kursus yang telah tuntas, pelatihan yang sedang berjalan, serta menerima pemberitahuan otomatis menjelang masa kedaluwarsa sertifikat pilot.
"Mengintegrasikannya dengan AirData memudahkan organisasi mengelola kualifikasi dalam skala besar," kata Chief Executive Officer AirData Eran Steiner.
Steiner menambahkan, ekstraksi keahlian pilot secara otomatis memberi informasi penting bagi para pengelola armada untuk menugaskan personel yang tepat pada misi penerbangan tertentu.
Bagi pilot perorangan, integrasi ini menyediakan rekam jejak kualifikasi terverifikasi yang tersimpan terpusat bersama riwayat penerbangan dan data pesawat. Langkah verifikasi kecakapan ini kian relevan dengan tata kelola profesional, serupa pentingnya pemenuhan syarat dan cara mendapatkan sertifikat remote pilot dalam standar industri aviasi.
Sebelum integrasi ini meluncur, pengelolaan dokumen kualifikasi kerap membebani administrator tim drone berskala besar. Pengelola harus mengumpulkan berkas secara mandiri, melacak kemajuan belajar, dan mencatat masa berlaku lisensi penerbang secara manual.
Layanan integrasi tersebut tersedia untuk seluruh tingkatan langganan AirData, termasuk pengguna akun gratis. Pengguna cukup menghubungkan kredensial akun melalui menu pengaturan profil untuk menarik seluruh data sertifikasi secara otomatis.
Kemitraan ini menghubungkan dua entitas dengan basis pengguna besar di industri pesawat nirawak global. AirData mencatat telah membukukan lebih dari 68 juta catatan penerbangan dan melayani lebih dari 470.000 pilot di seluruh dunia.
Sementara itu, Pilot Institute tercatat telah melatih lebih dari 150.000 siswa regulasi Part 107 di Amerika Serikat. Dinamika standarisasi pelatihan semacam ini turut berkembang seiring pembaruan aturan otoritas penerbangan, seperti penyesuaian materi pada ujian FAA Part 107 bagi para penerbang komersial.
Pihak AirData menyatakan sistem baru ini dapat langsung diakses pengguna mulai pekan ini melalui menu akun masing-masing.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.