
NWSLogbook entry
Zipline Bukukan 3 Juta Pengiriman 10 Tahun di Rwanda
Zipline memperingati 10 tahun operasi drone medis di Rwanda dengan capaian lebih dari tiga juta pengiriman dan perluasan kerja sama ke Pantai Gading.
Departures

NWSLogbook entry
Zipline memperingati 10 tahun operasi drone medis di Rwanda dengan capaian lebih dari tiga juta pengiriman dan perluasan kerja sama ke Pantai Gading.
KIGALI, Jumat (16/10/2026), Perusahaan logistik nirawak Zipline menandai 10 tahun operasi pengiriman medis di Rwanda. Layanan ini membukukan lebih dari tiga juta pengiriman dan 140 juta mil penerbangan otonom di seluruh dunia.
Layanan tersebut bermula pada 16 Oktober 2016 di Distrik Muhanga, Rwanda, untuk mengantarkan kantong darah menggunakan parasut ke rumah sakit perdesaan. Presiden Rwanda Paul Kagame meresmikan fasilitas awal tersebut pada 14 Oktober 2016 dengan dukungan Gavi dan Yayasan UPS (UPS Foundation).
Operasi perdana mengandalkan 15 unit pesawat tanpa awak bersayap tetap (fixed-wing) Zip untuk memasok darah ke 21 klinik transfusi di barat Rwanda. Armada tersebut melayani hingga 150 penerbangan darurat per hari.
Untuk memperingati momentum tersebut, Zipline merilis film dokumenter berdurasi empat menit berjudul Origin Story yang membuka rangkaian seri Stories from the Sky.

"Pada tahun pertama, segala hal yang bisa salah benar-benar terjadi," kata pendiri pendamping sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Zipline Keller Rinaudo Cliffton dalam tayangan tersebut.
Cliffton menuturkan, timnya sempat memanfaatkan joran pancing laut dalam dan memesan bantalan udara khusus dari pembuat istana balon guna menangkap drone yang mendarat. Mesin peluncur pesawat juga kerap mengalami kerusakan berat pada hampir setiap peluncuran ketiga.
Menurut Pemimpin Tim Giliran Kerja Zipline Emmanuel Nsengimana, distribusi darah lewat jalur darat sebelumnya membutuhkan waktu lebih dari dua jam. Kehadiran Zipline memangkas durasi pengantaran menjadi di bawah 40 menit.
CEO Zipline Afrika Caitlin Burton menyebutkan bahwa otoritas Rwanda memprioritaskan keselamatan ibu melahirkan yang mengalami pendarahan. Pemanfaatan armada drone kargo mempercepat respons medis darurat di pelosok.
Studi para peneliti Wharton School bersama akademisi Rwanda dalam jurnal Manufacturing & Service Operations Management mencatat penurunan 51 persen kematian di rumah sakit akibat pendarahan pascapersalinan. Riset yang sama memperlihatkan penurunan 30 persen kematian pada pasien trauma.
Setelah membangun sistem pengiriman nasional di Rwanda, Zipline beralih menerapkan model kemitraan jangka panjang di Pantai Gading. Kementerian Kesehatan Pantai Gading telah menandatangani kontrak kemitraan publik-swasta berdurasi delapan tahun.
Kerja sama tersebut mencakup pembangunan 10 sentra logistik untuk melayani kebutuhan 12 juta warga. Proyek konstruksi didukung hibah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat hingga 150 juta dollar AS di lima negara Afrika, sementara biaya operasional ditanggung kas negara Pantai Gading.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.
Fasilitas kesehatan yang dilayani drone juga memangkas persediaan simpanan sel darah merah hingga 63 persen karena pasokan baru dapat dikirim sewaktu-waktu. Inovasi ini memperluas manfaat drone dalam berbagai bidang, khususnya penyelamatan nyawa di sektor medis.
Burton menyatakan bahwa fokus 10 tahun mendatang adalah mempercepat akses pasokan medis nirawak bagi satu miliar warga dunia. Untuk menyokong ekspansi skala global dan menjawab peluang drone delivery, Zipline kini mengincar valuasi pendanaan senilai 20 miliar dollar AS.