Home
Blog
TutorialsEventsProjectsAboutContact

Menu

Departures

Latest posts

  1. 19 OCTWDEBacklink DoFollow dan NoFollow untuk SEO WebsiteOn time
  2. 19 OCTDRNDrone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026On time
  3. 19 OCTEDTKamera Gimbal Terbaik 2026 DJI Melawan Insta360On time
  4. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4P: 5 Ulasan Fitur dan Catatan KritisOn time
  5. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4: 5 Peningkatan dan Kekurangan NyataOn time
All departures
Perhapi Sarankan Kuota Produksi Batu Bara 700 Juta Ton pada RKAB 2027

NWSLogbook entry

Perhapi Sarankan Kuota Produksi Batu Bara 700 Juta Ton pada RKAB 2027

Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia menyarankan kuota produksi batu bara dalam RKAB 2027 diproyeksikan 700 juta metrik ton demi stabilitas pasar.

Liu Purnomo
Oleh Liu PurnomoDi tulis tanggal 19 Oktober 2026
News

Sponsored

Flight Briefing · Newsletter

Suka tulisan ini? Dapatkan artikel berikutnya lewat email.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

Frequencies

  • #Perhapi
  • #Kementerian ESDM
  • #Batu Bara
  • #RKAB 2027
  • #Bahlil Lahadalia

Sponsored

Liu PurnomoCallsign · LPLiu Purnomo

Pendiri Drone Indonesia, direktur Remote Pilot Indonesia, software engineer, dan penulis tiga buku tentang drone.

Selengkapnya
seedbacklinkDMCA.com Protection StatusBanner BlogPartner Backlink.co.id

NAVJelajahi

  • Beranda
  • Blog
  • Tutorial
  • Events
  • Projects
  • Buku

INFTentang

  • Tentang Saya
  • Kerja Sama
  • Kontak
  • Buku Tamu
  • Bio Links
  • Traktir Author

SYSOthers

  • Changelog
  • Systems
  • Sitemap
  • Kalkulator GSD
  • QR Code Generator

Flight Briefing · Newsletter

Artikel pilihan, langsung ke inbox.

Catatan terbaru soal drone, regulasi penerbangan, dan software, dikirim sesekali saja.

Tanpa spam. Berhenti kapan saja lewat link di setiap email.

0927

Tower online · Jakarta (WIB)

© 2026 Liu Purnomo. Some rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Penggunaan
Ikuti tulisan baru

Kecuali dinyatakan lain, tulisan di situs ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0). Anda boleh mengutip, menyalin, menerbitkan ulang, dan menjadikannya referensi, termasuk untuk keperluan komersial, selama menyebutkan Liu Purnomo sebagai penulis dan menautkan ke artikel aslinya. Foto atau materi pihak lain, logo, dan merek dagang tidak termasuk. Ketentuan lengkap

0
0

JAKARTA, Kamis (15/10/2026), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menyarankan kuota produksi batu bara nasional dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027 diproyeksikan pada level 700 juta metrik ton per tahun.

Besaran kuota tersebut dihitung dengan mempertimbangkan kebutuhan batu bara untuk sektor pembangkit listrik maupun industri domestik lainnya. Volume ini dinilai mampu mengakomodasi penambang dan pemerintah untuk memanfaatkan momentum harga komoditas global tanpa memicu kelebihan pasokan atau oversupply.

"Kami menyarankan agar kuota produksi batu bara nasional [dalam RKAB] 2027 bisa diproyeksikan di kisaran angka 700 juta metrik ton per tahun," kata Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono kepada Bloomberg Technoz, Kamis (15/10/2026).

Alat berat memuat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan Marunda
Batu bara dimuat ke truk di Pelabuhan Marunda Karya Citra Nusantara (KCN) di Jakarta, Indonesia.

Kepastian Operasional dan Risiko Pasokan

Sudirman menilai pemerintah tidak perlu memperketat kuota secara drastis seperti awal 2026. Saat itu kuota sempat dibatasi sekitar 600 juta metrik ton, turun tajam dari realisasi produksi tahun 2025 yang mencapai 817 juta metrik ton.

FCC Masukkan Surat Departemen Pertahanan ke Berkas DJI dan Autel

Baca juga

FCC Masukkan Surat Departemen Pertahanan ke Berkas DJI dan Autel

News

Pembatasan ketat berpotensi menimbulkan ketidakpastian operasional yang menekan iklim usaha pertambangan. Sektor ini menuntut investasi kapital besar, termasuk untuk adopsi teknologi survei modern seperti aplikasi drone dalam industri pertambangan dan dukungan operasional pemetaan melalui survei operasional tambang.

"Selain itu, pada 2026 ini juga terjadi kasus PLN kekurangan suplai batu bara sebagai dampak dari pengetatan kuota produksi," ujar Sudirman.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya memangkas kuota awal 2026 demi menjaga stabilitas harga dunia. Namun, seiring naiknya permintaan pasar global dan kebutuhan domestik, Kementerian ESDM merevisi RKAB dan memproyeksikan realisasi produksi akhir 2026 mencapai 700 hingga 720 juta metrik ton.

Kebijakan Kuota dan Alokasi Tambang Kecil

Pengajuan RKAB 2027 sendiri resmi dibuka sejak 1 Oktober 2026. Pelaku usaha wajib mengirimkan dokumen paling lambat 15 November 2026, sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyusunan, Penyampaian, dan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya serta Tata Cara Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Regulasi tersebut memberi tenggat pengajuan selama 46 hari kalender.

Fuel the next flight

Suka dengan tulisan ini?

Kalau artikel ini membantu, traktir saya secangkir kopi. Dukunganmu bikin saya bisa terus menulis dan berbagi lebih banyak.

Traktir kopi

"Ini betul-betul kita bikin revolusioner, Bos. Selama ini RKAB ini dikuasai oleh perusahaan-perusahaan besar. Aku bilang kasih lah, mereka itu pasti UMKM dan mereka pasti pribumi. Kaya juga tidak mungkin membawa uangnya ke luar negeri kok," tutur Bahlil dalam Rakernas HIPPI, Senin (12/10/2026).

Bahlil menambahkan, pengendalian volume dilakukan demi menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan global mengingat Indonesia memasok sekitar 43 persen batu bara dunia. Meski volume produksi 2026 lebih rendah dibanding 2025, ia mengklaim nilai transaksi serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tetap mencatatkan kenaikan.

Comments

You must be logged in to comment

No comments yet. Be the first to comment!

Crew ID · Flight deckCaptain
Photo of Liu Purnomo

Written by

Liu Purnomo

I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!

Callsign
LPI
Handle
@liupurnomo
Home base
Jakarta, Indonesia
On dutyView profile
Connecting flights

Related posts

More articles headed the same way as this one.

  1. Gate 01NWSNWS19 Oct 2026FCC Masukkan Surat Departemen Pertahanan ke Berkas DJI dan AutelFCC memasukkan surat Departemen Pertahanan AS ke berkas peninjauan perkara DJI dan Autel, meski menegaskan dokumen itu bukan dasar penetapan larangan.Sector NewsDuration--Boarding
  2. Gate 02NWSNWS18 Oct 2026Drone Petugas Padamkan Karhutla 200 Ekar di Missouri Usai Api Melompati SungaiDrone pemadam kebakaran Logan-Rogersville mendeteksi lompatan api melintasi sungai pada kebakaran lahan 200 ekar di Stone County, Missouri.Sector NewsDuration--Boarding
  3. Gate 03NWSNWS18 Oct 2026Zipline Bukukan 3 Juta Pengiriman 10 Tahun di RwandaZipline memperingati 10 tahun operasi drone medis di Rwanda dengan capaian lebih dari tiga juta pengiriman dan perluasan kerja sama ke Pantai Gading.Sector NewsDuration--Boarding
  4. Gate 04NWSNWS18 Oct 2026Pilot Jet Tempur F-22 AS Berhasil Kendalikan Drone FQ-44 dari KokpitUntuk pertama kalinya, pilot jet tempur siluman F-22 Raptor berhasil mengendalikan drone tempur YFQ-44A Fury langsung dari kokpit saat terbang di California.Sector NewsDuration--Boarding
  1. WPT 01Kepastian Operasional dan Risiko Pasokan
  2. WPT 02Kebijakan Kuota dan Alokasi Tambang Kecil

Sponsored

Departures

Latest posts

  1. 19 OCTWDEBacklink DoFollow dan NoFollow untuk SEO WebsiteOn time
  2. 19 OCTDRNDrone untuk Inspeksi Solar Panel Terbaik 2026On time
  3. 19 OCTEDTKamera Gimbal Terbaik 2026 DJI Melawan Insta360On time
  4. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4P: 5 Ulasan Fitur dan Catatan KritisOn time
  5. 19 OCTTCHReview DJI Osmo Pocket 4: 5 Peningkatan dan Kekurangan NyataOn time
All departures

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah menerapkan penataan kuota dengan memangkas porsi perusahaan besar untuk dialihkan kepada penambang skala kecil di daerah, terutama pemegang izin usaha pertambangan (IUP) berkapasitas 200.000 hingga 1 juta metrik ton. Kesiapan tenaga teknis lokal di daerah juga kerap ditunjang melalui program kejuruan seperti pelatihan juru ukur tambang.