Kegiatan pelatihan Identifikasi dan Verifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Menggunakan Wahana Tanpa Awak di Kalimantan Barat pada tanggal 14 – 19 September 2016, merupakan kerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat yang didukung oleh The Sustainable Trade Initiative (IDH).
Kegiatan pelatihan Identifikasi dan Verifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Menggunakan Wahana Tanpa Awak di Kalimantan Barat pada tanggal 14 – 19 September 2016, merupakan kerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat yang didukung oleh The Sustainable Trade Initiative (IDH).
Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu langkah strategis untuk proses pendataan dan penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) di Kalimantan Barat, Dengan demikian lahan yang digunakan oleh masyarakat dalam pembangunan perkebunan sawit bisa terdata secara pasti apakah berada dalam Areal Penggunaan Lain (APL) ataupun Kawasan Hutan (KH). Hal ini akan berdampak pula pada pemasaran tandan buah segar (TBS).
Pelatihan Pemetaam Untuk Identifikasi Perkebunan
Pelatihan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi proses identifikasi dan verifikasi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat. Selama enam hari, para peserta yang terdiri dari aparat Dinas Perkebunan dan perwakilan masyarakat, mendapatkan pembekalan intensif tentang teknologi drone dan pemetaan digital.
Sesi kelas diisi dengan penjelasan mendalam mengenai regulasi, teknik pemetaan, serta studi kasus implementasi UAV di berbagai daerah.
Salah satu momen paling berkesan adalah saat peserta diajak langsung ke lapangan untuk melakukan praktik terbang drone. Mereka belajar merencanakan misi pemetaan, mengatur jalur terbang, dan melakukan akuisisi data spasial secara mandiri. Tantangan seperti cuaca tropis, medan yang bervariasi, dan troubleshooting teknis menjadi pengalaman berharga yang memperkuat kemampuan peserta.
Selain aspek teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Diskusi kelompok dan simulasi pemetaan bersama mendorong peserta untuk saling bertukar ide dan strategi, sehingga tercipta rencana kerja yang lebih matang dan roadmap legalitas kebun masyarakat yang berkelanjutan.
Peserta semakin memahami bagaimana data drone dapat digunakan untuk mendukung proses verifikasi lahan, mempercepat pendataan, dan memastikan transparansi dalam penerbitan STDB.
Kegiatan ini juga membuka wawasan baru tentang potensi teknologi drone dalam mendukung pertanian dan perkebunan berkelanjutan. Dengan data yang akurat dan real-time, aparat Dinas Perkebunan kini mampu melakukan identifikasi lahan secara lebih efisien, meminimalisir konflik lahan, dan membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum atas kebun mereka.
Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap sesi, baik teori maupun praktik. Banyak peserta yang sebelumnya belum pernah mengoperasikan drone, kini mampu merencanakan dan menjalankan misi pemetaan secara mandiri.
Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari transformasi digital di sektor perkebunan Kalimantan Barat, menuju tata kelola lahan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, yakni;
Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini berhasil memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada peserta untuk menggunakan Wahana Tanpa Awak/WTA/UAV/Drone untuk melakukan identifikasi dan verifikasi perkebunan sawit.
I'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparat Dinas Perkebunan dalam memanfaatkan Wahana Tanpa Awak/WTA/UAV/Drone untuk pemetaan kebun, dan mengidentifikasi kondisi perkebunan sawit masyarakat. 2. Menyusun rencana kerja bersama untuk pemetaan, pendataan, dan verifikasi terhadap kebun sawit masyarakat dan menyepakati roadmap dalam mendorong legalitas kebun masyarakat yang clean and clear, serta solusi yang berkeadilan dan berkelanjutan terhadap keterlanjuran sawit masyarakat yang berada dalam kawasan hutan.