
NWSLogbook entry
OpenAI Hadirkan Tim Multi-Agen pada ChatGPT GPT-6 Astra Pro
OpenAI meluncurkan pembaruan GPT-6 Astra Pro di ChatGPT yang memungkinkan sejumlah agen kecerdasan buatan membagi dan mengerjakan tugas secara paralel.
Departures

NWSLogbook entry
OpenAI meluncurkan pembaruan GPT-6 Astra Pro di ChatGPT yang memungkinkan sejumlah agen kecerdasan buatan membagi dan mengerjakan tugas secara paralel.
SAN FRANCISCO, Jumat (17/10/2026), OpenAI resmi meluncurkan pembaruan model GPT-6 Astra Pro pada layanan ChatGPT. Pembaruan ini memungkinkan sejumlah agen kecerdasan buatan membagi tugas secara mandiri dan bekerja bersamaan.
Pembaruan tersebut menghadirkan kecepatan respons yang lebih tinggi serta optimalisasi penggunaan modul tambahan dan perkakas eksternal. Sistem baru ini dirancang untuk memproses pekerjaan kompleks dengan memecah alur riset, perbandingan data, maupun perumusan dokumen ke beberapa agen sekaligus dalam satu jendela obrolan.
Pengguna dapat memantau progres masing-masing agen secara terpisah di dalam percakapan utama. Setiap berkas atau tugas yang telah rampung dapat diklik satu per satu untuk diperiksa hasilnya.
"Kini, beberapa agen dapat menangani bagian tugas yang berbeda secara paralel. Anda dapat mengikuti progres setiap agen dan membuka tugas yang selesai untuk meninjau pekerjaan mereka," tulis OpenAI dalam pernyataan resminya di media sosial X.
Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna memilih model GPT-6 pada menu percakapan, lalu menggeser tuas Thinking ke opsi Pro. Pilihan Instant, Medium, High, dan Extra High dijalankan oleh model GPT-6 Sol, sedangkan opsi Pro ditenagai oleh GPT-6 Astra.
Sistem memproses tugas paralel untuk instruksi yang bisa berjalan mandiri, seperti membandingkan tiga produk perangkat lunak berbeda sekaligus. Namun, untuk alur kerja yang membutuhkan urutan bertahap seperti membaca naskah sebelum menyusun draf akhir, agen tetap beroperasi secara berurutan.
Kendati mempercepat eksekusi, sejumlah pengguna awal menyoroti beban baru dalam mengawasi pekerjaan agen. Warganet leolaoshuai menyampaikan bahwa tantangan pengguna kini berpindah ke tahap verifikasi akhir.
"Hambatannya kini menjadi kecepatan Anda meninjau," kata Leolaoshuai. Ia menyarankan pengguna menetapkan kriteria penyelesaian tugas yang jelas sebelum memberi instruksi agar waktu tidak habis untuk memeriksa ulang.
Masalah sinkronisasi data juga menjadi perhatian pengguna lain. Warganet 878967502Teamo mengungkapkan kekhawatiran terkait potensi benturan informasi antaragen.
"Paralelisme itu sendiri tidak sulit, bagian yang sulit adalah menggabungkan hasilnya pada akhirnya," ujar Teamo.
Langkah OpenAI memperketat persaingan dengan Anthropic yang telah lebih dulu menguji konsep kolaborasi multi-agen. Anthropic memperkenalkan Claude Research pada Juni 2025 dengan struktur satu agen utama yang mengoordinasikan sejumlah sub-agen pencarian informasi.
Anthropic kemudian memperluas sistem kolaborasi tersebut melalui uji coba publik Claude Code Projects pada 17 September 2026. Dalam pengujian alur kerja dinamis Managed Agents pada 116.000 baris kode dengan 70 galat bawaan, sistem alur kerja dinamis mampu menemukan 66 galat secara konsisten dalam tiga kali uji coba.
Integrasi alat kerja otomatis juga menuntut pembacaan data yang akurat dari pengguna, hal yang kerap memicu bias kognitif sebagaimana dipaparkan pada Efek Psikologi di Balik Akurasi Jawaban AI.
Fitur tim multi-agen pada tab percakapan saat ini hanya digulirkan bertahap untuk pelanggan paket Pro. Pelanggan paket Plus belum mendapatkan akses fitur ini di ruang obrolan.
Berdasarkan dokumentasi bantuan OpenAI, kuota pesan model Pro di tab percakapan dihitung terpisah dari batas penggunaan bersama pada produk Work dan Codex. Pelanggan Pro paket 200 dollar AS per bulan memperoleh batas kuota mingguan tersendiri untuk GPT-6 Pro. Sementara itu, pelanggan Pro paket 100 dollar AS harus membagi kuota mingguan yang sama antara GPT-6 Pro dan GPT-5.6 Sol Pro.
Ketersediaan fitur bagi akun korporasi maupun tim kini masih menunggu konfigurasi administrator di masing-masing organisasi.
You must be logged in to comment
No comments yet. Be the first to comment!

Written by
Liu PurnomoI'm a Software Engineer who turns coffee into code, and sometimes I even make interactive web things that work! ☕💻 I'm also a certified multitasker: an Expert Drone Pilot (ask me for aerial selfies!), a Certified Instructor/Public Speaker (I talk a lot), and a Seasonal Runner who believes in running only when the weather is perfect. Let's connect!
More articles headed the same way as this one.



Perkembangan integrasi asisten digital ini sejalan dengan dinamika industri teknologi yang terus mengevaluasi efektivitas otomatisasi kerja. Perdebatan mengenai efisiensi kecerdasan buatan sebelumnya telah menjadi sorotan, sebagaimana diulas dalam analisis AI Slowdown: Alasan Para Bos Teknologi Kompak Minta Rem serta kajian praktis di Ketika AI Coding Assistant Menggerus Kemampuan Pemrograman.
