NodeJs merupakan sebuah tools yang digunakan untuk menjalankan code javascript di luar dari browser. Di buat oleh Ryan Dahl pada tahun 2019. Karena sebatas tools NodeJs bukan termasuk Bahasa pemrograman melainkan runtime environment.


Table of Contents

Sejarah Node.js

Dari dulu hingga sebelum Node.js diciptakan, browser menjadi tempat satu-satunya yang dapat mengeksekusi kode JavaScript.

Makanya, Web Developer perlu mempelajari bahasa pemrograman yang berbeda untuk mengembangkan aplikasi Front-End dan Back-End.

Meskipun secanggih dan sekuat apa pun JavaScript berkembang, ia hanya akan digunakan di sisi Front-End saja.

Sebenarnya banyak developer yang mencoba membuat teknologi agar JavaScript dapat dijalankan di luar browser. Namun belum ada yang berhasil. Hingga pada tahun 2009, Ryan Dahl berhasil menciptakan Node.js, teknologi yang diharapkan oleh banyak web developer.

Tak disangka saat ini teknologi yang diciptakannya menuai popularitas tinggi. Node.js banyak digunakan oleh perusahaan besar sekelas Netflix, Uber, Paypal, dan eBay.

+ kembali ke daftar isi

Apa itu Node.js?

Node.js adalah runtime environment untuk JavaScript yang bersifat open-source dan cross-platform. Dengan Node.js kita dapat menjalankan kode JavaScript di mana pun, tidak hanya terbatas pada lingkungan browser.

Node.js menjalankan V8 JavaScript engine (yang juga merupakan inti dari Google Chrome) di luar browser. Ini memungkinkan Node.js memiliki performa yang tinggi.

Node.js juga menyediakan banyak library/module JavaScript yang membantu menyederhanakan pengembangan aplikasi web. Berikut ini adalah beberapa fitur penting dari Node.js yang menjadikannya pilihan utama dalam pengembangan aplikasi:

  • Asynchronous & Event-driven
    Semua API dari Node.js bersifat asynchronous, artinya tidak memblokir proses lain sembari menunggu satu proses selesai. Server Node.js akan melanjutkan ke ke pemanggilan API berikutnya lalu memanfaatkan mekanisme event notification untuk mendapatkan respon dari panggilan API sebelumnya.
  • Very Fast
    Eksekusi kode dengan Node.js sangat cepat karena berjalan pada V8 JavaScript Engine dari Google Chrome.
  • Single Threaded but Highly Scalable
    Node.js menggunakan model single thread dengan event looping. Mekanisme ini membantu server untuk merespon secara asynchronous dan menjadikan server lebih scalable dibandingkan server tradisional yang menggunakan banyak thread untuk menangani permintaan.

Node.js dirancang untuk aplikasi dengan proses I/O yang intensif seperti network server atau backend API. Pemrograman dengan multithreading relatif lebih berat dan sulit untuk dilakukan. Jika kita ingin membuat web server yang bisa menangani ratusan request bersamaan, menggunakan ratusan thread akan membutuhkan memori yang besar. Oleh karena itu, karakteristik Node yang asynchronous dan single thread dirancang untuk memungkinkan implementasi server yang dapat menangani banyak request pada waktu yang sama.

Setelah berhasil menjadi JavaScript Runtime yang dapat mengeksekusi kode JavaScript di luar browser, Node.js seolah-olah menjadi gerbang bagi para JavaScript Developer untuk mengembangkan sistem di luar dari browser. Dengan adanya Node.js, JavaScript menjadi bahasa multiplatform yang banyak menggiring developer untuk menggunakannya. Popularitas JavaScript pun meroket! JavaScript menjadi salah satu pilihan tepat dalam membangun web server, terlebih bila Anda adalah seorang Front-End Web Developer. Anda tentu tidak perlu menggunakan bahasa yang berbeda dalam membangun Back-End. Anda bisa menjadi Full-Stack Developer dengan mempelajari satu bahasa pemrograman saja.

+ kembali ke daftar isi

Download dan Install Node.js

Node.js bisa di download secara gratis melalui halaman web resmi Node.js.

Lalu file hasil download tadi bisa di Install dengan mudah.

Untuk memastikan apakah Node.js sudah terinstall dengan benar, Bisa dilakukan di terminal dengan mengetik node –version.

$ node --version
Node.js telah terinstall
Node.js telah terinstall

Jika Anda melihat replay berupa nomor versi, Artinya Anda sudah berhasil install Node.js

Namun jika Anda menemukan Command Not Found, berarti Node.js belum terinstall di komputer.

+ kembali ke daftar isi

Mengenal NPM

NPM (Node Package Manager) merupakan sebuah tools yang digunakan untuk melakukan collaboration package, menangani versi package maupun instalasi package untuk memudahkan programmer dalam memanage library package yang di pakai.

NPM akan otomatis terinstall saat kita melakukan instalasi Node.js

Anda bisa mengecek versi NPM yang digunakan dengan cara mengetik perintah npm –version pada terminal.

$ npm --version
NPM telah terinstall
NPM telah terinstall

+ kembali ke daftar isi

Konklusi

Artikel ini merupakan rangkaian dari artikel belajar membuat web dengan React JS. Silakan simak pembahasan selanjutnya tentang cara membuat project baru.

Comments to: Mengenal Node.js

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *